Breaking News
light_mode

Komisi B DPRD Sintang Dorong Pelebaran Jalan Provinsi Jadi 5–6 Meter

  • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, berharap pemerintah provinsi dapat meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur jalan, khususnya dengan memperlebar ruas jalan menjadi minimal 5 hingga 6 meter. Harapan tersebut disampaikan menyusul masih sempitnya sejumlah ruas jalan strategis yang ada saat ini.

Menurut Hikman Sudirman, beberapa ruas jalan provinsi di wilayah Sintang, seperti jalur Simpang Medang–Nanga Mau dan Nanga Mau–Tebidah, saat ini rata-rata hanya memiliki lebar sekitar 4,5 meter. Kondisi tersebut dinilai belum ideal untuk menunjang kelancaran arus transportasi, terutama bagi kendaraan besar maupun aktivitas distribusi barang dan jasa.

“Contohnya di ruas jalan Simpang Medang ke Nanga Mau dan Nanga Mau ke Tebidah itu lebarnya kurang lebih hanya 4,5 meter. Nah, kami berharap ke depan kalau pemerintah provinsi membangun jalan, bisa ditingkatkan menjadi 5 sampai 6 meter,” ujar Hikman Sudirman.

Hikman Sudirman menegaskan, pelebaran jalan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman. Dengan akses jalan yang lebih memadai, mobilitas orang dan barang diyakini akan semakin lancar.

Walau demikian, politisi Partai Demokrat juga memahami kondisi fiskal yang tengah dihadapi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia menyebut kebijakan efisiensi anggaran saat ini berdampak signifikan terhadap kemampuan pembiayaan pembangunan, termasuk sektor infrastruktur.

“Kita juga harus realistis. Semua kembali pada kemampuan keuangan pemerintah, baik pusat maupun provinsi. Saat ini kita tahu bersama bahwa kondisi fiskal sedang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran,” jelas Hikman Sudirman.

Olehkarenanya, Hikman Sudirman berharap pemerintah tetap dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat, meskipun dalam keterbatasan anggaran. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian serius.

DPRD Sintang, lanjut Hikman Sudirman, akan terus mendorong dan mengawal agar aspirasi masyarakat terkait perbaikan dan peningkatan jalan provinsi dapat menjadi perhatian pemerintah. Ia optimis, dengan perencanaan yang matang dan sinergi antar pemerintah, pembangunan infrastruktur tetap bisa berjalan secara bertahap.

“Harapan kita tentu pembangunan tetap berjalan, meskipun bertahap, dan kualitasnya juga semakin baik ke depan,” pungkas Hikman Sudirman. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan Wabup Hadiri Pencatatan Perkawinan Penduduk Non Muslim di Wajok Hilir

    Bupati dan Wabup Hadiri Pencatatan Perkawinan Penduduk Non Muslim di Wajok Hilir

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri pelaksanaan pencatatan perkawinan penduduk non muslim di Kantor Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jungkat, Selasa (16/8/2022). Pada kegiatan tersebut, sebanyak 41 pasangan suami istri (Pasutri) melakukan pencatatan perkawinan penduduk non muslim. Kepala Desa Wajok Hilir, Abdul Majid mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Pastikan Kehadiran ASN Pasca Cuti Lebaran, Pemkot Sidak Seluruh OPD

    Pastikan Kehadiran ASN Pasca Cuti Lebaran, Pemkot Sidak Seluruh OPD

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai masuk kerja di hari pertama setelah cuti bersama lebaran, Rabu (26/4/2023). Sebagaimana diketahui, cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1444H berlaku mulai tanggal 19 hingga 25 April 2023. Untuk memastikan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak membentuk lima tim monitoring […]

  • Kemenag Kurban 25 Ekor Sapi, 17 Ekor untuk 9 Kecamatan di Mempawah

    Kemenag Kurban 25 Ekor Sapi, 17 Ekor untuk 9 Kecamatan di Mempawah

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah melalukan pemotongan hewan kurban sebanyak 25 ekor sapi, Sabtu (1/8/2020). “Dari 25 ekor sapi kurban tersebut, delapan di antaranya telah dipotong di Kantor Kemenag Jalan Raden Kusno Mempawah. Sisanya 17 ekor, disalurkan ke sembilan kecamatan lewat Kantor Urusan Agama (KUA),” kata Kepala Kemenag Mempawah, Mi’rad. Nantinya, […]

  • 87 Kepsek Diminta Terapkan Delapan Standar Pendidikan

    87 Kepsek Diminta Terapkan Delapan Standar Pendidikan

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 87 Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten diminta untuk segera melaksanakan delapan standar pendidikan serta mampu mengembangkan budaya literasi mulai dari guru sampai anak didiknya. “Sekarang ini jaman now, jaman millennial, dan jaman digital. Dimana anak-anak kita perlu penekanan kepada penguatan […]

  • Si Kembar Terima Sepeda dari Wali Kota

    Si Kembar Terima Sepeda dari Wali Kota

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih ingat dengan si kembar Faris dan Daris? Atas semangat dan kepedulian mereka terhadap lingkungan di Kota Pontianak, kedua kakak beradik yang berusia 11 tahun itu dihadiahi dua unit sepeda lipat oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Hadiah sepeda tersebut sebagai bentuk apresiasi kedua anak dari pasangan Samsudin dan Siti Rahmah ini […]

  • Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman menyatakan ketersedian alat pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sintang masih tergolong minim dan langka. Buktinya, masker dan hand sanitizer masih sulit ditemukan. Kendati demikian, dia meminta pelaku usaha di daerahnya itu agar menyediakan kedua perlengkapan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Termasuk disinfektan ya, kita harap […]

expand_less