Breaking News
light_mode

Jelang Lebaran, DPRD Sintang Desak Pemda Kendalikan Harga Sembako

  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ancaman kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah mulai mendapat perhatian serius. Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak, secara tegas mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lengah dan segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, lonjakan harga sembako seperti beras, gula, dan minyak goreng hampir selalu terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Jika tidak dikendalikan sejak dini, kondisi ini berpotensi menekan daya beli dan memperberat beban ekonomi warga.

“Pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di pasaran agar tidak semakin memberatkan masyarakat,” tegas politisi PDIP.

Yohanes Rumpak menilai, pemerintah tidak cukup hanya bersikap reaktif. Pengawasan menyeluruh terhadap ketersediaan stok dan distribusi bahan pokok harus dilakukan secara intensif, mulai dari pasar tradisional hingga jaringan distributor. Menurutnya, celah distribusi yang tidak terkontrol kerap menjadi pemicu lonjakan harga yang tidak wajar.

Tak hanya itu, Yohanes Rumpak juga mengingatkan bahwa momentum hari besar keagamaan sering dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memainkan harga di pasar. Karena itu, kehadiran pemerintah dalam bentuk pengawasan langsung menjadi sangat krusial untuk mencegah spekulasi dan penimbunan barang.

“Pemerintah harus memastikan ketersediaan stok dan menjaga distribusi agar harga tidak terus melonjak. Jangan sampai masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Yohanes Rumpak.

Selain pengawasan, DPRD juga mendorong langkah intervensi yang lebih konkret, seperti operasi pasar dan pasar murah jika terjadi lonjakan harga yang signifikan. Kebijakan ini dinilai efektif sebagai penyeimbang harga sekaligus bentuk perlindungan terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan.

Menurut Yohanes Rumpak, langkah antisipatif seperti ini harus disiapkan jauh sebelum puncak permintaan terjadi. Keterlambatan respons hanya akan memperparah kondisi dan membuka ruang bagi gejolak harga yang sulit dikendalikan.

Walau demikian, Yohanes Rumpak erharap pemerintah daerah benar-benar serius dan sigap dalam menghadapi potensi kenaikan harga ini, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa dibayangi tekanan ekonomi.

“Dengan pengawasan ketat dan langkah strategis yang tepat, stabilitas harga bisa dijaga. Ini penting agar masyarakat tidak terbebani di momen yang seharusnya penuh kebahagiaan,” pungkas Yohanes Rumpak. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Harap Jambore PIK Asah Kemapuan dan Keterampilan Remaja

    Sekda Harap Jambore PIK Asah Kemapuan dan Keterampilan Remaja

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kegiatan Jambore Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja se-Kabupaten Mempawah yang digelar oleh Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Mempawah dan CEO Alexa Moorlife Kalbar diharapkan dapat menjadi ajang kreativitas dari para remaja. “Tentunya kegiatan ini diisi dengan sosialisasi atau penyuluhan yang bertujuan untuk mengedukasi para remaja agar terhindar dari permasalahan remaja, maupun isu-isu yang […]

  • Pasien Sembuh Covid-19 di Sintang Bertambah 5 Orang, Tinggal 17 Kasus yang Masih Dirawat di RSUD Rujukan Ade M Djoen

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sintang Bertambah 5 Orang, Tinggal 17 Kasus yang Masih Dirawat di RSUD Rujukan Ade M Djoen

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno melalui Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harrysinto Linoh kembali mengmumkan 5 orang pasien dinyatakan sembuh dari virus Coirona atau Covid-19, Sabtu (27/6/2020). Dalam keterangan press realase-nya, Sinto mengatakan bahwa ke-5 pasien tersebut merupakan klaster dari ‘Jembatan Kapuas’ asal Kecamatan Sintang. “Hari ini, kita ada penambahan pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh  […]

  • Suyanto Tanjung Tepis Kabar Minta Uang Rp600 Juta

    Suyanto Tanjung Tepis Kabar Minta Uang Rp600 Juta

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPD Hanura Provinsi Kalbar, Suyanto Tanjung menepis ihwal dirinya meminta uang sebesar Rp600 juta kepada salah satu anggota dewan dari Hanura, apabila ingin menjadi unsur pimpinan dewan. “Itu tidak benar. Menurut saya itu adalah fitnah,” tegas Suyanto Tanjung, kepada Lensakalbar.co.id, Selasa (7/1/2020). Namun, kata dia, ihwal tersebut perlu diluruskan. Karena itu, Suyanto […]

  • Heboh, Warga SBBD Temukan Sosok Bayi Perempuan dalam Kardus Sampah

    Heboh, Warga SBBD Temukan Sosok Bayi Perempuan dalam Kardus Sampah

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Sungai Bakau Besar Darat (SBBD), Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah dihebohkan dengan kasus temuan bayi, (21/9/2021) sekitar pukul 05.00 WIB di RT 11/RW 06, Dusun Simpang Empat. Bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan dalam kardus sampah di depan warung. Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh Asnah (52), […]

  • Mulai Tahun Ini, Sintang Terapkan Sistem e-Ijazah: Hanya untuk Sekolah Terakreditasi
    OPD

    Mulai Tahun Ini, Sintang Terapkan Sistem e-Ijazah: Hanya untuk Sekolah Terakreditasi

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang resmi menghentikan penerbitan ijazah dalam bentuk tertulis mulai tahun ini. Sebagai gantinya, seluruh ijazah akan diterbitkan melalui sistem elektronik atau dikenal dengan istilah e-Ijazah. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Disdikbud Sintang, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), […]

  • Segera Dipatenkan, Sambal Ikan Lais jadi Makanan Khas Sintang

    Segera Dipatenkan, Sambal Ikan Lais jadi Makanan Khas Sintang

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM  berencana akan mematenkan sejumlah makanan khas Sintang, salah satunya salah sambal ikan “Lais“. Langkah itu dilakukan agar makanan tersebut tidak diklaim daerah lain. Selain itu juga untuk melestarikan makanan-makanan khas daerah, khususnya di Kabupaten Sintang. ” Rencananya sambal ikan “Lais” yang akan kita […]

expand_less