Breaking News
light_mode

Terbentur Anggaran, Proyek Jembatan Serawai Belum Bisa Direalisasikan

  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sandan, akhirnya angkat bicara terkait aspirasi masyarakat mengenai pembangunan jembatan penghubung di Kecamatan Serawai yang hingga kini belum terealisasi. 

 Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD tidak tinggal diam dalam merespons kebutuhan infrastruktur tersebut.

 Pernyataan itu disampaikan Sandan menyusul meningkatnya sorotan publik terhadap kondisi akses transportasi di wilayah hulu yang dinilai masih jauh dari memadai. 

 Menurut politisi Partai Gerindra, usulan pembangunan maupun perbaikan jembatan di Serawai sebenarnya telah lama masuk dalam agenda prioritas pembahasan anggaran daerah.

 “Semua aspirasi masyarakat mengenai jembatan di Serawai sudah kami usulkan dan masuk dalam daftar perencanaan. Namun, kita harus realistis dengan kondisi keuangan daerah. Apalagi, Dana APBD kita saat ini sudah mengalami reconfusing atau penyesuaian anggaran untuk program prioritas lainnya,” ujar Sandan.

 Sandan menjelaskan, kendala utama yang dihadapi bukan terletak pada kurangnya perhatian dari pemerintah maupun legislatif, melainkan keterbatasan anggaran yang saat ini sedang mengalami tekanan cukup berat. 

 Kondisi tersebut, kata Sandan, merupakan dampak dari kebijakan penyesuaian fiskal yang memaksa pemerintah daerah melakukan pengalihan anggaran ke sektor-sektor yang dianggap lebih mendesak.

 Sandan mengungkapkan bahwa proses reconfusing anggaran berdampak langsung pada penundaan sejumlah proyek infrastruktur fisik, termasuk pembangunan jembatan di Kecamatan Serawai. Walau demikian, langkah tersebut dinilai perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah dinamika ekonomi yang tidak menentu.

 Lebih lanjut, Sandan memastikan bahwa DPRD Sintang tetap berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, termasuk Serawai. Menurutnya, akses jembatan merupakan kebutuhan vital yang berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi lokal.

 “Kami memahami betul kondisi masyarakat di Serawai. Infrastruktur seperti jembatan bukan hanya soal akses, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Karena itu, ini tetap menjadi perhatian serius kami,” tegas Sandan.

 Sandan juga berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang sedang dihadapi pemerintah daerah saat ini. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan dukungan publik agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

 Di sisi lain, DPRD bersama pemerintah daerah disebut akan terus mencari alternatif solusi, termasuk mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi guna mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur di wilayah hulu.

 “Jadi aspirasi masyarakat Serawai tidak diabaikan, melainkan hanya mengalami penyesuaian waktu pelaksanaan. Artinya, ketika kondisi keuangan daerah mulai membaik, pembangunan jembatan tersebut akan kembali menjadi prioritas utama untuk direalisasika,” pungkas Sandan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Sampai Warga Meninggal Karena Tak Berobat

    Jangan Sampai Warga Meninggal Karena Tak Berobat

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang cukup megah dan dilengkapi ruang rawat Inap. Kualitas pelayanannya juga harus lebih baik. “Apalagi sudah dikenal total coverage atau cakupan total,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, ketika meninjau ruangan Puskesmas Merakai setelah meresmikannya, Selasa (15/5). Warga Kecamatan Ketungau Tengah yang kurang mampu […]

  • Wako Harap Expo IWAPI Dorong UMKM Naik Kelas

    Wako Harap Expo IWAPI Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 100 pelaku UMKM meramaikan Expo Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) 2022 di Pontianak Convention Center (PCC). Masing-masing UMKM memamerkan produk-produk unggulannya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi IWAPI yang telah menginisiasi Expo yang mewadahi para pelaku UMKM. Pameran ini merupakan ajang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produknya. “Lewat expo ini mereka berkumpul, […]

  • DAD dan FKOB Sepakat Berdamai

    DAD dan FKOB Sepakat Berdamai

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peristiwa berdarah di Kecamatan Segedong berakhir damai. Bupati beserta Forkopimda Kabupaten Mempawah memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Bugis dan Dayak, Rabu (15/9/2021) di Kantor Bupati Mempawah. Semua pihak membuat pernyataan sikap dan menandatangani kesepakatan damai. Ada tiga pernyataan sikap dalam kesepakatan damai yang dibacakan oleh Ketua III Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah, Rapinus […]

  • Kata Yasser: Baru 144 Ormas di Sintang yang Berbadan Hukum

    Kata Yasser: Baru 144 Ormas di Sintang yang Berbadan Hukum

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Per 28 Feburari 2023 tercatat 256 organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Sintang. 144 di antaranya telah berbadan hukum, 56 di antaranya belum berbadan hukum dan baru 63 di antaranya memiliki surat keterangan terdaftar di Kesbangpol. Perihal ini diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemerintah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat ketika membuka kegiatan […]

  • Dewan Minta Kades Bijak dan Profesional Kelola DD

    Dewan Minta Kades Bijak dan Profesional Kelola DD

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman mengingatkan para kepala desa (Kades) agar lebih bijak dan profesional dalam mengelola dana desa (DD). Hal ini terkait maraknya kasus korupsi yang melibatkan aparat desa dalam pengelolaan dana yang bersumber dari pemerintah pusat. “Tentunya kami sangat perihatin dengan adanya aparat desa yang terjerat […]

  • Bersama Jadi Benteng Pancasila   

    Bersama Jadi Benteng Pancasila   

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Ria Norsan tampil sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-52 di halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (2/10) pagi. Berlangsung khidmat, upacara diikuti personel TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mempawah, dan para pelajar. Upacara diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan naskah Pembukaan […]

expand_less