Wabup Juli: Duta Genre Harus Menangkal Ancaman Pernikahan Dini dan NAPZA
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan Duta Generasi Berencana (Genre) harus menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman pernikahan usia dini, perilaku seksual berisiko, dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta zat adiktif (NAPZA).
Penegasan itu disampaikannya saat membuka Malam Puncak Apresiasi Duta Genre Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (1/7/2026) malam.
Menurut Wabup Juli, pembangunan Kabupaten Mempawah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Investasi terbesar harus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang saat ini mendominasi struktur demografi.
“Remaja bukan penonton. Mereka adalah subjek, aktor utama, sekaligus penentu arah pembangunan Kabupaten Mempawah dalam menyongsong Indonesia Emas,” tegas Wabup Juli.
Wabup Juli mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi membawa tantangan yang semakin kompleks bagi kehidupan remaja. Berbagai persoalan yang tergolong dalam TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), seperti pernikahan usia dini, perilaku seksual berisiko, hingga penyalahgunaan NAPZA, masih menjadi ancaman nyata yang membutuhkan perhatian serius.
Karena itu, Wabup Juli menegaskan Program Genre bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan instrumen strategis untuk membangun ketahanan moral, kesehatan, dan karakter generasi muda.
Wabup Juli mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah juga menjadikan penguatan peran Duta Genre sebagai salah satu program strategis percepatan pembangunan daerah. Para duta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan edukasi mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), kesehatan reproduksi remaja, serta perencanaan kehidupan berkeluarga hingga ke sekolah, desa, dan kelurahan.
“Kita ingin pesan-pesan mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan tersampaikan secara cepat, tepat, dan membumi kepada seluruh remaja di Kabupaten Mempawah,” ujar Wabup Juli.
Pada kesempatan itu, Wabup Juli mengapresiasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Mempawah selaku penyelenggara, seluruh pihak yang mendukung kegiatan, serta dewan juri yang mengawal proses seleksi sejak audisi hingga malam puncak.
Wabup Juli juga memberikan motivasi kepada seluruh finalis agar terus mengabdi kepada masyarakat tanpa menjadikan hasil kompetisi sebagai tujuan akhir.
“Kalian semua adalah pemenang. Selempang dan gelar juara memang terbatas, tetapi kesempatan untuk menginspirasi dan mengabdi kepada sesama remaja di Kabupaten Mempawah tidak akan pernah terbatas. Teruslah berkarya dan jadilah kebanggaan Bumi Galaherang,” pungkas Wabup Juli.
Malam Puncak Apresiasi Duta Genre 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Abdul Malik, Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah sekaligus Bunda Genre Rosnilawati Juli Suryadi, Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Mempawah David Velantin P. Sianipar, Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah Riska Susanti, para dewan juri, serta tamu undangan lainnya. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar