Breaking News
light_mode

Kalbar Masuk Kategori Prevalensi Stunting Tertinggi

  • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengungkapkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat merupakan satu di antara 12 provinsi yang masuk dalam skala prioritas penanganan stunting.

“12 provinsi ini terdiri dari 7 provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi dan 5 provinsi dengan jumlah balita stunting terbanyak. Kalbar dalam kategori provinsi dengan angka intervensi prevalensi stunting tertinggi,” Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan ketika mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Singkawang di Aula Balirung, Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (7/9/2022).

Wagub berharap angka stunting di penghujung tahun 2022 menjadi 25,49 persen. Karenanya, dia menekankan agar semua pihak yang terlibat dapat meningkatkan upaya penganan stunting, baik itu di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.

“Jadi, tidak hanya pemerintah saja. Tetapi persoalan stunting menjadi tanggungjawab bersama, termasuk masyarakatnya juga,” kata Wagub Kalbar.

Walau demikian, Wagub Kalbar yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) memberikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut berperan aktif dan berkontribusi dalam menakan angka stunting di Kalbar ini.

Karenanya, Wagub Kalbar berharap Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting ini menjadi pengingat bahwa kita, seluruhnya yang ada di sini memiliki amanah dan tanggung jawab untuk terus berkoordinasi, berkolaborasi dan bersama-sama dalam hal pencegahan stunting sehingga angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Barat dapat diturunkan.

“Saya turut mengapresiasi Pemerintah Kota Singkawang atas komitmen dan dukungannya terhadap upaya percepatan penurunan stunting, khususnya di Singkawang,” pungkas Wagub Kalbar. (ais/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Tengah Pontianak Dihidupkan Kembali jadi Pusat Kuliner Malam

    Pasar Tengah Pontianak Dihidupkan Kembali jadi Pusat Kuliner Malam

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah lama tenggelam dalam kenangan masa lalu, Pasar Tengah yang merupakan ikon pasar tua Kota Pontianak, kini kembali hidup. Kawasan yang sarat sejarah itu resmi disulap menjadi pusat kuliner malam yang memadukan cita rasa Nusantara dengan pesona arsitektur tempo dulu. Suara musik, aroma sate, dan kerlip lampu menghiasi gang-gang tua Pasar Tengah, Senin […]

  • TKP4D Akan Bahas Desa yang Terlambat Sampaikan LKPJ
    OPD

    TKP4D Akan Bahas Desa yang Terlambat Sampaikan LKPJ

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Beberapa desa di Kabupaten Kabupaten Sintang tercatat belum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tepat waktu. Keterlambatan ini dapat berdampak pada penyaluran Dana Desa tahap pertama tahun ini. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) akan membawa persoalan ini ke forum Tim Koordinasi Penyelesaian Perselisihan Permasalahan Desa (TKP4D) untuk mencari solusi. […]

  • Kate Bang Midji, ICMI Jangan Jadi Penonton!

    Kate Bang Midji, ICMI Jangan Jadi Penonton!

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai prosesi pengukuhan pengurus ICMI Sintang, Sabtu (26/1/2019). Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berpesan agar tidak menjadi penonton. Tapi diharapkan dapat memberikan saran dan masukan yang baik dalam mendukung Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan pembangunan. “ICMI jangan hanya menjadi penonton tetapi harus memberikan masukan dan saran yang baik dan membangun,” kata Sutarmidji. Selain itu, ICMI  […]

  • Bupati Jarot Dorong Guru Penggerak Berinovasi dan Lahirkan SDM Berkualitas

    Bupati Jarot Dorong Guru Penggerak Berinovasi dan Lahirkan SDM Berkualitas

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peran guru penggerak diharapkan dapat mensukseskan kurikulum “Merdeka Belajar”, khususnya pada peserta didik atau murid di kawasan padalaman, sehingga Sintang dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang inovatif, berkualitas, trampil, dan mampu bersaing. “Dorong anak murid kalian berinovasi, merekalah penerus masa depan Sintang. Saya menganggap kurikulum merdeka belajar bagus, karena menanamkan keberagaman, bhineka […]

  • Larang PNS Pindah ke Luar!

    Larang PNS Pindah ke Luar!

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, melarang Pegawai Negeri Sipil yang sudah diterima dan bertugas di Kabupaten Sintang untuk pindah ke luar Kabupaten Sintang. “Kalau ada CPNS atau PNS baru yang belum berkeluarga dan berasal dari luar Kabupaten Sintang, kalau bisa cari pasangan hidup orang Sintang. Jangan cari orang luar Sintang,” pesan Yosepha […]

  • BPBD Sintang Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem 19-30 Desember 2024
    OPD

    BPBD Sintang Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem 19-30 Desember 2024

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang mengeluarkan himbauan resmi kepada masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 19 hingga 30 Desember 2024. Himbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, Kamis (19/12/2024). Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang, wilayah Kabupaten Sintang diprediksi akan mengalami curah […]

expand_less