Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Digital Anak
- calendar_month Sen, 16 Mar 2026
- comment 0 komentar

Senen Maryono, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Orang tua diminta untuk tidak lengah dalam mengawasi aktivitas anak di media sosial di tengah derasnya arus digital yang kian sulit dibendung. Pengawasan yang lemah dinilai membuka celah besar bagi anak untuk terpapar konten negatif, mulai dari perundungan siber, pornografi, hingga potensi kejahatan daring.
Imbauan ini disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono sebagai respons atas meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan anak dan remaja yang tidak selalu diiringi dengan literasi digital yang memadai.
Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi jika tidak diimbangi dengan peran aktif orang tua dalam mendampingi dan mengontrol aktivitas daring anak.
“Orang tua harus hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam ruang digital anak. Jangan sampai anak dibiarkan bebas tanpa pengawasan karena dampaknya bisa sangat serius,” tegas Senen Maryono.
Senen Maryono menekankan, media sosial ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, memberikan manfaat sebagai sarana komunikasi dan edukasi, namun di sisi lain juga menyimpan ancaman yang tidak bisa dianggap remeh. Anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan dinilai belum memiliki kemampuan penuh untuk menyaring informasi yang mereka konsumsi.
Selain itu, fenomena kecanduan gawai juga menjadi perhatian serius. Banyak anak yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar tanpa kontrol yang jelas, sehingga berdampak pada kesehatan mental, menurunnya prestasi belajar, hingga terganggunya interaksi sosial di dunia nyata.
Orang tua diharapkan tidak hanya membatasi, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Pendekatan yang komunikatif dinilai lebih efektif dibandingkan larangan semata, karena anak akan merasa dilibatkan dan lebih memahami risiko yang ada.
“Edukasi sejak dini sangat penting. Anak harus diberi pemahaman tentang mana yang boleh dan tidak boleh diakses. Ini bukan sekadar melarang, tapi membimbing,” kata politisi Partai PAN.
Di sisi lain, peran pemerintah dan sekolah juga dinilai penting dalam memperkuat literasi digital bagi anak dan orang tua. Sosialisasi serta edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu membentuk generasi yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
“Dengan pengawasan yang konsisten dan komunikasi yang baik, kami yakin setiap orang tua mampu menjadi benteng utama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di dunia maya. Jika tidak, maka risiko yang ditimbulkan bukan hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga dapat memengaruhi masa depan anak secara keseluruhan,” pungkas Senen Maryono. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar