Breaking News
light_mode

Persyaratan Sudah Final, Hikman Sudirman Bingung Kok Belum Terealisasi?

  • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Realiasi pemekeran empat kecamatan baru di Kabupaten Sintang dipertanyakan. Bahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mengaku bingung ihwal tersebut hingga saat ini belum terealisasi.

Padahal, menurut Anggota DPRD Sintang, Hikman Sudirman, pemekaran untuk empat kecamatan baru di Kabupaten Sintang sudah final hingga ke tingkat pemerintah pusat (Pempus). Sayangnya, ihwal itu belum dapat direalisasikan.

“Sampai sekarang realisasi dari pemerintah belum ada kepastian. Nampaknya ini terkendala di Kabupaten. Apakah itu memang alasanya belum memenuhi syarat. Tetapi, tetapi ketika kita konfirmasi kemarin, segala peta dan batas desa kan dari kementerian sudah turun dan sudah final,” kata Hikman Sudirman, kepada Lensakalbar.co.id, Senin (21/10/2019).

Menurut Sudirman, legislatif selalu mengawal prosesnya. Bahkan tiga tahun belakangan ini DPRD Sintang selalu menganggarkannya agar cepat terealisasi.

“Kalau masalah anggaran untuk di dewan sudah tiga tahun belakangan ini selalu dianggarkan terus, cuma pelaksanaannya kita kembali lagi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang lagilah,” bebernya.

Legislator Partai Demokrat inipun menepis apabila pemerintah beralasan soal batas desa yang menghambat realisasinya empat calon kecamatan baru di Kabupaten Sintang. Pasalnya ihwal tersebut sudah final dan tidak ada masalah lagi.

“Masalah batas itu kemarin sudah final. Bahkan informasinya, pihak kementerian juga sudah mengeluarkan kode wilayah untuk empat kecamatan baru itu. Tapi, soal kenapa realisasinya belum sampai sekarang, kita juga belum tahu letak persoalannya dimana,” katanya.

Kendati demikian, Legislator Dapil Kayan Hulu-Kayann Hilir inipun memastikan bakal mengawal proses pemekaran calon empat kecamatan baru ini hingga selesai dan terealisasi.
Sebab, pemekaran tersebut dinilainya sangat penting. Selain berdampak pada tingkat perekonomian masyarakat setempat. Juga memperpendek monbilitas masyarakat setempat dalam mendapatkan pelayanan publik di wilayah itu.

“Jadi, masyarakat kita selalu berharap kecamatan baru ini terealisasi. Barang inikan kembali lagi ke pemerintah bukan di dewan lagi. Kalau di dewan tugas kami sudah selesai,” pungkasnya. (Dex)

Adapun empat calon kecamatan baru yang persyaratannya sudah final, menurut Hikman Sudirman, adalah:

  • Kecamatan Inggar
  • Kecamatan Sintang Barat
  • Kecamatan Tontang
  • Kecamatan Bukit Mangat
  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambahan 100 Tabung Oksigen Mampu Betahan 1 Sampai 2 Hari

    Tambahan 100 Tabung Oksigen Mampu Betahan 1 Sampai 2 Hari

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keluhan rumah sakit di Kabupaten Mempawah dan sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terkait menipisnya stok oksigen bagi para pasien infeksi Covid-19, terjawab. Sebanyak 100 tabung oksigen didistribusikan ke RSUD Rubini Mempawah. Tetapi tambahan ini hanya dapat bertahan 1 atau 2 hari saja. Hal inipun diungkapkan Direktur RSUD Rubini Mempawah, David Sianipar ketika mendampingi […]

  • Resmikan Rumah Adat Bugis, Wali Kota: Perkaya Khasanah Budaya di Pontianak

    Resmikan Rumah Adat Bugis, Wali Kota: Perkaya Khasanah Budaya di Pontianak

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satu lagi rumah adat yang memperkaya khasanah budaya di Kota Pontianak. Rumah Adat Bugis Saoraja Aliri Mpero nama rumah adat yang berlokasi di Komplek Alpokat Lestari Permai Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat. Rumah adat itu berdiri megah dengan ornamen khas Suku Bugis. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik dibangunnya Rumah […]

  • Usai Karhutla, Kalbar Bersiap Hadapi Bencana Banjir dan Longsor

    Usai Karhutla, Kalbar Bersiap Hadapi Bencana Banjir dan Longsor

    • calendar_month Jum, 20 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan kabut asap, Pemerintah Provinsi Kalintan Barat kini bersiap menghadapi bencana banjir dan longsor. Hal itu karena wilayah Kalbar sudah memasuki musim hujan. “Kabut asap sudah berlalu, maka ancaman rawan bencana Kalbar selanjutnya adalah banjir kemudian tanah longsor. Setiap waktu kita dikirimi data tentang potensi tanah […]

  • Komitmen Susun RDTR dengan Maksimal

    Komitmen Susun RDTR dengan Maksimal

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyepakatan Deliniasi Wilayah Perencanaan Penyusunan RDTR di Kecamatan Jongkat. FGD yang berlangsung di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah tersebut menindaklanjuti penandatanganan pakta integritas yang dilakukan Bupati Mempawah, Hj Erlina pada tanggal 9 Agustus 2023 lalu. FGD dibuka langsung Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad […]

  • Tak Ada STTP, Dua Caleg Nasdem Dipanggil Bawaslu

    Tak Ada STTP, Dua Caleg Nasdem Dipanggil Bawaslu

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • 0Komentar

    BLensaKalbar – Belum lama ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang memanggil dua calon anggota legislatif (Caleg) Provinsi Kalbar dan calon anggota legislatif (Caleg) Kabupaten Sintang. Keduanya berasal dari Partai Nasdem. Diduga, kedua caleg Nasdem itu melakukan kegiatan kampanye, di Desa Riam Kijang, Kecamatan Tebelian, tanpa mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). “Sudah kita panggil. […]

  • Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana, Upaya Dini Tanggulangi Bencana

    Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana, Upaya Dini Tanggulangi Bencana

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kelurahan menjadi ujung tombak dalam upaya penanggulangan bencana. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak menggagas pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana di Kecamatan Pontianak Utara. Kelurahan Tangguh Bencana merupakan kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan dengan segera dari dampak […]

expand_less