Santosa Apresiasi Polres Sintang Gagalkan Peredaran 57 Kg Sabu: Lawan Narkoba Tanpa Kompromi
- calendar_month Jum, 20 Mar 2026
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Sintang, Santosa
LensaKalbar – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Sintang atas keberhasilan mereka menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 57 kilogram. Penangkapan ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar di wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa tahun terakhir dan dianggap sebagai langkah tegas aparat dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.
Menurut politisi Partai PKB, keberhasilan tersebut menunjukkan profesionalisme serta komitmen Polres Sintang dalam menindak jaringan narkoba yang kompleks dan terorganisir.
“Ini bukan cuma soal angka atau barang bukti, tapi soal menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba yang bisa menghancurkan masa depan mereka,” ujar Santosa.
Santosa menekankan, keberhasilan aparat harus diikuti dengan sinergi yang kuat antara penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. Ia menilai edukasi anti-narkoba secara berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas menjadi kunci pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Santosa juga menyoroti fakta bahwa peredaran narkoba di Bumi Senentang semakin canggih dan masif, dengan jaringan yang berpotensi masuk hingga pelosok desa.
“Penegakan hukum harus terus konsisten. Tidak ada kompromi bagi pengedar yang mencoba merusak masa depan generasi kita,” tegas Santosa.
Santosa berharap keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan prestasi aparat, tetapi juga peringatan keras bagi para pengedar.
Olehkarenanya, Santosa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, aktif melaporkan hal mencurigakan, dan mendukung program pencegahan narkoba yang dijalankan pemerintah serta aparat keamanan.
Penangkapan 57 kilogram sabu ini dianggap sebagai momentum penting dalam upaya pemberantasan narkoba di Sintang, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat keamanan yang bekerja di garda terdepan.
“Kami harap pemberantasan narkoba harus dilakukan tanpa henti, karena dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang ditimbulkan jauh lebih besar daripada risiko bagi mereka yang menegakkan hukum,” pungkas Santosa. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar