Breaking News
light_mode

Revolusi Industri 4.0, Tantangan Baru Dunia Pendidikan

  • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dunia pendidikan saat ini memasuki babak baru. Pasalnya revolusi industri 4.0 membwa tantangan yang begitu kompleks.

Olehkarenanya, dunia pendidikan dituntut berkerja keras dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam membangun  kualitas karakter, kemampuan, literasi, dan kompetensi.

Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebutkan bahwa ada 6 jenis literasi yang harus dibangun bersamaan seperti, literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi finansial, literasi sains, literasi budaya dan kewarganegaraan, serta literasi digital.

“Keterampilan olahraga dan seni masuk  di antara 6 jenis literasi tersebut,” kata Bupati Jarot memberikan sambutanya saat membuka secara resmi kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Sintang tahun 2019 di Stadion Baning Sintang, Senin (29/4/2019).

Selain itu, kata Jarot, para siswa/i se-Kabupaten Sintang patut bersyukur dan berbangga dapat mengasah keterampilan dan literasi olahraga dan seni melalui event olimpiade olahraga dan festival seni yang di helat selama 2 hari ini.

“Tentu saja hasilnya akan terjaring secara kompetitif berbagai bakat, talenta dan kemampuan anak-anak didik kita, sehingga mereka mampu mencapai prestasi dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki,” jelasnya.

Karakter anak-anak yang berbakat, menurut Jarot adalah sehat, cerdas, siap bersaing, dan optimis.  Hal tesebut dinilainya dapat menjadi modal utama  pembangunan daerah yang sangat diharapkan dalam mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas sebagai komponen visi pembangunan kita.

Olehkarenanya, Jarot berpesan kepada para peserta untuk menampilkan semua bakat dan kemampuan di bidang olahraga dan seni di event olimpiade ini, sehingga prestasi olahraga dan seni dalam kegiatan ini dapat di raih dengan maksimal.

Begitu juga dengan seluruh kepala sekolah diharapkan agar terus menanamkan nilai spirit bersaing kepada para anak didiknya sehingga kesempatan lomba ini dapat mengukur keberhasilan pendampingan masing-masing.

“Menang dan kalah harus dapat diterima dengan jiwa besar. Karena disini diajarkan tentang nilai sportifitas dan nilai kompetisi. Melalui dua nilai tersebut, ke depan kalian akan terbiasa menghadapi berbagai tantangan sehingga kalian akan siap menjadi pemenang dalam kehidupan ini,”pesanya kepada para peserta.

Semenatara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan, kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Sintang tahun 2019 di laksanakan selama dua hari yakni 29-30 April 2019 dengan diikuti oleh 397 peserta yang terdiri dari 290 orang atlit dan 107 official atau pelatih dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang yakni Kecamatan Sintang, Dedai, Binjai Hulu, Tempunak, Ketungau Hilir, Sungai Tebelian, Kelam Permai, Kayan Hilir, Kayan Hulu dan Sepauk. Sementara ada 4 kecamatan yang tidak ikut serta yakni Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Serawai dan Ambalau.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa dalam bidang olahraga dan seni,” ujarnya.

Dalam membina dan mempersiapkan olahragawan berprestasi sejak dini, tambah Lindra, perlu ruang dan wadah yang mesti disiapkan sejak dini, sehingga mereka menggemari seni sejak dini dan tumbuhnya jiwa sportivitas.

“Memberikan wadah untuk berkreasi dan beprestasi sehingga nanti mereka yang juara akan di ikut pada tingkat selanjutnya yakni provinsi bahkan nasional,”kata Lindra.

Lindra menambahkan untuk cabang olahraga yang di pertandingkan yakni atletik putra/putri, renang putra/putri, bulu tangkis putra/putri, pencak silat putra/putrid an karate putra/putri. Sementara untuk cabang seni yang di perlombakan yaitu menyanyi tunggal, lomba menari, lomba gambar bercerita, pantomin dan lomba kriya anyam.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, unusr OPD Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya. (Dex/Hms)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan Tabung Oksigen dari Pengusaha Kalbar ke “Rumah Zakat”

    Serahkan Tabung Oksigen dari Pengusaha Kalbar ke “Rumah Zakat”

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan bantuan tabung oksigen sebanyak 5 tabung berukuran besar 6 M³ dan 20 tabung berukuran kecil 1 M³ kepada Rumah Zakat Kalbar. Bantuan ini disalurkan melalui Rumah Zakat kepada masyarakat yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), lantaran terinfeksi Covid-19, Jumat (30/7/2021). Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menjelaskan bahwa bantuan ini […]

  • Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa

    Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Baru pertama mulai dibuka, Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa di Halaman Parkir A Yani Mega Mall sudah dijejali para pengunjung. Para penggemar durian tampak sibuk memilih-milih durian yang didominasi Durian Jemongko. Mulai dari orang tua hingga anak-anak menikmati durian di stand yang ada di festival itu. Festival digelar mulai tanggal 6 – […]

  • Wagub Sebut Angka Stunting di Sintang, Melawi, KKR, dan Sambas Masih Tinggi

    Wagub Sebut Angka Stunting di Sintang, Melawi, KKR, dan Sambas Masih Tinggi

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Setda Kabupaten Mempawah, Rohmat Effendy mewakili Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Provinsi se- Kalimantan Barat Tahun 2022. Dengan mengusung tema ‘Implementasi Konvergensi Lintas Sektor Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Barat Tahun 2022’. Kegiatan dibuka secara resmi Wakil Gubernur […]

  • Per Hari Ratusan Warga Mempawah Buat e-KTP

    Per Hari Ratusan Warga Mempawah Buat e-KTP

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembuatan Kartu Tanda Pendidikan Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Mempawah meningkat drastis. Dari sebelumnya hanya sekitar 20 hingga 25 orang per hari yang melakukan perekaman, menjadi 100 orang per hari, bahkan lebih. “Setiap harinya, jumlah warga yang merekam e-KTP semakin meningkat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah, Iis Iskandar, kemarin. […]

  • Lewat Festival, Pemkot Angkat Potensi Buah Lokal

    Lewat Festival, Pemkot Angkat Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 40 jenis buah-buahan lokal asal Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar ditampilkan pada Festival Buah-buahan Lokal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak di Taman Alun Kapuas, Jumat (31/1/2020). Festival yang bertemakan Eksotika Buah Khatulistiwa digelar mulai tanggal 31 Januari hingga 2 Februari 2020. Wali […]

  • Ini Tiga Undang-undang Melindungi Anak Dari Kekerasan…

    Ini Tiga Undang-undang Melindungi Anak Dari Kekerasan…

    • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anak-anak di Kota Pontianak harus berani melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila mengalami kekerasan yang mengancamnya. Sebab, anak dilindungi oleh tiga Undang-undang: Undang-undang (UU) Perlindungan Anak UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan UU Tindak Perdagangan Orang “Jangan takut lagi ya. Karena kalau ada kekerasan yang mengancamnya anak dapat dilindungi dengan tiga Undang-undang tersebut,” […]

expand_less