Komisi B DPRD Sintang Soroti PKL di Kawasan Waterfront
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026
- comment 0 komentar

Hikman Sudirman, Ketua Komisi B DPRD Sintang
LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan waterfront yang dinilai semakin menjamur dan mengganggu estetika fasilitas publik.
Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya bersih dari aktivitas PKL agar wajah kota tetap tertata dan menarik. Sebab, waterfront merupakan salah satu ikon kota yang dibangun pemerintah dengan anggaran tidak sedikit. Karena itu, keberadaan PKL yang tidak tertata justru merusak keindahan dan fungsi ruang publik yang semestinya dinikmati masyarakat secara nyaman.
“Kawasan waterfront ini dibangun untuk masyarakat, agar menjadi ruang terbuka yang bersih, rapi, dan indah. Kalau dipenuhi PKL tanpa penataan, tentu mengurangi nilai estetika yang sudah dirancang pemerintah,” ujar Hikman Sudirman.
Politisi Partai Demokrat menilai, kondisi saat ini menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan. PKL terus bermunculan tanpa kendali, bahkan cenderung dibiarkan sehingga jumlahnya semakin bertambah dari waktu ke waktu.
Untuk itu, Hikman Sudirman juga menyoroti peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sangat dibutuhkan dalam hal ini. Penertiban harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan hanya sesaat.
“Satpol PP harus turun tangan. Jangan sampai kawasan ini dibiarkan begitu saja. Kalau tidak ditertibkan, PKL akan terus menjamur dan sulit dikendalikan,” tegas Hikman Sudirman.
Walau demikian, Hikman Sudirman juga mengingatkan agar penertiban dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Pemerintah daerah diharapkan tetap memberikan solusi bagi para PKL, seperti menyediakan lokasi khusus berjualan yang lebih tertata.
“Bukan berarti kita melarang masyarakat mencari nafkah. Tapi harus ada penataan. Pemerintah perlu menyiapkan tempat yang layak bagi PKL, sehingga mereka tetap bisa berjualan tanpa mengganggu fasilitas umum,” ujar Hikman Sudirman.
Olehkarenanya, Hikman Sudirman berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menata kawasan waterfront. Dengan penataan yang baik, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang publik yang representatif sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
“Kalau waterfront ini bersih dan tertata, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah,” pungkas Hikman Sudirman. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar