SPMB Mempawah 2026 Diluncurkan, Bupati Erlina Larang Titip Siswa dan Pungli
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina menyatakan perang terhadap praktik titip-menitip siswa, pungutan liar, hingga diskriminasi dalam penerimaan murid baru saat meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Rabu (13/5/2026).
Di hadapan kepala sekolah dan panitia penerimaan siswa, Bupati Erlina menekankan seluruh proses SPMB harus berjalan transparan, objektif, akuntabel, dan bebas perlakuan khusus. Ia mengingatkan tidak ada ruang bagi permainan dalam penerimaan peserta didik di Kabupaten Mempawah.
“Pelaksanaan SPMB harus berjalan sesuai aturan. Tidak boleh ada diskriminasi maupun perlakuan khusus dalam proses penerimaan murid baru,” tegas Bupati Erlina.
Tak hanya itu, Bupati Erlina juga memperingatkan sekolah agar tidak mengaitkan penerimaan siswa dengan pembelian seragam, buku, ataupun pungutan berkedok sumbangan wajib. Ia bahkan secara khusus melarang praktik titip-menitip yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
“Tidak boleh ada kaitan antara penerimaan murid dengan pembelian seragam maupun buku,” ujar Bupati Erlina.
Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai menerapkan sistem pendaftaran daring untuk jenjang SMP. Tahap awal diterapkan di Kecamatan Mempawah Hilir dan Sungai Pinyuh melalui aplikasi hasil kolaborasi Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mempawah.
Sesuai Keputusan Bupati Mempawah Nomor 400.2.4.1/74/DIKPORAPAR/2026, penerimaan murid baru dilakukan melalui empat jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, serta mutasi atau perpindahan tugas orang tua/wali.
Dalam kesempatan itu, Bupati Erlina juga menegaskan tes membaca, menulis, dan berhitung atau calistung tidak boleh dijadikan syarat seleksi masuk SD.
“Karena kebijakan tersebut sejalan dengan program transisi PAUD ke SD yang ramah anak dan menyenangkan,” pungkas Bupati Erlina.
Peluncuran SPMB 2026 sekaligus penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi penegasan komitmen Pemkab Mempawah untuk membangun sistem pendidikan yang bersih, adil, dan bebas intervensi. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar