Breaking News
light_mode

Santosa Dukung WFH ASN: Jangan Disalahgunakan untuk Nongkrong

  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mulai diterapkan pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan fleksibilitas kerja sekaligus efisiensi kinerja birokrasi.

Namun demikian, Santosa menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan agar WFH tidak disalahgunakan oleh oknum ASN untuk kepentingan pribadi, seperti berkumpul atau nongkrong di warung kopi (warkop) saat jam kerja.

Menurut politisi Partai PKB, esensi dari WFH adalah memberikan ruang kerja yang lebih adaptif tanpa mengurangi produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kedisiplinan dan integritas ASN menjadi faktor utama dalam keberhasilan kebijakan tersebut.

“WFH ini kita dukung karena memang mengikuti perkembangan sistem kerja yang lebih modern dan efisien. Tapi jangan sampai dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak semestinya, seperti nongkrong di warkop saat jam kerja. Itu jelas menyalahi tujuan kebijakan,” tegas Santosa saat dihubungi baru-baru ini.

Santosa menambahkan, meskipun ASN bekerja dari rumah, tanggung jawab pelayanan publik tetap harus menjadi prioritas utama. Karena itu, ia menekankan bahwa masyarakat tetap berhak mendapatkan pelayanan yang maksimal tanpa adanya penurunan kualitas hanya karena perubahan sistem kerja.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan. WFH bukan berarti santai, tetapi tetap bekerja dengan target dan tanggung jawab yang sama seperti di kantor,” ujar Santosa.

Selain itu, Santosa juga meminta kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan WFH. Sebab, perlu ada mekanisme kontrol yang jelas, baik melalui laporan kinerja harian maupun pemantauan berbasis digital.

“Pengawasan harus diperkuat. Kepala OPD harus memastikan bawahannya benar-benar bekerja. Bisa dengan laporan harian, absensi online, atau sistem monitoring lainnya,” jelas Santosa.

Tak hanya itu, Santosa juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada ASN melalui kebijakan WFH harus dijaga dengan baik. Jika disalahgunakan, bukan tidak mungkin kebijakan tersebut akan dievaluasi atau bahkan dicabut.

“Ini soal kepercayaan. Kalau disalahgunakan, tentu akan jadi bahan evaluasi. Kita tidak ingin kebijakan yang sebenarnya baik justru gagal karena ulah segelintir oknum,” ujar Santosa.

Santosa juga mengajak seluruh ASN di Kabupaten Sintang untuk menunjukkan profesionalisme dalam bekerja, baik saat berada di kantor maupun ketika menjalankan WFH. Ia menilai, perubahan sistem kerja ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja, bukan sebaliknya.

“Kita ingin ASN di Sintang ini benar-benar profesional dan berintegritas. Dimanapun bekerja, output-nya harus tetap maksimal,” pungkas Santosa. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Tahun Menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Ini Fokus Utama Sutarmidji-Ria Norsan

    Lima Tahun Menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Ini Fokus Utama Sutarmidji-Ria Norsan

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dihadapan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalbar periode 2018-2023, Sutarmidji-Ria Norsan menyampaikan visi dan misinya selama lima tahun kedepan. Ada pun beberapa visi yang mesti direalisasikan Sutarmidji – Ria Norsan selama lima tahun kedepan adalah: Terwujudnya kesejahteraan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat melalui percepatan pembangunan infrastruktur […]

  • Catat! 5 Desember Bupati Cup 2024 Dimulai
    OPD

    Catat! 5 Desember Bupati Cup 2024 Dimulai

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai upaya mencari talenta muda dalam olahraga sepakbola, Pemerintah Kabupaten Sintang akan menggelar turnamen sepakbola Bupati Cup 2024 Tingkat Kabupaten Sintang pada 5 Desember 2024 mendatang. Para pemain yang berasal dari 14 kecamatan diharapkan dapat mempersiapkan diri. Hal inipun diungkapkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sintang, Hendrika ketika ditemui sejumlah […]

  • Kata Hendrika: Peringatan Hari Sumpah Pemuda Digelar di Indoor Apang Semangai
    OPD

    Kata Hendrika: Peringatan Hari Sumpah Pemuda Digelar di Indoor Apang Semangai

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang melaksanakan rapat persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (19/10/2023). Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan akan melaksanakan upacara hari sumpah pemuda ke-95 dilaksanakan di Indoor Apang Semangai, karena bertepatan […]

  • Pj Bupati Minta Pupuk Subsidi Disalurkan Tepat Sasaran

    Pj Bupati Minta Pupuk Subsidi Disalurkan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail melakukan peninjauan ketersediaan pupuk bersubsidi di Toko Kampung Tani, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (10/7/2024). Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Ismail mengatakan Dinas Pertanian berupaya agar ketersediaan pupuk subsidi dapat stabil dalam memenuhi kebutuhan para petani yang tersebar di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah. Dimana […]

  • Wujudkan WBK dan WBBM, Pemkot Perketat Pengawasan

    Wujudkan WBK dan WBBM, Pemkot Perketat Pengawasan

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak merupakan salah satu daerah yang mendapat arahan dari pemerintah pusat untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar workshop pendidikan anti korupsi dan saber pungli Kota Pontianak tahun 2020 di Hotel Kapuas […]

  • Sintang Gelar Lomba Bikin Cinderamata
    OPD

    Sintang Gelar Lomba Bikin Cinderamata

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Panitia Kelam Tourism Festival 2023 memeriahkan kegiatan dengan menggelar lomba membuat cinderamata, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika menjelaskan bahwa untuk lomba membuat cinderamata ini akan dipusatkan di Galeri Motor Bandung. “Lomba membuat cinderamata khas Kabupaten Sintang ini akan dilaksanakan pada 2 November 2023. Biaya pendaftaran hanya 50 ribu dan […]

expand_less