Breaking News
light_mode

Kompak! Bikin SPJ Fiktif, Mantan Kades dan Sekdes Medan Mas jadi Tersangka Korupsi

  • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Mempawah berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan tersangka mantan kepala desa (Kades), HY (46) (dan sekretaris desa (Sekdes), UR (40) Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Kini kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mempawah, Senin (2/3/2020).

Pelimpahan berkas perkara kedua tersangka dan barang bukti setelah melalui proses penyidikan panjang.

Diketahui kedua tersangka secara bersama-sama melakukan dugaan tindak pindana korupsi (Tipikor) pada anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun anggaran 2016 lalu.

“Sudah kita limpahkan tahap II ke kejaksaan, berkasnya juga sudah dinyatakan lengkap atau P21. Ya, sama tersangka dan barang buktinya juga,” kata Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Sutrisno melalui Kanit Tipikor Polres Mempawah, Djoko Wahjono.

Adapun barang bukti yang dilimpahkan, lanjut Djoko, berupa uang tunai sebesar Rp20 juta, LPJ Desa Medan Mas Tahun Anggaran 2016, kwitansi pembelian material, dan cap toko.

“Modusnya mereka melakukan pemalsuan tanda tangan, mark up, dan penggunaan dana fiktif,” ungkap Djoko.

Atas perbuatan kedua tersangka tersebut, menurut Djoko, terdapat kerugian negera sebesar Rp242 juta. Karena itu, kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Jadi, penyidikan kasus korupsi dana desa untuk mantan kades dan sekdes ini telah selesai di kepolisian, tinggal proses di kejaksaan lagi,” ucapnya.

Walau demikian, Djoko berharap ihwal serupa tidak terulang kembali, khususnya bagi kepala desa yang ada di wilayah hukumnya. “Kita harap kasus serupa tidak terulang ya. Untuk itu, saya minta kades agar dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan APBDes-nya masing-masing. Tentunya sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” pungkas Djoko. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim P4GN Diminta Lakukan Program Tepat Sasaran dan Bermanfaat

    Tim P4GN Diminta Lakukan Program Tepat Sasaran dan Bermanfaat

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, dalam melaksanakan rencana aksi dan sosialisasi Tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diminta melakukan program yang lebih tepat sasaran dan bermanfaat. “Salah satu programnya misalkan tes urine di kalangan guru rentang usia […]

  • Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Pembangunan

    Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Pembangunan

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setiap profesi atau pekerjaan memiliki modal dasar atau utama untuk dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Demikian pula halnya dengan tenaga-tenaga kesehatan. “Tenaga kesehatan dituntut memiliki jiwa penolong yang ikhlas melayani orang lain. Inilah modal utama tenaga kesehatan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Sintang, Henri Harahap, ketika membuka kegiatan […]

  • Berharap Pemerintah Perhatikan Pelaku Seni dan Budaya di Senentang

    Berharap Pemerintah Perhatikan Pelaku Seni dan Budaya di Senentang

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kartimia Mawarni menilai, agar bisa berkembang, pelaku seni budaya tradisional suku ‘Dayak’ harus memiliki ruang khusus serta mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurut Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, pemerintah memiliki andil yang cukup besar dalam memajukan kesenian budaya tradisional suku ‘Dayak’. “Masyarakat kita […]

  • Tanpa Libur Lebaran, Hari Ini ASN di Mempawah Kembali Bekerja

    Tanpa Libur Lebaran, Hari Ini ASN di Mempawah Kembali Bekerja

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah yang tidak masuk kerja pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah bakal dikenakan sanksi. Pasalnya libur lebaran tahun ini ditiadakan atau digeser ke akhir tahun mendatang. Selasa, 26 Mei 2020 merupakan hari pertama bagi kantor-kantor pemerintahan untuk kembali membuka loket-loket pelayanan publik pasca  lebaran 24 […]

  • Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih banyaknya masyarakat yang belum paham terhadap kelayakan sebagai pendonor darah dari sisi fisik maupun kesehatan, sehingga dibutuhkan peranan tokoh agama dalam mensosialisasikan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Tokoh agama juga perlu dilibatkan dalam mencari para pendonor serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ketersediaan darah tidak menjadi hal yang meresahkan, khususnya bagi mereka […]

  • H-1 Pemilu 2024, Bupati, KPU dan Bawaslu Tinjau TPS Mempawah Hilir dan Desa Anjongan Dalam

    H-1 Pemilu 2024, Bupati, KPU dan Bawaslu Tinjau TPS Mempawah Hilir dan Desa Anjongan Dalam

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memastikan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 dapat berlangsung aman dan lancar, Bupati Mempawah, Hj Erlina bersama jajaran Forkopimda, KPU serta Bawaslu Kabupaten Mempawah melakukan patroli gabungan pengecekan pendistribusian logistik dan alat kelengkapan ke sejumlah titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Mempawah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mempawah Hilir dan Desa […]

expand_less