Breaking News
light_mode

DPRD Sintang Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis, Minta Aparat Ungkap Motif Pelaku

  • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Agustinus Aci, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis KontraS.

Ia meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap motif di balik tindakan brutal yang dinilai mencederai nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Agustinus Aci menegaskan, tindakan penyiraman air keras bukan hanya kejahatan biasa, tetapi bentuk teror yang berpotensi membungkam kebebasan berekspresi dan perjuangan hak asasi manusia. Karena itu, ia mendesak pihak kepolisian untuk bergerak cepat, profesional, dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Ini tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan. Saya minta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan mengungkap motifnya secara terang benderang. Jangan sampai kasus ini menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat, khususnya para aktivis,” ujar Agustinus Aci.

Menurut Agustinus Aci, keberadaan aktivis sangat penting dalam menjaga kontrol sosial dan mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Jika aksi kekerasan seperti ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi kehidupan demokrasi di Indonesia.

Aguatinus Aci juga menekankan bahwa negara harus hadir memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, termasuk para aktivis yang kerap berada di garis depan dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

“Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi teror seperti ini. Perlindungan terhadap aktivis harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali,” tegas Agustinus Aci.

Agustinus Aci berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap seluruh jaringan atau pihak yang terlibat dalam insiden tersebut, sehingga memberikan efek jera dan memastikan rasa aman bagi masyarakat.

Di sisi lain, Agustinus Aci mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, sembari menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis ini kembali menjadi sorotan publik dan memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan para pejuang hak asasi manusia di tanah air. Oleh karena itu, penuntasan kasus ini dinilai menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum dan perlindungan terhadap kebebasan sipil di Indonesia. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasan Harap Badan Ad Hoc Sukseskan Pemilu 2024

    Bahasan Harap Badan Ad Hoc Sukseskan Pemilu 2024

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak di Indonesia pada tanggal 14 Februari 2024. Sedangkan untuk tahapan Pemilu sudah dimulai dari tahun ini. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menerangkan, salah satu prosedur yang harus dilaksanakan sebelum menjalankan proses Pemilu adalah pembentukan Badan Ad Hoc, sebuah badan yang akan […]

  • Hadir di 8 Musrenbang Kecamatan, Ronny: Banyak Aspirasi Pembangunan dan Harapan yang Ditampungnya

    Hadir di 8 Musrenbang Kecamatan, Ronny: Banyak Aspirasi Pembangunan dan Harapan yang Ditampungnya

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ada yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, khususnya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Tahun sebelumnya, hanya beberapa anggota dewan tampak antusias hadir dalam kegiatan Musrenbang kecamatan. Namun di era kepemimpinan Florensius Ronny sebagai Ketua DPRD, antusias itu merata. Bahkan 45 anggota dewan tampak hadir di 14 kecamatan yang ada di […]

  • Bupati Erlina Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah

    Bupati Erlina Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pengelolaan sampah dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah di Jakarta, Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup 2025 Expo dan Forum yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina menegaskan […]

  • Dukung Gerakan Pangan Murah

    Dukung Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman mengapresiasi langkah pemerintah daerah dengan menggelar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan tersebut, dinilai legislatif dapat memberikan akses pangan yang terjangkau kepada masyarakat, mengurangi beban ekonomi, dan mengendalikan laju inflasi di wilayah tersebut. Karenanya, Hikmah Sudirman mendukung program ini dilaksanakan. “Jadi, perlu kolaborasi antara […]

  • Pontianak Expo 2025 Resmi Dibuka, Wali Kota Dorong UMKM Naik Kelas

    Pontianak Expo 2025 Resmi Dibuka, Wali Kota Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka secara resmi Pontianak Expo International Exhibition 2025 di Pontianak Convention Center (PCC), Kamis (23/10/2025) malam. Ajang bergengsi yang digelar hingga 28 Oktober ini menjadi magnet baru dalam rangkaian Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak. Edi menegaskan, Pontianak Expo bukan sekadar pameran, tetapi wadah untuk menggerakkan ekonomi kreatif […]

  • Festival Sahur-Sahur ke-23 Mempawah Resmi Ditutup, Wabup: Tradisi Budaya Harus Terus Dijaga

    Festival Sahur-Sahur ke-23 Mempawah Resmi Ditutup, Wabup: Tradisi Budaya Harus Terus Dijaga

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Festival Sahur-Sahur ke-23 se-Kalimantan Barat di Kabupaten Mempawah resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, dalam acara penutupan yang berlangsung meriah di GOR Opu Daeng Manambon, Sabtu (7/3/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian festival budaya Ramadan yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Mempawah. Dalam sambutannya, Wabup Juli Suryadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh […]

expand_less