Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wabup Mempawah Minta Program Tepat Sasaran dan Efisien
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi meminta seluruh perangkat daerah merumuskan kembali program penanggulangan kemiskinan agar lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Aula Bapperida, Kamis (2/7/2026).
Menurut Wabup Juli, langkah tersebut penting menyusul hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Barat yang masih menemukan sejumlah program pengentasan kemiskinan berpotensi tidak efektif dan tidak efisien. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menyusun intervensi berbasis kondisi riil masyarakat.
“Kepala Perangkat Daerah harus mampu merumuskan kembali intervensi rencana penanggulangan kemiskinan yang sesuai dengan karakteristik kemiskinan yang ada, dengan berpedoman pada prinsip efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan maupun penganggaran,” tegas Wabup Juli.
Wabup Juli menjelaskan, kebijakan penanggulangan kemiskinan saat ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui penajaman berbagai program intervensi.
Wabup Juli juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat yang dinilai berhasil mendorong penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Mempawah.
“Berdasarkan capaian pembangunan tersebut, artinya perekonomian di Kabupaten Mempawah saat ini sedang tumbuh secara inklusif,” ujar Wabup Juli.
Meski demikian, Wabup Juli mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri. Pemerintah daerah harus terus memperkuat kualitas perencanaan agar setiap program benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rakor tersebut, Tim LPPM Universitas Tanjungpura dihadirkan untuk membantu mengidentifikasi karakteristik kemiskinan di Kabupaten Mempawah secara komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih akurat.
Rakor dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Tim LPPM Universitas Tanjungpura Pontianak, Kepala BPS Kabupaten Mempawah, para Staf Ahli, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Mempawah.
Kegiatan ditutup dengan diskusi guna menyusun langkah strategis dan sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar