Breaking News
light_mode

Apresiasi Edukasi Jadwal Buang Sampah, DPRD  Dorong Kesadaran Kolektif Masyarakat

  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, mengapresiasi langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sintang yang gencar mengedukasi masyarakat terkait penerapan jadwal pembuangan sampah, yakni mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Kebijakan ini dinilai sebagai upaya strategis dalam menciptakan tata kelola kebersihan kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Menurut Senen Maryono, edukasi yang dilakukan DLH merupakan langkah positif yang tidak hanya menitikberatkan pada aturan semata, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya DLH yang terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai waktu yang tepat untuk membuang sampah. Kami harap ini dapat menjadi kesadaran kita bersama,” ujar Senen Maryono.

Senen Maryono menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya pengaturan waktu buang sampah, diharapkan tidak ada lagi sampah yang menumpuk di luar jam yang telah ditentukan, yang kerap menimbulkan kesan kumuh serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Selain itu, Senen Maryono menilai bahwa kepatuhan masyarakat terhadap jadwal tersebut juga akan mempermudah kinerja petugas kebersihan dalam melakukan pengangkutan sampah secara optimal dan terjadwal. Dengan demikian, sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih efektif.

“Kalau masyarakat disiplin, tentu petugas di lapangan juga lebih mudah bekerja. Ini akan berdampak langsung pada kebersihan kota yang kita cintai ini,” tambahnya.

Untuk itu, politisi Partai PAN juga mendorong DLH Sintang untuk terus menggencarkan sosialisasi, baik melalui media sosial, pemasangan spanduk, maupun pendekatan langsung ke masyarakat, agar informasi mengenai jadwal tersebut benar-benar dipahami secara luas.

Kemudian, Senen Maryono mengingatkan pentingnya konsistensi dalam penegakan aturan. Ia berharap pemerintah daerah juga dapat menyiapkan langkah tegas bagi pelanggar, namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

“Penegakan aturan tetap penting, tapi harus dibarengi dengan edukasi. Tujuannya bukan menghukum, melainkan membentuk kebiasaan yang baik di tengah masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga,” pungkas Senen Maryono. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meresmikan asrama bagi siswa siswi SDN 02 Sempanyuk, Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Minggu (7/7/2019). Menurutnya, bangunan asrama ini hanya bersifat sementara, sebagai bentuk solusi tercepat untuk membantu para pelajar yang sebelumnya tinggal di gubuk-gubuk atau pondok tak layak huni. “Asrama ini hanya sementara supaya […]

  • Momentum Unjuk Kualitas Produk Lokal

    Momentum Unjuk Kualitas Produk Lokal

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo meninjau sejumlah stan pameran produk-produk lokal Kubu Raya di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (8/7/2019). Pameran pembangunan digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Kubu Raya. Menurut Sujiwo, berbagai rangkaian kegiatan tidak hanya seremonial. Berbagai kegiatan yang ada diharapkan menambah spirit atau semangat bagi masyarakat […]

  • 2 Kg Sabu Dimusnahkan

    2 Kg Sabu Dimusnahkan

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dua kilogram narkotika jenis sabu dimusnahkan, Senin (25/9).  Pemusnahan barang haram ini pun dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar. “Barang haram ini merupakan hasil tangkapan dari jaringan narkoba yang dikendalikan narapidana dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak waktu lalu” kata Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol Nasrullah, usai memusnahkan dua kilogram […]

  • Pemkab Mempawah Raih Penghargaan Kemenag, Penyuluh Sri Eliyati Juara Nasional PAI Award 2025

    Pemkab Mempawah Raih Penghargaan Kemenag, Penyuluh Sri Eliyati Juara Nasional PAI Award 2025

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah meraih penghargaan bergengsi dari Kementerian Agama Republik Indonesia atas dukungan dan kontribusinya dalam program Penguatan Fungsi Penyuluh Agama Islam. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, kepada Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, pada ajang PENAIS Award Penyuluh Agama Islam 2025 di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta, […]

  • Angka Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Mempawah Menurun

    Angka Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Mempawah Menurun

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Angka stunting di Kabupaten Mempawah diklaim turun pada tahun 2022, yakni 25,1 persen. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi ketika mengikuti Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (14/2/2023). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir […]

  • Wali Kota Edi Kamtono Ikut Shalatkan Jenazah Syifa Mila

    Wali Kota Edi Kamtono Ikut Shalatkan Jenazah Syifa Mila

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suasana duka menyelimuti kediaman selebgram Andi Kamila Syifa, atau lebih dikenal dengan Syifa Mila, tatkala mobil ambulance yang membawa jenazah tiba di Jalan Karimun, Kamis (21/1/2021). Jenazah Syifa, yang semasa hidupnya berprofesi sebagai make up artis (MUA), langsung dibawa ke Masjid An-Ni’mah, tak jauh dari rumah duka untuk disalatkan. Saat mobil ambulance tiba […]

expand_less