Breaking News
light_mode

Legislator Ini Nilai Kesadaran Masyarakat Masih Rendah Terkait Covid-19

  • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen menilai masih rendahnya kesadaran masyarakat di tengah situasi kejadian luar biasa (KLB) virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sintang.

Dia khawatir sikap masyarakat yang seperti itu akan turut memancing masyarakat lainnya untuk bersikap acuh terhadap bahaya virus corona.

“Harus diakui kesadaran masyarakat terhadap bahaya virus corona masih sangat rendah, karena masih banyak kita jumpai kerumunan orang-orang terutama interaksi antara pedagang dan pembeli sayur di kecamatan dan desa. Masing-masing sama sekali tidak memperhatikan pentingnya physical distancing,” kata Lim Hie Soen kepada Lensakalbar.co.id, Jumat (04/4/2020).

Apalagi, kata Lim Hie Soen, sangat disayangkan ketika diketahui beberapa warga yang keluar rumah itu berkerumun tanpa menggunakan masker. Kondisi tersebut menurutnya sangat berbahaya karena dapat memperluas sebaran virus.

Politisi Partai Hanura itu mengaku belum ini telah melakukan pemantauan langsung di Kota Sintang. Hasil pantauannya masih banyak masyarakat yang kurang paham betul terhadap bahaya virus corona.

“Rendahnya kesadaran masyarakat itu disebabkan sosialisasi yang dilakukan pemerintah selama ini masih belum sepenuhnya efektif. Untuk itu, ini menjadi perhatian untuk tim gugus covid-19 dan Pemkab Sintang untuk lebih sering turun kelapangan memberikan himbauan berkesinambungan,” jelasnya.

Solusi lain yang perlu ditekankan, menurut Lim Hie Soen adalah menggalakkan peringatan bahaya Covid dengan melibatkan struktur pemerintahan paling bawah, seperti RT, RW, Puskesmas dan Posyandu.

“Mereka harus dibekali pemahaman yang cukup sehingga tahu betul apa yang harus dilakukan untuk secara bersama-sama bergerak dan bersatu melawan corona. Pemerintah juga perlu bersikap lebih tegas kepada siapapun yang membandel dan mengabaikan himbauan aparat,” paparnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga tak boleh membiarkan harga-harga penjualan masker, hand sanitizer, alkohol, dan kebutuhan kesehatan lainnya bergerak liar dan tak terkendali seperti saat ini.

“Pemerintah harus mengawasi secara ketat dan memberikan sangsi yang sepadan bagi setiap pelanggaran yang dilakukan pengusaha alat kesehatan dan obat-obatan, sehingga beban masyarakat tidak dibiarkan semakin berat,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Seluruh Sekolah Wujudkan Lingkungan Asri

    Dorong Seluruh Sekolah Wujudkan Lingkungan Asri

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebelas sekolah di Kota Pontianak berhasil meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup, yaitu Sekolah Adiwiyata Tahun 2022. Dari semua sekolah tersebut, dua mendapat penghargaan tingkat nasional dan tiga di tingkat provinsi. Sedangkan di tingkat kota, terdapat enam sekolah yang menerima penghargaan. SMPN 3 Pontianak dan SDN 6 Pontianak Timur meraih Sekolah Adiwiyata Tahun […]

  • Tahun Politik, Dewan Minta ASN Netral

    Tahun Politik, Dewan Minta ASN Netral

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen mengatakan bahwa saat ini masyarakat memasuki tahun politik 2024 yang akan dilaksanakan Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada). Karenanya, Lim Hie Soen mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sintang agar tidak ikut dalam politik praktis. […]

  • Kafilah Mempawah Bertekad Raih Prestasi di MTQ XXVIII

    Kafilah Mempawah Bertekad Raih Prestasi di MTQ XXVIII

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kafilah Kabupaten Mempawah menyatakan siap mempertahankan prestasi pada MTQ XXVIII Kalimantan Barat yang akan dihelat di Kabupaten Sekadau, 16-21 September 2020 dan Kota Pontianak, 7-13 September 2020. Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Mempawah, Ismail mengatakan, dalam MTQ XXVIII Kalimantan Barat di Sekadau dan Kota Pontianak ini, Mempawah mengirimkan 49 peserta […]

  • Pj Bupati Ismail Ajak PGRI Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    Pj Bupati Ismail Ajak PGRI Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mempawah di Ruang Kerja Bupati Mempawah, Selasa (19/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Ismail menyampaikan bahwa PGRI telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat Kabupaten Mempawah, selain itu dalam mempersiapkan HUT PGRI tahun 2024 tentunya Pemerintah Kabupaten Mempawah akan membantu […]

  • Jadikan Olahan Ikan Bernilai Ekonomis

    Jadikan Olahan Ikan Bernilai Ekonomis

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak yang dilalui Sungai Kapuas dan Sungai Landak memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat. Hasil sungai berupa ikan sangat mudah diperoleh, apalagi salah satu sumber protein itu bisa diolah sehingga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomis. Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menilai perlu adanya peningkatan kemampuan dalam […]

  • P2EMAS Solusi Ekonomi Masyarakat Sintang

    P2EMAS Solusi Ekonomi Masyarakat Sintang

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, roda pemerintahan yang dipimpin Jarot – Askiman telah menerima masukan dan kritik yang membangun dari berbagai kalangan. Segala usulan program yang dinilai baik untuk kesejahteraan masyarakat Sintang akan ditampung. “Ini pemerintahan yang terbuka, ada masukan dan kritik kita tampung,” kata Wakil Bupati Sintang, Askiman saat menjadi narasumber dialog interaktif “Sintang Menyapa”, […]

expand_less