Breaking News
light_mode

Di Hadapan DPRD, Wabup Juli Beberkan Penyebab Besarnya SiLPA 2025

  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan bahwa besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 bukan disebabkan rendahnya penyerapan anggaran semata, melainkan didominasi dana yang penggunaannya telah ditentukan, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta sisa efisiensi hasil pelaksanaan tender.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, saat mewakili Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mempawah dengan agenda penyampaian jawaban dan penjelasan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Mempawah, Kamis (2/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Wabup Juli menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai saran, masukan, dan kritik konstruktif yang disampaikan terhadap Raperda tersebut. Menurutnya, pandangan fraksi merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berkualitas.

Menanggapi sorotan fraksi mengenai tingginya nilai SiLPA, Wabup Juli menjelaskan bahwa sebagian besar dana tersebut telah memiliki peruntukan khusus sehingga tidak dapat digunakan secara bebas.

Walau demikian, Pemerintah Kabupaten Mempawah mengakui kualitas perencanaan anggaran masih perlu terus ditingkatkan agar nilai SiLPA pada tahun-tahun mendatang dapat ditekan.

Selain itu, Wabup Juli memastikan APBD Tahun Anggaran 2025 tetap difokuskan pada pemenuhan urusan wajib pelayanan dasar, termasuk mandatory spending di sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Eksekutif memastikan bahwa alokasi anggaran 2025 tetap mengutamakan urusan wajib pelayanan dasar, seperti pemenuhan mandatory spending di bidang pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Mempawah,” ujar Wabup Juli.

Menutup penyampaiannya, Wabup Juli menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

Wabup Juli juga berharap pembahasan yang lebih teknis dapat dilaksanakan bersama DPRD melalui rapat Badan Anggaran (Banggar) maupun komisi-komisi.

“Semoga kemitraan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif ini dapat terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Mempawah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Wabup Juli.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Sekretaris Daerah Abdul Malik, para staf ahli, asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kusnadi Dorong Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

    Kusnadi Dorong Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi mengungkapkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan. Menurut Kusnadi, pembangunan infrastruktur di perkotaan telah menunjukkan kemajuan, sementara masih banyak daerah pedesaan yang memerlukan perhatian khusus. “Tentunya kita perlu memastikan bahwa manfaat pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh […]

  • Pemkab Mempawah Berharap Masjid Agung Al-Falah Diresmikan Presiden Jokowi

    Pemkab Mempawah Berharap Masjid Agung Al-Falah Diresmikan Presiden Jokowi

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah saat ini sedang menyusun jadwal peresmian Proyek Strategis Nasional, yakni Terminal Kijing di Sungai Kunyit. Rencananya proyek itu diresmikan langsung Presiden RI, Joko Widodo. Pemerintah setempat juga berharap pembagunan Masjid Agung Al-Falah Mempawah ikut diresmikan orang nomor satu di Republik Indonesian ini. “Jika Allah Ta’ala meridhoi, pembangunan Masjid Agung Al-Falah […]

  • Kemarau Panjang, Danrem dan Prajurit TNI 121/Abw Sholat Minta Hujan

    Kemarau Panjang, Danrem dan Prajurit TNI 121/Abw Sholat Minta Hujan

    • calendar_month Sen, 27 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Prajurit Korem 121/Abw menggelar shalat Istisqa’ di Lapangan Apel Makorem 121/Abw,  Senin (27/8/18). Tujuanya untuk  meminta kepada Allah SWT agar turun hujan. “Kalimantan Barat (Kalbar) sedang mengalami musim kemarau panjang. Makanya, sholat Istisqa’ ini kita lakukan. Agar turun hujan,” kata Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Ismawan. Menurut Danrem, Provinsi Kalbar saat ini tengah […]

  • Prioritaskan Keseimbangan Belanja dan Pendapatan

    Prioritaskan Keseimbangan Belanja dan Pendapatan

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pidato pengantar penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (19/6/2023). Edi menerangkan, penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022 ini berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) […]

  • Pasar Tradisional Butuh Sentuhan Kreatif dan Inovatif

    Pasar Tradisional Butuh Sentuhan Kreatif dan Inovatif

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasar sebagai denyut nadi perekonomian masyarakat. Pasar juga sebagai tempat bertemunya antara pedagang dan pembeli. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai, apabila sebuah pasar tradisional mendapat sentuhan kreatif dan inovatif, dirinya yakin pasar akan berubah menjadi sebuah destinasi menarik untuk dikunjungi. Satu diantaranya Pasar Dahlia dengan lokasi yang sangat strategis dan menjadi […]

  • Masyarakat Belum Paham OJK

    Masyarakat Belum Paham OJK

    • calendar_month Ming, 10 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama ini keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih belum sepenuhnya dipahami dengan baik oleh masyarakat luas,terutama di daerah. Padahal peran dan fungsinya sangat penting. “Fungsinya menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap di sektor jasa keuangan, baik perbankan dan pasar modal, maupun sektor jasa keuangan non-bank, seperti asuransi, dana pensiun dan lembaga […]

expand_less