Breaking News
light_mode

Wacana WFH untuk Hemat Energi, Kusnadi: Harus Dikaji Matang agar Tidak Ganggu Pelayanan Publik

  • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, menanggapi wacana pemerintah pusat yang berencana memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) sebagai bagian dari upaya penghematan energi.

Kusnadi menegaskan bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji secara matang agar tidak berdampak negatif terhadap pelayanan publik, khususnya di daerah.

Menurut Kusnadi, meskipun tujuan penghematan energi merupakan langkah yang positif di tengah tantangan global, penerapan WFH tidak bisa dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

Kusnadi menilai, karakteristik daerah seperti Kabupaten Sintang memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi infrastruktur dan akses teknologi.

“Kalau tujuannya untuk efisiensi energi tentu kita dukung, tetapi jangan sampai pelayanan kepada masyarakat justru terganggu. Di daerah kita ini masih banyak keterbatasan, baik jaringan internet maupun sarana pendukung lainnya,” ujar Kusnadi.

Kusnadi menjelaskan bahwa pelayanan publik di tingkat daerah masih sangat bergantung pada kehadiran fisik aparatur, terutama untuk urusan administrasi yang membutuhkan interaksi langsung dengan masyarakat. Jika kebijakan WFH dipaksakan tanpa kesiapan, dikhawatirkan akan menimbulkan keluhan dan memperlambat proses pelayanan.

Kusnadi juga menyoroti perlunya pemerintah pusat memberikan panduan teknis yang jelas serta fleksibilitas bagi pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan tersebut. Menurutnya, tidak semua sektor bisa menerapkan sistem kerja dari rumah, sehingga diperlukan klasifikasi pekerjaan yang memungkinkan untuk WFH dan yang tetap harus bekerja dari kantor.

“Harus ada pemetaan yang jelas. Mana pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah dan mana yang memang harus tetap di kantor. Jangan sampai kebijakan ini justru menimbulkan kebingungan di tingkat pelaksana,” tambahnya.

Selain itu, Kusnadi mendorong agar pemerintah turut memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, termasuk kemampuan aparatur dalam memanfaatkan teknologi digital. Pelatihan dan peningkatan kapasitas dinilai menjadi hal penting agar kebijakan WFH dapat berjalan efektif.

Lebih lanjut, Kusnadi mengingatkan bahwa aspek pengawasan juga harus diperkuat jika WFH diterapkan. Ia menilai, tanpa sistem kontrol yang baik, produktivitas kerja bisa menurun dan berdampak pada kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

“Pengawasan harus jelas. Jangan sampai WFH ini malah disalahgunakan dan kinerja jadi menurun. Ini yang harus diantisipasi sejak awal,” tegas Kusnadi.

Di sisi lain, Kusnadi mengakui bahwa kebijakan WFH memiliki potensi positif jika diterapkan dengan tepat, seperti mengurangi mobilitas, menekan penggunaan bahan bakar, serta mendukung efisiensi energi secara nasional.

Namun demikian, implementasinya harus mempertimbangkan kesiapan daerah agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.

Walau demikian, Kusnadi berharap pemerintah pusat dapat melibatkan pemerintah daerah dalam proses perumusan kebijakan tersebut, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

“Kami di daerah tentu siap mendukung kebijakan nasional, tetapi harus ada komunikasi yang baik dan mempertimbangkan kondisi daerah. Jangan sampai niat baik justru berujung pada masalah baru,” pungkas Kusnadi. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Berharap Mempawah jadi Kabupaten yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur

    Bupati Erlina Berharap Mempawah jadi Kabupaten yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, berbagai kegiatan keagamaan makin gencar digelar baik itu di kalangan pemerintahan maupun masyarakat di Kabupaten Mempawah. Hal itupun menarik perhatian Bupati Mempawah, Hj Erlina. Dimana dirinya berharap dengan beragam kegiatan keagamaan dapat menjadikan Mempawah daerah yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur serta jadi maslahat kebaikan bagi kabupaten ini. “Kami harap berbagai kegiatan […]

  • Ajak Jama’ah Haji Jaga Kesehatan

    Ajak Jama’ah Haji Jaga Kesehatan

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak 124 jama’ah haji asal Sintang untuk menjaga kesehatan dan fisik. Pasalnya, jamaah akan dihadapkan dengan suhu panas yang mencapai 50 derajat celcius. “Saya minta jama’ah jaga fisik dan kesehatannya. Meskipun saya yakin jamaah haji kabupaten sintang sudah siap jasmani dan rohani dalam melaksanakan ibadah haji tahun ini,” kata […]

  • FGD, Bupati Minta CSR Pelindo Tepat Sasaran

    FGD, Bupati Minta CSR Pelindo Tepat Sasaran

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama PT Pelindo terkait dampak sosial terhadap masyarakat pada pembangunan pelabuhan kijing di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat (31/1/2020). Forum Group Discussion (FGD) dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina. Hadir juga Wakil Bupati Mempawah, H M Pagi, Sekda Mempawah, H Ismail, Ketua […]

  • Tambahan 100 Tabung Oksigen Mampu Betahan 1 Sampai 2 Hari

    Tambahan 100 Tabung Oksigen Mampu Betahan 1 Sampai 2 Hari

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keluhan rumah sakit di Kabupaten Mempawah dan sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terkait menipisnya stok oksigen bagi para pasien infeksi Covid-19, terjawab. Sebanyak 100 tabung oksigen didistribusikan ke RSUD Rubini Mempawah. Tetapi tambahan ini hanya dapat bertahan 1 atau 2 hari saja. Hal inipun diungkapkan Direktur RSUD Rubini Mempawah, David Sianipar ketika mendampingi […]

  • Si Kembar Terima Sepeda dari Wali Kota

    Si Kembar Terima Sepeda dari Wali Kota

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih ingat dengan si kembar Faris dan Daris? Atas semangat dan kepedulian mereka terhadap lingkungan di Kota Pontianak, kedua kakak beradik yang berusia 11 tahun itu dihadiahi dua unit sepeda lipat oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Hadiah sepeda tersebut sebagai bentuk apresiasi kedua anak dari pasangan Samsudin dan Siti Rahmah ini […]

  • Jangan Beda-bedakan Warga dalam Pelayanan Publik

    Jangan Beda-bedakan Warga dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk tidak membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan publik. “Jangan ada perlakuan yang membeda-bedakan dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/11/2020). Menurutnya, pelayanan publik sudah menjadi kewajiban ASN. Sebagaimana prinsip pelayanan prima yakni cepat, mudah dan […]

expand_less