Breaking News
light_mode

Raperda Ketenagakerjaan, Toni: Perusahaan Sawit Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

  • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – DPRD Kabupaten Sintang mulai mengirim sinyal tegas kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya. Melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal, Panitia Khusus (Pansus) 1 menegaskan tidak akan lagi memberi ruang kompromi dalam hal serapan tenaga kerja lokal.

Ketua Pansus 1 DPRD Sintang, Toni, menegaskan regulasi ini bukan imbauan, melainkan instrumen yang akan “memaksa” perusahaan patuh terhadap kewajiban sosialnya.

“Persentase tenaga kerja lokal akan diatur jelas, baik di pabrik maupun di kebun. Ini bukan lagi wacana, tapi akan kita kunci dalam Perda,” tegas Toni, Selasa (7/4/2026), usai rapat kerja dengan perusahaan perkebunan di Kantor DPRD Sintang.

Langkah ini sekaligus menjadi alarm bagi perusahaan yang selama ini dinilai belum maksimal memberi ruang bagi tenaga kerja lokal, terutama pada posisi-posisi strategis.

DPRD menilai, dominasi tenaga kerja dari luar daerah masih menjadi persoalan laten di tengah melimpahnya sumber daya manusia lokal.

Di sisi lain, klaim Pemerintah Kabupaten Sintang yang menyebut serapan tenaga kerja lokal sudah menembus angka 75 persen justru tak langsung dipercaya. DPRD memilih bersikap kritis, bahkan cenderung skeptis.

“Kita tidak mau angka ini hanya jadi laporan manis. Pansus akan turun langsung ke lapangan untuk cek fakta. Kalau tidak sesuai, tentu akan jadi catatan serius,” kata Toni dengan nada tegas.

Raperda ini diposisikan sebagai koreksi terhadap praktik lama yang dinilai timpang, di mana masyarakat lokal sering hanya menjadi penonton di tengah ekspansi industri sawit di wilayahnya sendiri.

Namun DPRD juga sadar, realitas industri tidak bisa diabaikan. Soal jabatan dan posisi tertentu yang membutuhkan kompetensi khusus, akan diatur lebih teknis melalui Peraturan Bupati (Perbup). Artinya, ruang profesional tetap dijaga, tetapi tanpa mengorbankan hak tenaga kerja lokal.

“Perusahaan boleh bicara kompetensi, tapi tidak bisa lagi mengabaikan tenaga kerja lokal. Perda ini akan jadi garis tegasnya,” pungkas politisi Partai Golkar. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Terima Hasil Penetapan Caleg Terpilih

    Sekda Terima Hasil Penetapan Caleg Terpilih

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam menerima berkas hasil Pemilihan Umum Legislatif dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kubu Raya di Ruang Rapat Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (20/8/2019). Ketua KPU Kabupaten Kubu Raya Karyadi menuturkan, sesuai dengan tahapan setelah penetapan calon legislatif terpilih yang dilakukan KPU beberapa waktu […]

  • KSP dan AJI Gelar Pelatihan Entry Satu Data

    KSP dan AJI Gelar Pelatihan Entry Satu Data

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak bekerjasama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia dan Aliansi Jurnalis Independen (AJl) menggelar Pelatihan Entry Satu Data Kota Pontianak di lingkungan Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Rabu (7/8/2019). Pelatihan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Wali Kota […]

  • Bupati Erlina Nyoblos Pemilu 2024 di TPS 08 Kelurahan Terusan

    Bupati Erlina Nyoblos Pemilu 2024 di TPS 08 Kelurahan Terusan

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Proses Pemilihan Umum Tahun 2024 yang dilaksanakan pada 14 Februari ini disambut dengan suka cita oleh masyarakat, begitu juga dengan Bupati Mempawah, Hj Erlina yang melaksanakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 08 Kelurahan Terusan, Rabu pagi (14/2/2024). Bupati Erlina berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu tahun 2024, dengan mendatangi […]

  • Alamak…! 26 Kg Sabu Kembali Masuk ke Kalbar

    Alamak…! 26 Kg Sabu Kembali Masuk ke Kalbar

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) melakukan perss conference terkait pengungkapan jaringan Narkoba internasional, Senin (26/8/2019) di Loby Mapolda Kalbar. Ada tiga tersangka berhasil diamankan Polda Kalbar. Sementara barang buktinya sebanyak 26 Kg Narkoba jenis sabu-sabu. Berdasarkan hasil pengakuan ketiga tersangka, barang haram itu berasal dari negara tetangga (Malaysia,red). Gubernur Kalbar, H Sutarmidji […]

  • Bupati Erlina Motivasi Kafilah Mempawah, Targetkan Juara Umum Ketujuh MTQ Kalbar

    Bupati Erlina Motivasi Kafilah Mempawah, Targetkan Juara Umum Ketujuh MTQ Kalbar

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina menunjukkan dukungan penuh kepada Kafilah Kabupaten Mempawah yang akan berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Setibanya di Kota Putussibau, Minggu (14/9/2025), Bupati Erlina langsung menyambangi tempat tinggal para kafilah bersama Wakil Bupati Juli Suryadi, Ketua TP PKK Rosnilawati, Sekda Ismail yang juga Ketua LPTQ, serta […]

  • Disela Kegiatan WKRI, Norsan dan Erlina Perkenalkan Diri

    Disela Kegiatan WKRI, Norsan dan Erlina Perkenalkan Diri

    • calendar_month Sen, 11 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kabupaten Mempawah, H Ria Norsan, Senin (11/12) menghadiri kegiatan silaturahmi Wanita Kristen Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Mempawah, di Gedung Serbaguna, Desa Pak Utan, Kecamatan Toho. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mempawah itu tidak sendiri, ia didampingi sejumlah kepala SKPD Kabupaten Mempawah dan Ketua PKK Kabupaten Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan. Dalam kesempatan tersebut, […]

expand_less