Yohanes Rumpak: Jaga Kebersihan Waterfront
- calendar_month Ming, 29 Mar 2026
- comment 0 komentar

Yohanes Rumpak, Wakil Ketua DPRD Sintang
LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, menegaskan bahwa persoalan kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi kunci utama dalam keberhasilan penataan kawasan waterfront Sungai Durian.
Yohanes Rumpak mengingatkan, tanpa pengelolaan lingkungan yang serius, upaya penataan hanya akan bersifat sementara dan berisiko menghilangkan daya tarik kawasan publik tersebut.
Menurut Yohanes Runpak, waterfront bukan cuma ruang untuk aktivitas ekonomi, melainkan wajah kota yang mencerminkan kualitas tata kelola daerah. Karena itu, ia menilai pendekatan penataan tidak boleh setengah-setengah, penertiban harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kebersihan secara konsisten.
“Bukan hanya penempatan yang ditertibkan, tapi juga pemeliharaan lingkungan dan kebersihan harus menjadi perhatian bersama,” tegas politisi Partai PDI Perjuangan.
Yohanes Rumpak menyoroti bahwa selama ini persoalan kebersihan di ruang publik kerap dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar terhadap kenyamanan pengunjung dan keberlanjutan kawasan. Jika dibiarkan, kondisi kumuh justru akan menurunkan minat masyarakat untuk datang, bahkan berpotensi merusak citra kawasan itu sendiri.
Untuk itu, Yohanes Rumpak menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Para pedagang, pengunjung, hingga masyarakat sekitar harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan tertib.
Lebih jauh, Yohanes Rumpak melihat waterfront Sungai Durian menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon ruang publik yang representatif di Kabupaten Sintang. Namun, potensi tersebut hanya akan terwujud jika penataan dilakukan secara terarah, tegas, dan berkelanjutan, bukan hanya penanganan sesaat.
“Dengan penataan yang lebih optimal, waterfront Sungai Durian dapat berkembang menjadi ikon ruang publik di Sintang yang tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup serta menjadi tempat interaksi sosial yang sehat dan menyenangkan bagi warga,” jelas Yohanes Rumpak.
Yohanes Rumpak menambahkan, keberadaan waterfront yang bersih, tertata, dan nyaman akan memberi dampak berlipat, tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat fungsi sosial sebagai ruang interaksi warga. Bahkan, jika dikelola serius, kawasan ini berpeluang menjadi magnet baru bagi wisatawan.
“Penataan tanpa pengawasan dan kesadaran bersama hanya akan menghasilkan perubahan semu. Untuk itu, kami mendorong adanya komitmen nyata dari semua pihak agar waterfront Sungai Durian tidak hanya indah di awal, tetapi juga terjaga dalam jangka panjang,” pungkas Yohanes Rumpak. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar