Breaking News
light_mode

Ketua DPRD Sintang Ingatkan Pengawasan dan Evaluasi Ketat Selama WFH ASN

  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Indra Subekti, menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini dinilai krusial untuk memastikan produktivitas pegawai tetap terjaga meski terjadi perubahan pola kerja.

Menurut Indra Subekti, penerapan WFH tidak boleh mengurangi kualitas kinerja ASN, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa harus ada sistem kontrol yang jelas dan terukur agar kinerja pegawai tetap dapat dipantau secara optimal.

“Harus ada kontrol yang jelas. Jangan sampai WFH justru dimanfaatkan untuk menurunkan kinerja. Perlu ada indikator yang terukur agar kinerja ASN tetap bisa dipantau,” ujar Indra Subekti.

Indra Subekti menjelaskan, evaluasi berkala diperlukan sebagai bentuk pengawasan terhadap efektivitas kebijakan tersebut. Dengan adanya evaluasi, pemerintah daerah dapat mengetahui sejauh mana WFH memberikan dampak terhadap produktivitas serta pelayanan publik.

Selain menyoroti aspek pengawasan, politisi Partai NasDem juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai solusi dalam menjaga kualitas pelayanan selama penerapan WFH.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan berbagai layanan publik dilakukan secara daring tanpa harus selalu bertatap muka.

“Di era sekarang, banyak layanan yang bisa dilakukan secara online. Ini harus dimaksimalkan. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan tanpa hambatan meski sebagian ASN bekerja dari rumah,” katanya.

Indra Subekti menilai, digitalisasi pelayanan publik tidak hanya menjadi solusi jangka pendek selama penerapan WFH, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong reformasi birokrasi ke arah yang lebih modern dan efisien.

Indra Subekti berharap, pemerintah daerah dapat memadukan antara kebijakan WFH dengan sistem pelayanan berbasis digital secara maksimal. Dengan demikian, kinerja ASN tetap terjaga, sementara kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik tetap terpenuhi dengan baik.

“Intinya, pelayanan publik tidak boleh terganggu. WFH boleh diterapkan, tapi tanggung jawab terhadap masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkas Indra Subekti. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protes dan Tagih Janji Gubernur Kalbar, Ruas Jalan Simba Raya Diblokir

    Protes dan Tagih Janji Gubernur Kalbar, Ruas Jalan Simba Raya Diblokir

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meskipun warga terus mengeluh, Pemerintah Kabupaten Sintang belum juga bergerak untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan di Desa Simba Raya yang menghubungkan empat kecamatan seperti, Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Tengah, dan Hulu. Olehkarenanya, Selasa (12/2/2019), warga Desa Simba Raya yang dipimpin Remegius melakukan pemblokiran ruas jalan tersebut. Langkah itu diambil sebagai bentuk protes warga […]

  • Shalat Ied di Depan Kantor Wali Kota Sesuai Protokol Kesehatan

    Shalat Ied di Depan Kantor Wali Kota Sesuai Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Salat Ied Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman berjalan lancar sesuai protokol kesehatan. Satu persatu jamaah diperiksa suhu tubuhnya dengan alat thermogun sebelum memasuki lapangan. Jamaah juga wajib mengenakan masker. Panitia menyediakan masker untuk dibagikan kepada jamaah yang lupa membawa masker. Jamaah […]

  • Kompak! Bikin SPJ Fiktif, Mantan Kades dan Sekdes Medan Mas jadi Tersangka Korupsi

    Kompak! Bikin SPJ Fiktif, Mantan Kades dan Sekdes Medan Mas jadi Tersangka Korupsi

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Mempawah berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan tersangka mantan kepala desa (Kades), HY (46) (dan sekretaris desa (Sekdes), UR (40) Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Kini kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mempawah, Senin (2/3/2020). Pelimpahan berkas perkara kedua tersangka dan barang bukti […]

  • Tak Ada Perbedaan Pelayanan Kesehatan bagi Peserta JKN-KIS dengan Umum

    Tak Ada Perbedaan Pelayanan Kesehatan bagi Peserta JKN-KIS dengan Umum

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Vivie (30), salah satu warga Desa Sungai Labi, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang telah menjadi peserta dari program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2016 dari segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri (perorangan). Vivie mendaftarkan diri beserta keluarganya ke dalam program […]

  • Musrenbang Dapil 5 Sintang: Infrastruktur jadi Prioritas Utama RKPD 2027

    Musrenbang Dapil 5 Sintang: Infrastruktur jadi Prioritas Utama RKPD 2027

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk pemerataan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Pemilihan (Dapil) 5 di Nanga Serawai, Kecamatan Serawai, Senin (2/2/2026). Musrenbang Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Serawai dan Ambalau tersebut […]

  • Jelang Idul Fitri 1440 H, Legislator Sintang Minta PLN Jamin Pasokan Listrik

    Jelang Idul Fitri 1440 H, Legislator Sintang Minta PLN Jamin Pasokan Listrik

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Tuah Mangasih meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sintang menjamin ketersediaan pasokan listrik masyarakat pada dua pekan terakhir bulan Ramadan 1440 Hijriyah. Ia tidak ingin di akhir-akhir Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri terjadi pemadaman listrik. “Saya harap tidak ada pemadaman listrik, karena kebutuhan rumah tangga akan listrik di saat-saat […]

expand_less