Breaking News
light_mode

Dorong Generasi Sehat, Yuvita Apolonia Ginting Ajak Ibu Rutin ke Posyandu

  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Yuvita Apolonia Ginting, mengajak seluruh kaum ibu untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai langkah penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Ajakan tersebut disampaikannya sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan ibu hamil yang menjadi kelompok rentan dan membutuhkan perhatian serius sejak dini.

Menurut Yuvita, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi secara dini berbagai permasalahan kesehatan, seperti gizi buruk, stunting, hingga perkembangan anak yang tidak optimal.

Yuvita menegaskan bahwa kehadiran ibu-ibu di Posyandu bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Peran ibu sangat penting. Dengan rutin datang ke Posyandu, kita bisa memantau tumbuh kembang anak, mendapatkan imunisasi, serta edukasi kesehatan yang sangat dibutuhkan,” ujar Yuvita.

Yuvita juga menyoroti masih adanya sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya memahami manfaat Posyandu. Karena itu, ia mendorong adanya peran aktif dari kader kesehatan dan pemerintah desa untuk terus memberikan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Yuvita menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat. Ia berharap para ibu dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengajak sesama untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga.

“Kalau ibu-ibu sudah sadar pentingnya kesehatan sejak dini, maka kita bisa mencegah banyak masalah di kemudian hari, termasuk stunting yang saat ini masih menjadi perhatian nasional,” tambahnya.

Selain itu, Yuvita juga mengapresiasi para kader Posyandu yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, peran kader sangat vital sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat, Yuvita optimistis upaya peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Sintang dapat terus berjalan maksimal.

“Kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Posyandu semakin meningkat, sehingga target pembangunan kesehatan dapat tercapai secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkas Yuvita. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Lebih Dekat dengan Pengurus Bhayangkari, Ny Indriani Adhe Hariadi Silaturahmi ke Polsek Kelam Permai

    Ingin Lebih Dekat dengan Pengurus Bhayangkari, Ny Indriani Adhe Hariadi Silaturahmi ke Polsek Kelam Permai

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ingin merasa lebih dekat dengan seluruh pengurus Bhayangkari di jajaran Polres Sintang. Ketua Bhayangkari Cabang Sintang, Ny Indriani Adhe Hariadi menggelar tatap muka dan silaturahmi dengan seluruh Bhayangkari Ranting Kelam Permai, Sabtu (12/1/2019), di aula Mapolsek Kelam Permai. Ny. Indriani Adhe Hariadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pengurus Bhayangkari Ranting Kelam yang […]

  • Yohanes Rumpak: Jaga Kebersihan Waterfront

    Yohanes Rumpak: Jaga Kebersihan Waterfront

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, menegaskan bahwa persoalan kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi kunci utama dalam keberhasilan penataan kawasan waterfront Sungai Durian. Yohanes Rumpak mengingatkan, tanpa pengelolaan lingkungan yang serius, upaya penataan hanya akan bersifat sementara dan berisiko menghilangkan daya tarik kawasan publik tersebut. Menurut Yohanes Runpak, waterfront bukan cuma ruang […]

  • Nurmila Dibunuh Sejak April 2020, Pelakunya Adalah Suami Siri

    Nurmila Dibunuh Sejak April 2020, Pelakunya Adalah Suami Siri

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Nurmila adalah warga Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Dia menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mur alias Adi (46) warga Dusun Parit Baru, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat. Peristiwa ini terjadi pada April 2020 lalu. Kala itu, korban mendatangi pelaku dan meminta uang Rp5 juta. Selanjutnya, terjadi adu mulut […]

  • Film Bede, Pemkot Dukung Karya Sineas Lokal

    Film Bede, Pemkot Dukung Karya Sineas Lokal

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengapresiasi dan mendukung munculnya karya-karya penggiat perfilman yang ada di Pontianak maupun Kalbar umumnya dalam rangka mengangkat nama Provinsi Kalbar, termasuk Pontianak. “Salah satunya Film Bede, ini adalah sebuah karya yang patut diapresiasi sebagai karya lokal yang mesti kita dukung,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota […]

  • Jumat Bersih, Ide Cemerlang Kapolres Sintang Ciptakan Lingkungan Bersih

    Jumat Bersih, Ide Cemerlang Kapolres Sintang Ciptakan Lingkungan Bersih

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dengan ide dan gagasannya yang membangun, Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi meluncurkan kegiatan “Jumat Bersih” di Pasar Sayur Masuka,  Jumat (11/1/2019), Jumat bersih melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dan jajarannya di Polres Sintang. “Kegiatan “Jumat Bersih” memang perlu dilakukan. hari ini dapat kita laksanakan di Pasar Sayur Masuka. Minggu depan […]

  • Bawaslu Kalbar Tangani 18 Sengketa Pemilu Selama 2019

    Bawaslu Kalbar Tangani 18 Sengketa Pemilu Selama 2019

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalbar mencatat, ada 18  sengketa pemilu yang mereka tangani selama 2019. Tapi ada 2 sengketa yang tidak diterima. Angka tersebut terhitung sejak dimulainya tahapan Pemilu 2019 hingga saat ini. “16 kasusnya sudah diregister, dua tidak diterima. Penyelesaiannya 6 dengan mediasi dan 10 ajudikasi,” ungkap Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian […]

expand_less