Breaking News
light_mode

Pembahasan APBD 2024 Ditunda, Ronny Ungkap Alasannya…

  • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 ditunda. Lantaran adanya peraturan baru dari pemerintah pusat yang menetapkan petunjuk dan prosedur khusus dalam penyusunan anggaran.

“Sebetulnya 31 Oktober kita melakukan paripurna, tapi karena ada aturan baru maka sidang kami tunda,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny.

Menurut Florensius Ronny, pemerintah pusat menerbitkan aturan untuk memastikan konsistensi dan transparansi nasional dalam program pembangunan.

“Artinya, sidang paripurna yang seharusnya berlangsung pada 31 Oktober lalu harus menyesuaikan dengan aturan-aturan baru dari pemerintah pusat, termasuk regulasi terkait dengan APBD 2024. Untuk itu, jadwal sidang kami mundur hingga 8 November ini,” ungkap Florensius Ronny.

Meski terjadi penundaan, Florensius Ronny menegaskan bahwa proses teknis untuk menjalankan sidang paripurna tetap berjalan, dan pihak pemerintah sedang mempersiapkan segala hal yang diperlukan sebelum sidang dimulai.

“Reses ke-3 direncanakan sebelum Natal, menambah dimensi keterpaduan jadwal dalam konteks pembahasan anggaran,” kata Florensius Ronny.

Pentingnya aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, kata Florensius Ronny, melalui surat edaran resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima oleh pihak DPRD Sintang. .

“Surat edaran tersebut menekankan kewajiban seluruh daerah untuk menyesuaikan jadwal penyusunan dan pembahasan APBD sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,” terang Florensius Ronny.

Dalam konteks ini, lanjut Florensius Ronny, penyesuaian jadwal di Sintang dianggap sebagai langkah proaktif untuk mendukung tujuan konsistensi dan transparansi dalam pengelolaan program pembangunan.

Dengan adanya penundaan ini, diharapkannya bahwa sidang paripurna pada 8 November mendatang akan menjadi platform yang lebih matang untuk membahas dan menyetujui rancangan APBD tahun 2024, sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilu 2019, Polsek Sepauk Minta Tambahan 50 Personil

    Pemilu 2019, Polsek Sepauk Minta Tambahan 50 Personil

    • calendar_month Rab, 26 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna menciptakan situasi aman, nyaman, dan sejuk selama tahapan pemilu 2019.  Kepolisian Sektor (Polsek) Sepauk, saat ini telah mengajukan BKO penambahan personel sebanyak 50 orang. Langkah itu diambil melihat luas wilayah hukum Polsek Sepauk dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Apalagi saat ini terjadi penambahan TPS. “Sebelumnya hanya 131 TPS. Tetapi untuk Pemilu […]

  • Gubernur Kalbar Ajak Saling Menghormati dan Menghargai

    Gubernur Kalbar Ajak Saling Menghormati dan Menghargai

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suluruh etnis dan budaya dipastikan mendapatkan tempat yang sama. Terutama dalam mengembangkan dan mengimplementasikan budayanya masing-masing. Olehkarenannya, seluruh etnis yang ada di Kalbar untuk saling menghargai dan menghormati antara satu dengan lainnya. “Kita harus saling menghormati karena keberagaman itu membuat kita kuat apabila kita bersatu,” tegas Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai menghadiri pergelaran seni […]

  • Mempawah Komitmen Jalankan 8 Arahan Presiden Joko Widodo

    Mempawah Komitmen Jalankan 8 Arahan Presiden Joko Widodo

    • calendar_month Sel, 17 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di Sentul City International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023). Rakor yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo dan dihadiri para menteri dan kepala daerah seluruh Indonesia tersebut mengusung tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi”. Pada Rakor […]

  • Tatang Ajak Masyarakatnya Gunakan Hak Pilih
    OPD

    Tatang Ajak Masyarakatnya Gunakan Hak Pilih

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sintang, Tatang Supriyatna mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sintang tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. “Ya, saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pesta demokrasi pada Pilkada 2024. Jangan […]

  • Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mewujudkan suatu desa menjadi desa mandiri tidak hanya mesti mengandalkan dana desa, karena tidak akan dapat memenuhi 52 idikatornya. “Jangan berharap dengan dana desa, itu tidak mungkin. Saya sudah hitung dengan 52 indikator 1 Desa sangat tertinggal bisa menjadi Desa Mandiri ketika investasi di situ diperlukan antara Rp20 sampai 40 miliar, sementara […]

  • Polisi Ungkap Motif Pembunuh Mantan Kapolsek Mandor

    Polisi Ungkap Motif Pembunuh Mantan Kapolsek Mandor

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satuan Reskrim Polres Mempawah telah menetapkan MS (55) warga Desa Peniti Dalam Satu, Kecamatan Segedong sebagai tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan korban pensiunan polisi berpangkat perwira, AKP (purn) Eduard tewas. Penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP di lapangan. Atas perbuatannya, Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP M Resky Rizal menjelaskan tersangka MS […]

expand_less