Breaking News
light_mode

Sinto : Pil PCC Belum Masuk Kategori Obat Keras

  • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh menyatakan bahwa  Pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) tidak termasuk kategori obat keras. Lantaran campuran obat yang terdiri atas paracetamol dan caffeine bekerja menghambat sinyal nyeri dari tulang belakang dan otak.

“Campuran paracetamol dan caffeine telah banyak diketahui dan diperjualbelikan secara bebas untuk meredakan nyeri. Keduanya tidak berpotensi menimbulkan bahaya yang serius,” kata Harysinto Linoh, Senin (18/9).

Berbeda dengan kandungan Carisoprodol, kata Sinto, merupakan muscle relaxant yang digunakan untuk meredakan rasa tidak nyaman akibat nyeri akut muskuloskeletal pada orang dewasa.

“Obat ini memiliki efek sedatif atau menenangkan yang cukup kuat, sehingga dapat membahayakan aktivitas. Misalnya saat mengemudikan kendaraan,” ujarnya.

Sinto mengatakan efek sedatif pada Carisoprodol yang terdapat pada Pil PCC ini dapat membuat  ketagihan. Penyalahgunaan Carisoprodol dapat menimbulkan risiko overdosis yang menyebabkan hipotensi, kejang, halusinasi, gangguan kesadaran atau koma, depresi nafas dan sistem saraf pusat, serta kematian.

“Carisoprodol banyak disalahgunakan untuk drug abuse, kejahatan, dan hal lainnya,” paparnya.

Menurut Sinto Pil PCC merupakan tablet. Berdasarkan hasil pengujian Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Pil PCC mengandung zat aktif Carisopradol.

“Carisoprodol ini sejak tahun 2013 sudah dilarang dan tidak mendapat izin edar atau semua obat yang mengandung Carisoprodol dilarang beredar di Indonesia,” katanya.

Untuk itu, Sinto menghimbau kepada orangtua untuk selallu mengasai anak-anaknya.

“Kita harap orangtua dapat mengawasi pergaulan anaknya dengan jeli. Karena kita tidak ingin mendengar atau melihat masyarakat kita di Sintang menjadi korban akibat mengkonsumsi Pil PCC meskipun saat ini belum ditemukan keberadaanya,” pintanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rasionalisasi Target Pendapatan dan Belanja Upaya Pemkot Tekan Silpa

    Rasionalisasi Target Pendapatan dan Belanja Upaya Pemkot Tekan Silpa

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak telah menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2022 pada Selasa (20/6/2023) kemarin. Atas pandangan umum tersebut, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fraksi atas saran dan masukannya terhadap pengelolaan keuangan daerah di lingkup […]

  • Pemkab Mempawah Gelar Upacara Hari Berkabung Daerah Kalbar 2025

    Pemkab Mempawah Gelar Upacara Hari Berkabung Daerah Kalbar 2025

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (30/6/2025). Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Barat, Juli Suryadi menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tokoh agama, […]

  • BTS di Perbatasan

    Masyarakat Perbatasan Butuh Tower Telekomunikasi

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat di daerah perbatasan Provinsi Kalbar sangat mendambakan keberadaan tower telekomunikasi. Apalagi saat ini kemajuan teknologi informasi berkembang pesat, sehingga memudahkan untuk berkomunikasi maupun bertransaksi melalui smartphone maupun gadget. Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Kadri berharap agar pemerintah bisa membangun tower telekomunikasi di daerah perbatasan maupun daerah terpencil di Kalbar. Apalagi sejauh ini masih […]

  • Temu Raya Kaum Bapak GKE Dibuka Menteri Hukum dan HAM RI

    Temu Raya Kaum Bapak GKE Dibuka Menteri Hukum dan HAM RI

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasona Hamonangan Laoly direncanakan akan memijakan kakinya di Bumi Senentang, Sabtu (27/10/2028) mendatang, pada pembukaan Temu Raya Kaum Bapak Gereja Kalimantan Evangelis se-Indonesia di GKE Petra Sintang. Guna menyambut kedatangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Selasa (16/10/2018), menggelar rapat koordinasi dan pemantapan persiapan […]

  • Di Sintang, Perekaman e-KTP Capai 92,1 persen

    Di Sintang, Perekaman e-KTP Capai 92,1 persen

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar semakin dekat. Para pemilih pun dituntut untuk mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Apesnya, dari 14 kecamatan di Kabupaten Sintang, hanya empat kecamatan yang alat perekamannya masih baik. “Ada sepuluh kecamatan yang alat perekaman mengalami kerusakan. Alat ini sudah berumur enam tahun. Belum diserahkan ke Pemkab Sintang. Sehingga kami […]

  • Pasca Perampokan dan <i>‘Drone’</i> di Emparu, Kamtibmas Terancam Tak Kondusif?

    Pasca Perampokan dan ‘Drone’ di Emparu, Kamtibmas Terancam Tak Kondusif?

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Desa Emparu, Kecamatan Dedai terancam tak kondusif. Pasalnya, sampai hari ini, Senin (25/11/2019) Kepolisian Resor (Polres) Sintang dan jajarannya belum berhasil mengungkap komplotan perampok bersajam di wilayah itu. Kondisi tersebut tentunya membuat masyarakat setempat merasa was-was dan khawatir akan ihwal serupa terulang kembali. Apalagi, setakat ini […]

expand_less