Breaking News
light_mode

Tak Terima DAU Sintang Dipotong, Jarot Surati Kemenkeu

  • calendar_month Ming, 12 Nov 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno M.Med. Ph, nampaknya tidak terima dengan ulah Pemerintah Pusat (Pempus) yang memotong Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana insentif daerah.

“Jumat (110/11) saya sudah melayangkan surat ke Kemenkeu (Kementerian Keuangan) terkait pemotongan tersebut,” kata Jarot, ditemui di Gedung DPRD Sintang, kemarin.

Surat yang disampaikan ke Kemenkeu tersebut juga menyinggung ihwal pengkajian Guru Garis Depan (GGD) yang dinilai membebani APBD Sintang. Seiring dengan pemotongan DAU dan insentif daerah.

“Saya tidak habis pikir, kok Sintang yang selama lima tahun berturut-turut mendapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) harus dipotong anggarannya. Padahal dari segi serapan dana transfer bagus, mulai dari Dana Desa, DAU maupun DAK (Danak Alokasi Khusus),” papar Jarot.

Dia juga tidak habis pikir kalau pemotongan disamaratakan. Padahal selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang banyak berkontribusi melalui kekayan daerah di Sintang.

“Kalau kita mau jujur, seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia, kebutuhannya sama. Perlu dana untuk kesehatan, pendididikan dan infrastruktur. Jadi, harusnya berapapun kita dapat, ternyata di DAK regulernya kita tidak dapat di jalan dan jembatannya,” beber Jarot.

Tetapi, Jarot tetap bersyukur, lantaran Kabupaten Sintang mendapatkan DAK penugasannya untuk pembangunan jalan dan jembatan.

“Kalau dulu, biasanya Rp60-70 Miliar, sekarang hanya 34 miliar. Jadi teman-teman bisa bayangkan, hanya Rp34 Miliar untuk mengurus jalan di Kabupaten Sintang ini,” katanya.

Dengan situasi dana yang turun tersebut, Jarot berharap untuk dapat disikapi dengan arif. Eksekutif dan Legislatif jangan pesimis terhadap pembangunan di Sintang.

“Saya berharap, penghematan di segala lini dilakukan dengan determinasi yang berarti, dengan dana sedikit bisa memberikan dampak luas ,” tutupnya. (Dex)

 

Baca Juga :

Waduh…Paripurna RAPBD TA 2018 Tak Kuorum

Segera Perbaiki Jalan Candika

Prioritaskan Penanganan DBD

Herimaturida: Jangan Bedakan Pasien Kaya dan Miskin

 

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Hore, Parit Nenas Dapat Bantuan RTLH

      Hore, Parit Nenas Dapat Bantuan RTLH

      • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Sebanyak 25 unit rumah tak layak huni (RTLH) di kawasan Parit Nenas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara akan mendapat bantuan perbaikan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Program bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan ini dituangkan dalam sebuah Perjanjian Kerjasama (PKS) Kolaborasi Bidang Perumahan antara Direktorat Pengembangan […]

    • Kepala Terminal ALBN Terancam Dicopot, Ini Penyebabnya…

      Kepala Terminal ALBN Terancam Dicopot, Ini Penyebabnya…

      • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kepala Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya terancam dicopot, apabila tidak bisa memfungsikan semaksimal mungkin ALBN. “Saya minta terminal ALBN ini difungsikan semaksimal mungkin. Saya beri waktu dua minggu untuk bisa buat bis masuk terminal. Kalau dua minggu tidak bise buat bis masuk terminal, saya minta Kadishub carikan […]

    • Sinto Pastikan Pemerintah Jamin Biaya Operasi dan Pengobatan Mbah Mirah

      Sinto Pastikan Pemerintah Jamin Biaya Operasi dan Pengobatan Mbah Mirah

      • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Kesehatan memastikan biaya pengobatan dan tindakan operasi Mbah Mirah (60), seorang nenek berusia 60 tahun, warga RT 03/RW 01 Gang Sejahtera, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, dibebaskan dari biaya atau gratis. Langkah itu diambil sebagai bentuk pemerintah hadir ditengah persoalan yang dihadapi masyarakatnya. “Jadi, kami juga sudah […]

    • Diguyur Hujan, Warga Kayan Hilir Tetap Antri Dapatkan Harga HET Elpiji Melon

      Diguyur Hujan, Warga Kayan Hilir Tetap Antri Dapatkan Harga HET Elpiji Melon

      • calendar_month Kam, 20 Des 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Meski diguyur hujan. Ratusan warga Desa Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, rela mengantri panjang untuk membeli gas elpiji melon subsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), Kamis (201/12/2018), di halaman Mapolsek Kayan Hilir. Warga setempat mengaku bersyukur dengan adanya operasi pasar yang menjual gas elpiji melon dengan harga HET. Selama ini, warga […]

    • Edi Ingin Pontianak Bebas Buta Huruf Al Quran

      Edi Ingin Pontianak Bebas Buta Huruf Al Quran

      • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Lebih dari 6.500 peserta Khataman Massal memadati Masjid Raya Mujahidin, Sabtu (19/10/2019). Peserta yang sebagian besar berasal dari siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta anggota Majelis Taklim se-Kota Pontianak mengikuti prosesi khataman massal dengan membaca Surah At Takasur dan An Naas. Lantunan ayat suci Al Quran menggema di Masjid Raya […]

    • Sintang dapat Jatah 12 Alumnus IPDN

      Sintang dapat Jatah 12 Alumnus IPDN

      • calendar_month Rab, 25 Okt 2017
      • 2Komentar

      LensaKalbar – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIII 89 orang untuk Kalbar. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Sintang kebagian jatah 12 orang asal provinsi lain. “Nantinya 12 lulusan IPDN ini akan bertugas di Kabupaten Sintang,” kata Agustinus, Kepala Bidang (Kabid) dan Pengembangan Pegawai, Badan […]

    expand_less