Breaking News
light_mode

Bupati Sintang Warning Soal Kebakaran, Pencegahan Tak Bisa Hanya Andalkan Damkar

  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala melontarkan peringatan keras soal ancaman kebakaran di Kabupaten Sintang. Saat membuka Sosialisasi Bahaya Kebakaran di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Senin (27/4/2026), ia menegaskan pencegahan kebakaran tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas pemadam, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.

Pesan itu disampaikannya di hadapan 200 peserta dari instansi vertikal, pelaku usaha, dan perangkat daerah yang mengikuti sosialisasi yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang bersama tim narasumber PT Servo Fire Indonesia.

Bupati Bala menilai ancaman kebakaran masih menjadi persoalan serius karena berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik harta benda maupun korban jiwa. Karena itu, ia meminta semua pihak tidak lagi memandang pencegahan kebakaran sebagai urusan pemerintah semata.

“Penanggulangan kebakaran bukan hanya tugas Dinas Pemadam Kebakaran, tetapi tanggung jawab bersama. Semua harus terlibat menjaga lingkungan masing-masing,” tegas Bupati Bala.

Bupati Bala mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Sintang sebenarnya telah lebih dulu bergerak melalui surat edaran antisipasi bahaya kebakaran dan penyediaan alat proteksi kebakaran yang diteken pada awal Januari 2026. Namun, kebijakan di atas kertas tidak cukup jika tidak dibarengi kesadaran dan kesiapan masyarakat di lapangan.

“Surat edaran saja tidak cukup. Harus ada pemahaman teknis tentang cara mencegah dan menangani kebakaran. Itu sebabnya sosialisasi ini penting,” ujar Bupati Bala.

Selain itu, Bupati Bala juga menyoroti masih lemahnya perhatian terhadap potensi kebakaran yang dipicu instalasi listrik tidak aman. Ia menyebut persoalan ini sering dianggap sepele, padahal menjadi salah satu pemicu utama kebakaran.

“Penggunaan instalasi listrik yang aman harus menjadi perhatian serius. Ini kunci mencegah kebakaran,” kata Bupati Bala.

Tak hanya itu, Bupati Bala juga mengingatkan agar kegiatan sosialisasi tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Ia meminta seluruh peserta menyerap materi hingga tuntas dan membawa pengetahuan itu ke lingkungan masing-masing.

“Saya tidak ingin ini hanya formalitas. Ikuti sampai selesai dan pastikan ilmunya diterapkan,” pesannya. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jarot: Pasien Suspect Covid-19 Asal Kapuas Hulu dalam Kondisi Sehat

    Jarot: Pasien Suspect Covid-19 Asal Kapuas Hulu dalam Kondisi Sehat

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang menangani satu pasien suspect Covid-19 asal Kabupaten Kapuas Hulu. Pasien itupun saat ini dirawat secara intensif di ruang isolasi RSUD Ade M Djoen Sintang. Untuk memastikan kondisi pasien asal Kapuas Hulu itu dalam keadaan aman dan sehat. Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Kepala Dinas […]

  • Rakor Lintas Sektoral, Kapolres Ajak Masyarakat Sukseskan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    Rakor Lintas Sektoral, Kapolres Ajak Masyarakat Sukseskan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun Baru Imlek akan segera tiba, yaitu jatuh pada 25 Januari mendatang. Guna mempersiapkan semuanya agar berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kepolisian Resor (Polres) Mempawah menggelar rapat kooridinasi lintas sektoral, Kamis (16/1/2020). Rakor lintas sektoral dipimpin langsung Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dan beberapa intansi terkait. Kapolres […]

  • Terima Bantuan Dua Mobil Operasional, Direktur RSUD Serawai: Terima Kasih Pak Bupati Sintang!
    OPD

    Terima Bantuan Dua Mobil Operasional, Direktur RSUD Serawai: Terima Kasih Pak Bupati Sintang!

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Direktur Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Serawai, Heri Kurniadi berterimakasih kepada Bupati Sintang, Jarot Winarno yang sudah peduli dan memberikan fasilitas untuk mobilisasi dan mempermudah kegiatan di RSUD Serawai. “Terimakasih bapak Bupati Sintang,” ucap Heri Kurniadi ketika ditemui sejumlah awak media di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (24/10/2024). Dengan adanya kendaraan operasional ini, kata […]

  • Dian Sastra Memahami dan Manfaatkan Fitur Mobile JKN untuk Kesehatannya

    Dian Sastra Memahami dan Manfaatkan Fitur Mobile JKN untuk Kesehatannya

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dian Sastra atau biasa dipanggil Dian mengaku begitu banyak memanfaatkan fitur-fitur yang ada di aplikasi Mobile JKN. Ayah dari tiga orang anak ini terlihat begitu senang ketika Lensakalbar.co.id ingin tahu pengalamannya bersama Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). “Saya sudah menjadi peserta Program JKN-KIS sejak tahun 2014. Saya masih ingat, dulu […]

  • PLN Wajib Terapkan Aturan Periksa Instalasi Listrik

    PLN Wajib Terapkan Aturan Periksa Instalasi Listrik

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta kepada PT PLN (Persero) Wilayah Provinsi Kalbar untuk wajib menerapkan aturan pemeriksaan instalasi berkala atau periodik kepada pelanggan PLN. “Saya minta PT PLN agar dapat menerapkan aturan wajib periksa instalasi listrik. Aturannya sudah ada, tapi tidak dilaksanakan,” kata H Sutarmidji, saat membuka Musda DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan […]

  • Tantangan Pembangunan di Pontianak Barat

    Tantangan Pembangunan di Pontianak Barat

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecamatan Pontianak Barat merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak se-Kota Pontianak. Tantangan pembangunan pun berfokus di beberapa sektor mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia sampai ekonomi. Camat Pontianak Barat Ibrahim menerangkan, kepadatan penduduk yang mencapai 9.283 jiwa per kilometer persegi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sarana dan prasarana serta infrastruktur. Dia […]

expand_less