Harga BBM Subsidi Tetap, Kusnadi Nilai Pemerintah Peka terhadap Kondisi Masyarakat
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Sintang, Kusnadi
LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memutuskan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada 1 April 2026.
Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih dalam tahap pemulihan.
Kusnadi menyampaikan bahwa kebijakan tersebut sangat tepat, mengingat kenaikan harga BBM subsidi berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, terutama kebutuhan pokok dan biaya transportasi masyarakat.
Menurut politisi Partai PKB, dengan tidak adanya kenaikan harga, pemerintah telah membantu menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
“Kita patut mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Ini keputusan yang bijak, karena kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih. Jika BBM naik, tentu akan berdampak pada harga kebutuhan lainnya,” ujar Kusnadi.
Kusnadi menambahkan, stabilitas harga BBM subsidi sangat penting bagi masyarakat di daerah, khususnya di Kabupaten Sintang, yang sebagian besar warganya masih bergantung pada sektor pertanian dan usaha kecil. Kenaikan harga BBM, kata dia, akan langsung berimbas pada biaya produksi dan distribusi hasil pertanian.
Selain itu, Kusnadi juga menilai keputusan tersebut turut meredam potensi keresahan di tengah masyarakat yang sebelumnya sempat diwarnai isu kenaikan harga BBM per 1 April. Dengan adanya kepastian dari pemerintah, masyarakat kini dapat lebih tenang dan fokus menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Kita melihat beberapa waktu lalu sempat beredar isu kenaikan BBM yang membuat masyarakat khawatir. Tapi dengan keputusan ini, tentu memberikan kepastian dan ketenangan bagi masyarakat,” kata Kusnadi.
Kusnadi berharap pemerintah pusat terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan energi nasional secara berkala, termasuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi harus diperketat agar benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
“Ke depan, kita berharap distribusi BBM subsidi ini bisa lebih tepat sasaran. Jangan sampai ada penyalahgunaan atau justru tidak sampai kepada masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan,” tegas Kusnadi.
Lebih lanjut, Kusnadi mendorong pemerintah untuk terus mencari solusi jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional, termasuk pengembangan energi alternatif yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, ketergantungan terhadap BBM subsidi perlu secara bertahap dikurangi dengan tetap mempertimbangkan kesiapan masyarakat.
“Kita mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi. Namun, transisi ke energi alternatif juga harus dilakukan secara bertahap dan terukur agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Kusnadi.
Di akhir pernyataannya, Kusnadi kembali menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus mengawal kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami di DPRD tentu akan terus mengawal kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Harapannya, setiap keputusan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat,” pungkas Ksunadi. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar