Breaking News
light_mode

Virus Corona, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Dinkes Sintang

  • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dunia belakangan ini sedang dikhawatirkan oleh sebaran virus misterius (Corona) yang baru-baru ini ditemukan di Wuhan, Cina.

Update terakhir, sebanyak 56 orang tewas akibat virus 2019-nCov, jenis baru dari coronavirus. 237 pasien berada dalam kondisi kritis dan ada 1.900 kasus yang telah ditemukan.Di Wuhan, China hingga saat ini belum dapat dikendalikan.

Hal ini menjadi kekhawatiran setiap negara. Termasuk Indonesia yang juga sangat mengkhawatirkan sebaran virus ini. Meski tidak masuk dalam daftar 13 negara terinfeksi itu, tapi Indonesia merupakan negara tetangga Malaysia. Dan, banyak warga negara asing (WNA) dari Malaysia dan China di Indonesia.

Pemerintah Indonesia sudah gencar melakukan langkah-langkah antisipasi. Termasuk di Kalimantan Barat sudah mengambil langkah antisipasi dan kesiapan.

Gurbernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji pun sudah menyarankan masyarakat tidak panik dan meminta membiasakan hidup sehat, selalu cuci tangan, istirahat yang cukup dan sering berolahraga.

Bahkan, Kemenkes RI mengaktifkan 100 rumah sakit rujukan sebagai bentuk mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan kasus virus corona.

Nah, di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) ada tiga rumah sakit rujukan yang ditunjuk untuk menangani penyebaran virus tersebut yakni, RS Soedarso, RS Abdul Aziz Singkawang, dan RS Ade M Djoen Sintang.

Olehkarenanya, semua pihak terutama intansi terkait diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkrit terkait virus tersebut.

“Pastinya kita harap kepada Dinas Kesehatan Sintang agar segera mengambil langkah pencegahan secara dini terkait virus ini. Apalagi, rumah sakit kita sudah ditunjuk sebagai salah satu RS yang direkomendasikan untuk penanganan dini virus corona,” kata Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa.

Selain itu, Santosa berharap masyarakat-nya dapat selalu waspada. Sebab, virus mematikan ini belum ditemukan obatnya. Dan penyebarannya sangat cepat.

“Hindari kontak dengan hewan-hewan yang bisa menyebarkan virus tersebut, seperti ular, kelelawar, dan lainnya. Terpenting, terus menjaga pola hidup sehat, berolah raga secukupnya, dan makan makanan yang sehat. Karena Sintang berbatasan langsung dengan negara tetangga (Malaysia). Jadi, kita wajib waspada dan mawas diri selalu,” pungkasnya.

Sementara, Senin (27/1/2020), Dinas Kesehatan Sintang menggelar press release kepada sejumlah awak media di Aula dr Mochtar Muluk.

Dalam press release, Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harrysinto Linoh menegaskan virus corona belum ditemukan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sintang.

Bahkan, Kadinkes Sintang ini menepis kabar adanya pasien terpapar virus corona yang ditangani RS Soedarso. “Di Indonesia, khsusnya Sintang belum ada ditemukan virus mematikan itu. Nah, untuk pasien yang dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar virus corona adalah hoaks,” tegas Kadinkes Sintang.

Walau demikian, Kadinkes Sintang mengimbau agar masyarakat selalu waspada. Sebab, Sintang berbatasan langsung dengan negara tetangga (Malaysia). Langkah antisipasi dini tentunya tetap diambil. Salah satunya mewaspadai orang yang baru berkunjung dari luar negeri.

Sebab, menurut dia, virus corona dapat terinfeksi apabila berinteraksi langsung dengan orang yang positif terpapar virus itu. Kemudian, pihaknya juga telah menyiapkan ruang penanganan khusus (isolasi) bagi pasien yang positif terpapar virus corona.

“RS Ade M Djoen kita salah satu rumah sakit rujukan yang ditunjuk Kemenkes RI untuk penanganan virus itu. Kemudian, RS Soedarso dan RS Abdul Aziz Singkawang juga direkomendasikan menangani kasus corona,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2019, Midji Optimis 246 Hektar Kawasan Kumuh Tuntas

    2019, Midji Optimis 246 Hektar Kawasan Kumuh Tuntas

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2017
    • 4Komentar

    LensaKalbar – Ada 246 hektar kawasan kumuh di Kota Pontianak. Kondisi itu pun diakui Wali Kota Pontianak, Sutarmidji sejak kali pertama ia menjabat pada tahun 2009 hingga 2017. Namun, Wali Kota Pontianak itu pun optimis permasalahan kawasan kumuh di Kota Pontianak diproyeksikan tuntas tahun 2019. “Akan tuntas di 2019. Tetapi harus dilakukan secara bersama-sama,” kata Sutarmidji, Wali […]

  • Kabid SDA PU Sintang jadi Tersangka Korupsi Embung

    Kabid SDA PU Sintang jadi Tersangka Korupsi Embung

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Sintang telah menetapkan tiga orang tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor), pada kegiatan jasa kontruksi pembangunan embung di Desa Landau Kodam, Kecamatan Kelam Permai. Ketiga tersangka Tipikor itupun, adalah Marselus selaku pemilik perusahaan Harry Nopiyanto sebagai Tim Teknis (Konsultan) Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Dinas PU Sintang, Suherman alias Fito […]

  • Bupati Bala Beri Dukungan Penuh untuk Kejari Sintang Raih Predikat WBBM 2025

    Bupati Bala Beri Dukungan Penuh untuk Kejari Sintang Raih Predikat WBBM 2025

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala memberikan dukungan penuh atas upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan birokrasi yang bersih. “Kami mendukung Kejari Sintang meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2025,” ujar Bupati Bala, Senin (21/4/2025). Dalam pernyataannya, Bupati Bala menyampaikan apresiasi atas capaian luar […]

  • Ismail Resmi Jabat Pj Bupati Mempawah

    Ismail Resmi Jabat Pj Bupati Mempawah

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat Gubernur Kalbar Horisson melantik dan mengambil sumpah janji Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail menjadi Penjabat Bupati Mempawah di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (16/4/2024). Pelantikan ini, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-881 Tahun 2024, Tanggal 29 Maret Tahun 2024. Ismail dilantik menjadi Pj. Bupati Mempawah menggantikan Erlina dan Almarhum […]

  • Pemkot Salurkan 1.264 Paket Beras Cadangan Pangan di Pontianak Timur dan Utara

    Pemkot Salurkan 1.264 Paket Beras Cadangan Pangan di Pontianak Timur dan Utara

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan menyalurkan bantuan cadangan pangan berupa beras 10 kilogram kepada 1.264 Kepala Keluarga (KK). Penyaluran tahap pertama dilakukan di dua kecamatan, yakni Pontianak Timur sebanyak 554 KK dan Pontianak Utara 710 KK. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, Rabu (29/10/2025). Bahasan […]

  • Hijaukan Kota Pontianak dengan Bunga Warna-warni

    Hijaukan Kota Pontianak dengan Bunga Warna-warni

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menanam bibit pohon tabebuya di pinggir halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (10/11/2020). Bantuan bibit pohon tabebuya sebanyak 30 pohon ini berasal dari Club Pecinta Lingkungan. Edi menerangkan, pohon tabebuya yang ditanam di Kota Pontianak sekitar 300 pohon. Selanjutnya akan ditanami di beberapa lokasi. Pohon tabebuya mirip […]

expand_less