Breaking News
light_mode

Open Turnamen Nanga Dedai Cup, Jangan Gaduh Ya…

  • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Desa Nanga Dedai memiliki pengalaman buruk selama mengikuti pertandingan sepakbola. Olehkarenanya, pada Open Turnamen Nanga Dedai Cup yang dibuka secara resmi oleh Anggota DPRD Sintang, Syahroni, diharapkan tidak terjadinya kegaduhan yang dapat menganggu kamtibmas.

“Jangan gaduh ya. Karena pertandingan ini akan kami pantau hingga selesai. Ciptakan situasi aman, nyaman dan kondusif,” pesan Camat Dedai, Subendi, saat memberikan sambutanya pada pembukaan Turnamen Nanga Dedai Cup, Minggu (21/10/2018).

Kemudian, tambah Camat Dedai, selama pertandingan diharapkan peserta menjunjung tinggi sportifitas. Apalagi, Turnamen Nanga Dedai Cup ini kali pertama dibuka di Desa Nanga Dedai.

“Tunjukan cara bermain yang profesional dan menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan. Karena, kita akan mencari bibit pemain yang akan diikuti sertakan dalam pertandingan Bupati Cup Ke-3 pada Desember mendatang,” kata Camat.

Di tempat yang sama,  Anggota DPRD Sintang, Syahroni menyatakan acara yang digelar hari ini sempat tertunda karena kondisi alam di musim penghujan yang mengakibatkan banjir.

“Alhamdulillah hari ini dapat kita buka secara resmi,” kata Syahroni ketika membuka secara resmi Open Turnamen Nanga Dedai Cup, di lapangan sepakbola Desa Nanga Dedai, Kecamatan Dedai.

Syahroni berharap pertandingan sepakbola ini, dapat menghasilkan bibit-bibit pemain yang berprestasi, sehingga dapat kita tampilkan pada Turnamen Bupati Cup Ke-3 pada Desember mendatang.

“Jadilah pemain terbaik dan berprestasi, sehingga dapat direkrut menjadi pemain yang mewakili Kecamatan Dedai pada Bupati Cup Ke-3,”harapnya.

Semua pihak baik itu pemain maupun sporter, kata Syahroni, diharapkan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas di Desa Nanga Dedai.

“Mari sama-sama kita jaga kondusifitas Nanga Dedai ini dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat menganggu kamtibmas,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Turnamen Nanga Dedai Cup, Gunawan mengatakan ada 35 tim kesebelasan yang mengikuti pertandingan Turnamen Nanga Dedai Cup.

“Ada 35 tim yang akan bertanding di Desa Nanga Dedai. Ini pertandingan open pertama kalinya digelar. Jadi kita harapkan semua tim kesebelasan dapat bermain dengan profesional dan menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
(Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Futsal Student League 2023 Dimulai, Bupati Jarot: Junjung Tinggi Sportivitas

    Futsal Student League 2023 Dimulai, Bupati Jarot: Junjung Tinggi Sportivitas

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pertandingan Futsal Student League 2023 dimulai, Senin (9/10/2023). Kegiatan tersebut diikuti pelajar se-Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang. Bupati Sintang, Jarot Winarno yang membuka langsung kegiatan tersebut berpesan kepada para tim yang mengikuti Futsal Student League 2023, agar junjung tinggi sportivitas dan tetap semangat dalam melaksanakan pertandingan. […]

  • Berharap Musprov PPDI Hasilkan Program Strategis Membangun Desa

    Berharap Musprov PPDI Hasilkan Program Strategis Membangun Desa

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi membuka kegiatan Musprov Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Aula Wisma Nusantara, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (30/10/2022). Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi mengatakan, bahwa di lingkungan pemerintah desa ada berbagai organisasi yang menaungi desa dengan tujuan menyatukan persepsi dan misi dalam rangka memberikan pelayanan masyarakat […]

  • Pemkot Pontianak Usulkan Lima Raperda

    Pemkot Pontianak Usulkan Lima Raperda

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyampaikan usulan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Lima Raperda itu adalah tentang perubahan atas Perda Nomor 10 tahun 2016 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, retribusi jasa umum, pengelolaan barang milik daerah, dan ketertiban umum. “Penyampaian kelima rancangan perda ini merupakan tindak lanjut dari program pembentukan […]

  • Sekda Minta Antar OPD Kompak Tekan Kemiskinan di Sintang

    Sekda Minta Antar OPD Kompak Tekan Kemiskinan di Sintang

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus meminta kepada seluruh pimpinan organisasi perangkt daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memperkuat kekompakkan dan sinergitas dalam menekan angka kemiskinan. “Saya mohon sinergitas tiap OPD dalam penanganan kemiskinan, karena ini menjadi beban kita semua,” kata Sekda Sintang, Kartiyus ketika mendampingi Bupati Sintang, Jarot Winarno memimpin […]

  • Pemkot Pontianak Terapkan Tanda Tangan Digital

    Pemkot Pontianak Terapkan Tanda Tangan Digital

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya percepatan pelayanan administrasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai menerapkan tanda tangan digital. Saat ini, tanda tangan digital sudah diterapkan dalam perizinan yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Hidayati mengatakan, dengan penerapan tanda tangan digital […]

  • Pemkot Akan Bangun Fasilitas Publik Layak Lansia

    Pemkot Akan Bangun Fasilitas Publik Layak Lansia

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usia produktif di Indonesia yang telah ditetapkan pemerintah adalah usia 18 hingga 55 tahun. Tapi, tidak sedikit juga warga lanjut usia (Lansia) yang usianya di atas 70 tahun yang masih produktif. Rerata usia harapan hidup warga Pontianak kisaran 72,4 tahun. Untuk meningkatkan usia harapan hidup, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mempunyai beberapa program bagi […]

expand_less