Breaking News
light_mode

Sukses Terapkan Pendidikan Karakter, SMPN 1 Raih Juara I LSS Nasional

  • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – SMPN 1 Pontianak dinobatkan sebagai Juara Pertama The Best Character Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional 2019. Peringkat tertinggi yang diraih SMPN 1 ini untuk kategori sekolah dengan pembinaan karakter siswa terbaik. “Saya berharap prestasi yang dicapai oleh SMPN 1 ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk menjadi yang terbaik,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai menerima penyerahan piala dan hadiah berupa uang tunai senilai Rp35 juta di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu (13/11/2019) malam.

Menurutnya, pembinaan karakter perlu diberikan sejak dini di kalangan siswa untuk mencapai keberhasilan dalam dunia pendidikan. Pendidikan karakter dalam kaitan dengan LSS ini adalah bagaimana menanamkan rasa cinta kebersihan, baik menjaga kebersihan diri sendiri maupun kebersihan lingkungan, dan menjaga kesehatan. Kebersihan terhadap diri sendiri dimaksudkan agar membentuk pribadi sehat dan jiwa yang kuat.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, apabila anak dalam kondisi sehat dan jiwa yang kuat maka anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik,” jelasnya.

Pembentukan karakter siswa, lanjut Edi, bisa dimulai dari menerapkan disiplin dan tata tertib di sekolah masing-masing. Dengan siswa berperilaku disiplin dan tertib terhadap peraturan sekolah, maka karakter mereka akan terbentuk dengan sendirinya.

Untuk itu, orang nomor satu di Kota Pontianak ini bertekad menjadikan seluruh sekolah di Kota Pontianak ini sebagai sekolah berkarakter.

“Kita juga akan menjadikan sekolah-sekolah yang ada sebagai sekolah sehat, lingkungan bersih, hijau dan membuat siswa belajar dengan nyaman,” ucap dia.

Kepala SMPN 1, Yuyun Yuniarti menuturkan, penilaian sekolah sehat bukan semata dari bangunan gedung, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan lainnya. Banyak hal yang menjadi faktor penilaian sebab program yang sekarang ini adalah sekolah sehat berkarakter. Kalau sebelumnya hanya penilaian sekolah sehat, sekarang penilaian sekolah sehat berkarakter.

Selain itu, juga ada komponen-komponen lain, termasuk pembinaan pada anak didik. Banyak inovasi-inovasi yang sudah dilakukan pihaknya. Inovasi-inovasi itu memang dikembangkan untuk mewujudkan SMPN 1 sebagai sekolah sehat, mencakup kantin sehat, kegiatan berbasis siswa, bagaimana siswa memberikan umpan balik terhadap semua program yang ada di sekolah.

“Alhamdulillah upaya yang kami lakukan ini berhasil mengantarkan SMPN 1 sebagai juara pertama sekolah berkarakter,” imbuhnya.

Pembiasaan-pembiasaan terhadap siswa diterapkan pihaknya dalam pembinaan karakter. Hal yang diterapkan di sekolah diantaranya bagaimana pagi hari menyambut siswa dengan senyum, salam, sapa dan santun. Selain itu juga dengan membiasakan anak didik menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka berdiri di depan sekolah berbaris kemudian dipersilakan masuk setelah bersalaman dengan gurunya.

“Kemudian juga ada kegiatan-kegiatan lainnya yang sifatnya untuk penguatan pendidikan karakter, bisa terimplementasi dalam pembelajaran, bisa pula terimplementasi di luar seperti ekstrakurikuler,” katanya.

Diakuinya, kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan cukup tinggi. Hal itu, bisa dilihat di lingkungan sekolah yang cukup bersih, rapi dan anak-anak saling mengingatkan. Berbeda dengan sekolah lainnya di mana pengelolaan sampah di lingkungan sekolah biasa dilakukan oleh petugas cleaning service, di SMPN 1 ini, pengelolaan sampah berbasis pada siswa. Artinya, mereka yang membuang ke tempat sampah sementara dan mereka pula yang membersihkan tempat sampahnya.

“Itulah cara kami menumbuhkan kesadaran pada peserta didik,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Dituntut Tingkatkan Kapasitas

    Satpol PP Dituntut Tingkatkan Kapasitas

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengingat keberadaannya yang sangat strategis, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang dituntut untuk meningkatkan kapasitasnya, baik secara  individu, kelompok maupun institusi. “Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, keberadaan Satpol sangatlah strategis,” kata Abdul Syufriadi, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sintang,ketika Orientasi Satpol PP, di Aula Hotel Bagoes Sintang, Rabu (2/8). […]

  • Imlek 2572, Pemkab Mempawah Siapkan 2 Ribu Paket Sembako Murah

    Imlek 2572, Pemkab Mempawah Siapkan 2 Ribu Paket Sembako Murah

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam menyambut tahun baru Imlek 2572, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyiapkan 2 ribu paket dalam kegiatan pasar murah. Program yang dilaksanakan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah itu dimulai sejak tanggal 1-4 Februari 2021. “Sasaran program ini membantu dan meringankan beban masyarakat tidak mampu untuk memenuhi […]

  • Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Taman Entuyut, Sintang kini kian meredup, mati suri. Kunjungan masyarakat pun semakin drop. Selain dinilai kurang menarik, taman tersebut juga kurang diperhatikan. Pemerintah pun diharapkan segera mengambil langkah agar taman yang dibangun itu dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. “Waktu pertama jadi dibangun taman itu ramai dan banyak aktifitasnya. Tapi sekarang sudah sepi dan mati […]

  • Pemkab Sintang Ubah Pola Musrenbang: Digelar Per Dapil, Bukan Per Kecamatan

    Pemkab Sintang Ubah Pola Musrenbang: Digelar Per Dapil, Bukan Per Kecamatan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang mengubah pola pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Tahun 2026, Musrenbang tidak lagi digelar per kecamatan, melainkan berdasarkan daerah pemilihan (dapil). Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis menyiasati pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Perihal inipun disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, saat memimpin rapat bersama para asisten, staf ahli […]

  • Cegah Aktifitas Ilegal Loging di Perbatasan, Danrem 121/Abw Minta Tingkatkan Pengawasan!

    Cegah Aktifitas Ilegal Loging di Perbatasan, Danrem 121/Abw Minta Tingkatkan Pengawasan!

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Didampingi Kasiop Rem 121/Abw Kolonel Inf Asep Akhmad Hidayat, Wadan yonif 320/BP Mayor Inf Dhitama dan DAN POS Sungai Enteli Serka Dicky. Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Trisnohadi  melakukan kujungan kerjanya di Pos Perbatasan sungai Enteli, Jumat (4/1/2019) lalu. Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Danrem 121/Abw menekankan kepada Satgas Pengamanan Perbatasan untuk selalu […]

  • Kepala Kantor Agama Sintang Didesak Orangtua untuk Lakukan PTM
    OPD

    Kepala Kantor Agama Sintang Didesak Orangtua untuk Lakukan PTM

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Anuar Akhmad mengaku didatangi oleh orangtua murid yang mendesak sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama yang ada di Kabupaten Sintang untuk segera melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM). Dia mengatakan bahwa keinginan agar segera melangsungkan pembelajaran tatap muka sudah berkali-kali disampaikan orang tua murid. Namun dia […]

expand_less