Breaking News
light_mode

Dugaan Limbah PT MKS Meluas, Komisi D Siap Sidak ke Lapangan

  • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dugaan kebocoran limbah milik PT Mitra Karya Santosa (PT MKS) yang mencemari aliran sungai hingga menjangkau lima desa di Kecamatan Ketungau Hulu memicu reaksi keras DPRD Kabupaten Sintang. Komisi D memastikan akan segera turun langsung ke lokasi dan tak menutup kemungkinan membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut tuntas kasus ini.

Sekretaris Komisi D DPRD Sintang, Jimi Manopo, menegaskan pencemaran tersebut bukan persoalan sepele, melainkan ancaman serius terhadap lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat.

“Kami pastikan akan segera turun ke lapangan. Ini tidak bisa dibiarkan. Pencemaran sungai menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Jimi Manopo, Selasa (7/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, limbah diduga bocor dari kolam penampungan PT MKS yang beroperasi di wilayah Noyan, Kabupaten Sanggau. Limbah tersebut kemudian mengalir hingga masuk ke wilayah Kabupaten Sintang, mencemari Sungai Saeh yang bermuara ke Sungai Ketungau.

Dampaknya meluas. Sedikitnya lima desa terdampak langsung, yakni Sungai Seria, Sepiluk, Empunak Tapang Keladan, Ujung Kempas, dan Sebadak. Warga di kawasan tersebut kini menghadapi krisis kualitas air, bahkan dilaporkan terjadi kematian ikan secara massal.

“Kalau kolam limbah sampai bocor, itu sudah pelanggaran serius. Dampaknya bukan hanya lingkungan, tapi juga ekonomi dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Jimi yang juga merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Ketungau mengaku prihatin sekaligus geram. Ia menilai kejadian ini menunjukkan adanya kelalaian dalam pengelolaan limbah perusahaan.

“Ini dapil saya. Saya tahu betul kondisi masyarakat di sana yang sangat bergantung pada sungai. Karena itu, kami akan cek langsung dan pastikan fakta di lapangan,” ujar Jimi Manopo.

Kemarahan warga pun tak terbendung. Berdasarkan dokumentasi yang beredar, ratusan ikan ditemukan mati mengapung di sungai. Warga bahkan telah melakukan aksi protes ke pihak perusahaan, menuntut pertanggungjawaban atas pencemaran yang terjadi.

“Warga sudah bergerak. Ini sinyal bahwa persoalan ini sudah di titik kritis,” ucap Jimi Manopo.

DPRD Sintang kini mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang, khususnya Bupati, untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan pencemaran tersebut.

“Kita minta ada tindakan nyata dari pemerintah daerah. Jangan sampai masyarakat terus jadi korban,” tegas Jimi Manopo.

Sebagai langkah lanjutan, DPRD membuka opsi pembentukan pansus guna menginvestigasi kasus ini secara menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan pelanggaran dan memastikan adanya sanksi bagi pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau diperlukan, kita bentuk pansus. Kasus ini harus dibongkar sampai tuntas,” pungkas Jimi Manopo. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Harap Program BPJS Ketenagakerjaan Sasar Guru Honorer, Nelayan dan Petani

    Sekda Harap Program BPJS Ketenagakerjaan Sasar Guru Honorer, Nelayan dan Petani

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, di ruang kerjanya, Selasa (28/6/2022). Audiensi tersebut dalam rangka membangun koordinasi dan mempererat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dan BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Ryan Gustaviana menyebutkan pertemuan yang dilakukan selain untuk mempererat sinergitas juga untuk memberikan apresiasi kepada Pemkab […]

  • Yustinus Ingatkan Sekolah Kelola Dana BOS dengan Transparan
    OPD

    Yustinus Ingatkan Sekolah Kelola Dana BOS dengan Transparan

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan, atau yang biasa dikenal sebagai Dana BOS, merupakan alokasi khusus non-fisik yang bertujuan mendukung biaya operasional non-personalia bagi satuan pendidikan, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Dana ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efektivitas kinerja sekolah dalam aspek pengajaran dan pembangunan infrastruktur sekolah. Yustinus, Kepala […]

  • Kapolres Minta Pengamanan Gudang Logistik KPU Sintang Diperketat
    OPD

    Kapolres Minta Pengamanan Gudang Logistik KPU Sintang Diperketat

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memastikan keamanan logistik jelang tahapan pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sintang tahun 2024, Kapolres Sintang melaksanakan pengecekan terhadap Gudang logistik KPU Sintang, Selasa (12/11/2024). Kedatangan Kapolres Sintang sendiri turut didampingi oleh Ketua KPU Sintang hingga Komisioner KPU. […]

  • Penerimaan Anggota Polri 2019, Midji: Jangan Gunakan Jasa Calo!

    Penerimaan Anggota Polri 2019, Midji: Jangan Gunakan Jasa Calo!

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Apabila telah lulus melewati seleksi penerimaan anggota Polri TA. 2019, diharapkan dapat menjadi sosok polisi yang dapat memberikan rasa aman, nyaman dan damai di tengah kehidupan masyarakat. Ihwal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas On The Road (PINTER) dan Pengambilan Sumpah Panitia, Orang Tua dan Peserta Seleksi Penerimaan Anggota […]

  • Wujudkan Sistem Penyuluh Pertanaian yang Berkualitas

    Wujudkan Sistem Penyuluh Pertanaian yang Berkualitas

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto membuka Lokakarya Persiapan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian sekaligus Menyerahkan Secara Simbolis Sarana Informasi Teknologi (IT) Dalam Mendukung Kostratani di Ruang Botani Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Kamis (1/4/2021). Hadir dalam pembuykaan lokakarya tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Elisa Gultom serta jajarannya, 35 orang peserta dan […]

  • Bupati Sintang Dukung Penertiban Knalpot Brong, 500 Unit Dimusnahkan

    Bupati Sintang Dukung Penertiban Knalpot Brong, 500 Unit Dimusnahkan

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Polres Sintang dalam menertibkan penggunaan knalpot brong di wilayah Kabupaten Sintang. Dukungan tersebut disampaikannya saat menghadiri pemusnahan knalpot brong hasil razia di Halaman Polres Sintang, Rabu (28/1/2026). Bupati Bala menegaskan penertiban dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, bukan untuk mengekang anak muda. Karena […]

expand_less