Breaking News
light_mode

Dari Pelosok Desa, Jarot-Askiman Buktikan Komitmennya Membangun Sintang

  • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tiga tahun berjalan sejak dilantik Februari 2016, Pemerintah Kabupaten Sintang  yang dipimpin Bupati Jarot Winarno dan Wakil Bupati Askiman terus menunjukkan baktinya kepada masyarakat. Yakni dengan membangun infrastruktur hingga pelosok desa.

Di tahun 2017 merupakan tahap penguatan, usai tahap konsolidasi pada tahun 2016. Nah, di tahun 2019 merupakan tahap percepatan di segala sektor pembangunan yang ada di Kabupaten Sintang.

Komitmen itupun dibuktikannya dengan melakukan rencana pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi penghubung Desa Tanjung Raya menuju Desa Nanga Bihe dan Desa Buntut Ponte menuju Tontang. Bahkan dihadapan masyarakat setempat, orang nomor satu di Bumi Senentang itu memastikan ruas jalan tersebut telah disiapkan dananya sebesar Rp400 juta yang bersumber dari APBD Sintang tahun anggaran 2019.

Rencana pembangunan jalan penghubung antar desa di Kecamatan Serawai atau pelosok desa lainnya merupakan bentuk komitmennya sejak dilantik sebagai Bupati Sintang. Sebab 70 persen masyarakat Sintang berada di pedesaan.

Apalagi, komitmennya tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sintang periode 2016-2021, didukung dengan enam prime over atau penggerak utama pembangunan daerah yakni infrastruktur, ketersediaan sumber listrik di desa, hilirisasi produk, penataan dan pemekaran wilayah, pembangunan di mulai dari pinggiran, serta tata kelola pemerintah baik dan bersih.

Langkah itu diambilnya, lantaran ingin mengurangi ketimpangan antara kesejahteraan masyarakat desa dan perkotaan. Terutama soal infrastruktur dasar seperti, jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan.

“Tontang sebentar lagi akan jadi kecamatan sendiri, sehingga nanti akses jalannya terbuka, mulai dari arah Tangoi pun kita bangun jalan ke Tontang. Sehingga semua nantinya berkumpul di Tontang,” ungkap Bupati Jarot saat melakukan kunjungan kerjanya di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Serawai, Minggu (25/2/2019).

Menurutnya, dalam membangun suatu daerah itu, harus dilakukan secara merata sehingga tidak ada kecemburuan sosial di setiap lapisan masyarakat, baik di kota maupun di wilayah terpencil.

“Karena membangun itu harus inklusif,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Jarot menegaskan bahwa ruas jalan Sintang menuju Kecamatan Serawai merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi Kalbar. Tapi tidak usah khawatir atau was-was lagi. Sebab ruas jalan itu sudah ditangani. Tahun anggaran 2019 ruas jalan Sintang-Serawai yang dimulai dari Simpang Medang menuju Nanga Mau telah dianggarkan lebih dari Rp6 miliar. Kemudian,  Nanga Mau menuju Nanga Tebidah lebih dari Rp15 miliar. Sementara Nanga Tebidah menuju Bunyau lebih dari Rp9 miliar.

“Dari Serawai menuju Ambalau tahun ini harus tuntas,” kata Jarot.

Jarot merinci beberapa pembangunan yang sudah tuntas dilakukannya, seperti jembatan Ruwe, Nyange, Dahange, dan Tempe.

“Jalannya pun kita perbaiki, baru lah kita lanjutkan dengan pengembangannya, sehingga pemerataan pembangunan juga harus dapat dinimkati masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MABM Kecamatan Serawai, Syahril mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Sintang dalam melakukan pembangunan di Kecamatan Serawai. Begitu juga dengan Pemprov Kalbar yang sudah memprioritaskan pembangunan di sini.

“Itulah yang diharapkan masyarakat desa, adanya pembangunan yang merata,” ucapnya.

Hari ini, kata dia, Bupati Sintang telah melihat langsung rencana lokasi pembangunan jalan penghubung Desa Tanjung Raya menuju desa-desa lainnya.

“Mudah-mudahan pengerjaannya cepat mulai dan cepat juga selesainya, sehingga dapat langsung  dinikmati masyarakat pedesaan, khususnya di Kecamatan Serawai. Karena akses kami sangat sulit jika mau turun ke Sintang, terlebih  musim penghujan tiba, jadi kami berharap pemerintah tetap berkomitmen untuk terus peduli dengan daerah-daerah pelosok seperti ini,” harapnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PIT, Belum Sentuh Wilayah Pedalaman Sintang

    PIT, Belum Sentuh Wilayah Pedalaman Sintang

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida menyambut baik Program Indonesia Terang (PIT), sehingga diharapkan dapat langsung menyentuh masyarakat yang berada di sejumlah desa terpencil di Bumi Senetang. “Jika memang ada, kami sangat mendukung sekali program ini. Namun sampai saat ini, program tersebut belum dirasakan masyarakat,” ucap Herimaturida, kemarin. Program Indonesia Terang ditargetkan akan […]

  • Komisi B DPRD Sintang Soroti PKL di Kawasan Waterfront

    Komisi B DPRD Sintang Soroti PKL di Kawasan Waterfront

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan waterfront yang dinilai semakin menjamur dan mengganggu estetika fasilitas publik. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya bersih dari aktivitas PKL agar wajah kota tetap tertata dan menarik. Sebab, waterfront merupakan salah satu ikon kota yang dibangun pemerintah dengan anggaran […]

  • Bupati Erlina Imbau Rakyatnya Tidak Mudik dan Disiplin Prokes 5M

    Bupati Erlina Imbau Rakyatnya Tidak Mudik dan Disiplin Prokes 5M

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik pada hari ini, Kamis (6/5/2021). Aturan yang berlaku hingga 17 Mei 2021 mendatang ini bertujuan menekan potensi penularan Covid-19. Pos pemeriksaan dan penyekatan pun sudah di sebar pemerintah. Kendati demikian, memang ada pengecualian bagi masyarakat dengan tujuan khusus atau mendesak untuk melakukan perjalanan lintas daerah saat masa larangan. […]

  • Harta Karun Terbesar Adalah “Big Data”

    Harta Karun Terbesar Adalah “Big Data”

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harta karun negara paling berharga saat ini adalah “Big Data“. Sebab  di dalamnya terdapat data kependudukan yang kita kuasai. “Jadi, negara yang kuat adalah negara yang memiliki Big Data tersebut”, kata Bupati Sintang, Jarot Winarno saat membuka rapat koordinasi pemanfaatan data dan dokumen kependudukan Provinsi Kalimantan Barat di Ballroom Hotel My Home Sintang, […]

  • Dekranasda Pontianak Gelar Pelatihan Aneka Kerajinan Pokok Telok

    Dekranasda Pontianak Gelar Pelatihan Aneka Kerajinan Pokok Telok

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dekranasda Kota Pontianak merupakan pembina para pelaku kriya akan terus berupaya untuk mempertahankan dan menumbuh kembangkan kearifan lokal serta memberdayakan kelompok masyarakat agar dapat mengembangkan kreativitas dan seni kerajinan daerah khususnya kota Pontianak. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pembinaan dan Pelatihan Aneka Kerajinan Pokok Telok Se-Kota Pontianak yang diikuti oleh perwakilan PKK Kecamatan dan […]

  • Edi Kamtono Sebut ORARI Miliki Peran Penting

    Edi Kamtono Sebut ORARI Miliki Peran Penting

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) sebagai sebuah organisasi penyelenggara komunikasi yang ada di Indonesia memiliki peran penting bagi masyarakat. ORARI diharapkan mampu menjalankan perannya dalam menyampaikan informasi-informasi khususnya berkaitan dengan bencana alam, pencarian dan pertolongan kepada korban, serta penyelamatan jiwa. Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan […]

expand_less