Breaking News
light_mode

Waduh…Paripurna RAPBD TA 2018 Tak Kuorum

  • calendar_month Jum, 10 Nov 2017
  • comment 2 komentar

LensaKalbar –  Iktikad baik para Wakil Rakyat di Kabupaten Sintang untuk membangun daerah pantas untuk diragukan. Menyusul tidak kuorumnya Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran (TA) 2018. Dari total 35 Anggota DPRD Sintang, hanya 14 orang yang mengisi daftar hadir Paripurna ke-6 Masa Persidangan III 2018, di DPRD Sintang, Jumat (10/11).

Lantaran banyaknya legislator yang tidak hadir, baru saja Ketua DPRD Sintang, Jefray Edwar membuka sidang dan membacakan daftar hadir, langsung dihujani interupsi.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syahroni nampak begitu jengkel dengan tidak kuorumnya paripurna tersebut.

“Interupsi pimpinan, rapat paripurna kita sekarang tidak kuorum,” katanya.

Syahroni melayangkan interupsi, lantaran pimpinan sidang menyebutkan yang hadir 24 orang, berdasarkan daftar hadir. Kenyataannya, secara fisik hanya 14 orang.

“Ini tidak bisa dilanjutkan, karena jumlah fisik kita yang hadir tidak kuorum,” ucapnya.

Interupsi Syahroni itu pun disambut Anggota DPRD Sintang lainnya, Markus Jembari. Anggota Fraksi Demokrat ini menilai, sesuai legalitas formal, dikatakan kuorum kalau 3/4 anggota dewan yang hadir.

“Kami menilai, sebaiknya paripurna ini diskors sambil menunggu kedatangan kawan-kawan dewan lainnya,” kata Jembari.

Ketua DPRD Sintang, Jefray Edward pun menyetujuinya dan menskors paripurna selama 15 menit. Dengan waktu tersebut, legislator diharapkan datang dan mengikuti paripurna, bukan cuma menandatangani absensi.

Sementara itu, Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno M.Med.Ph yang sudah siap menyampaikan Nota Keuangan RAPBD TA 2018 itu sangat menyayangkan skors tersebut.

Semestinya, menurut Jarot, hal ini tidak terjadi, apalagi paripurna ini berkaitan dengan APBD. “Saya memahami iktikad baik para teman-teman dewan untuk memenuhi jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Jarot berharap, kejadian iti tidak terulang di lain waktu. Sebab sesuai jadwal yang telah ditentukan, sebelum 1 Desember 2018 APBD Murni 2108 harus sudah disahkan.

“Jadi kita berharap, dengan waktu yang ada, pengesahan APBD 2018 bisa dilaksanakan sesuai waktu yang telah disepakati bersama,” tutup Jarot. (Dex)

 

Baca Juga :

Segera Perbaiki Jalan Candika

Prioritaskan Penanganan DBD

Herimaturida: Jangan Bedakan Pasien Kaya dan Miskin

Siapkan Rekening Khusus Untuk Transaksi Non Tunai

Ayo… Tingkatkatkan PAD di Bumi Senentang

Bandara Tebelian Airport Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • 164 PAUD Terima Bantuan Hibah dari Pusat

      164 PAUD Terima Bantuan Hibah dari Pusat

      • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Sebanyak 164 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) di Kota Pontianak menerima Bantuan Operasional. Bantuan Operasional tersebut bersumber dari dana hibah pemerintah pusat, kemudian disalurkan ke kelompok-kelompok atau lembaga yang menyelenggarakan pendidikan di masyarakat seperti TK/PAUD maupun Kelompok Bermain. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan BOP […]

    • Petani di 5 Kecamatan Mempawah Dapat Bantuan Stimulus

      Petani di 5 Kecamatan Mempawah Dapat Bantuan Stimulus

      • calendar_month Kam, 17 Des 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah, Rohmat Effendy menyampaikan terdapat lima kecamatan yang mendapat bantuan stimulus dari Pemkab Mempawah tahun ini. Selain menjaga ketahanan pangan daerah, Rohmat berharap produksi yang maksimal tersebut dapat turut meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19. “Berbagai bantuan ini dianggarkan melalui […]

    • Kadis LH Beberkan 4 Komponen Kajian Lingkungan Hidup Strategis
      OPD

      Kadis LH Beberkan 4 Komponen Kajian Lingkungan Hidup Strategis

      • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengungkapkan bahwa ada empat komponen dalam kajian lingkungan hidup strategis. Yaitu indeks kualitas udara, indeks kualitas air, indeks kualitas tutupan lahan, dan indeks kualitas ekosistem gambut. Selain itu, ungkap Edy, ada 15 isu strategis dan 15 isu prioritas yang ada dalam tujuan pembangunan berkelanjutan yang […]

    • Berharap Peresmian Masjid Agung Al-Falah Berjalan Aman dan Lancar

      Berharap Peresmian Masjid Agung Al-Falah Berjalan Aman dan Lancar

      • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempaeah terus melakukan persiapan pada peresmian Masjid Agung Al-Falah. Selasa (23/11/2021), Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi didampingi Sekda Mempawah, H Ismail meninjau Masjid Agung yang menjadi icon atau kebanggaan masyarakat Bumi Galaherang itu. Masjid Agung Al-Falah rencananya akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PP DMI, […]

    • Anton: Perusahaan Wajib Bantu  Rawat dan Perbaiki Jalan Rusak!

      Anton: Perusahaan Wajib Bantu Rawat dan Perbaiki Jalan Rusak!

      • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Setakat ini, ada puluhan perusahaan perkebunan yang berinvestasi di Kabupaten Sintang. Semuanya diharapkan agar berpatipasi dalam membangun Kabupaten Sintang. Salah satunya terlibat dalam mengatasi perosalan infrastruktur jalan. “Wajib, tanpa terkecuali,” ucap Anggota DPRD Sintang, Anton Isdianto, Jumat (7/6/2019). Pemkab Sintang, kata Anton, harus gencar mendorong sejumlah perusahaan tersebut agar terlibat aktif dalam membangun […]

    • Jamiril Tegaskan Tak Ada Pasien Covid-19 Meninggal Akibat Kurangnya Stok Oksigen

      Jamiril Tegaskan Tak Ada Pasien Covid-19 Meninggal Akibat Kurangnya Stok Oksigen

      • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar –  Kepala Dinas Kesehatan dan PP-KB Kabupaten Mempawah, Jamiril memastikan tidak ada pasien infeksi Covid-19 yang tengah dalam penanganan meninggal dunia lantaran tidak tertolong karena persediaan oksigen. “Artinya yang meninggal karena kekurangan oksigen di tempat kita itu tidak ada,” tegas Jamiril, belum lama ini. Kendati demikian, Jamiril mengakui bahwa kebutuhan oksigen di Kabupaten Mempawah […]

    expand_less