Breaking News
light_mode

Areal Pelabuhan Internasional Kijing Direlokasi

  • calendar_month Jum, 29 Sep 2017
  • comment 2 komentar

LensaKalbar – Berbagai fasilitas negara yang ada di areal Kijing akan segera direlokasi guna kelacaran pembangunan mega proyek Pelabuhan Internansional.

“Sebanyak 70 persen areal Pelabuhan Internasional Kijing berada di Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit,” kata Kepala Desa Sungai Bundung Laut, Mulyadi.

Dia  mengaku, beberapa fasilitas yang harus direlokasi akibat dari pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing yaitu SDN 14, Gedung Balai Penyuluh Pertanian, Kantor Pengairan, masjid, Gedung Serba Guna dan Kantor Desa Sungai Bundung Laut.

Selain fasilitas umum, ia menuturkan, dalam relokasi juga akan menyasar ke rumah milik warga yang masuk dalam kategori rumah permanen, semi permanen maupun sederhana.

“Kalau Kantor Desa nanti akan kita cari tanah yang masih berada di wilayah Sungai Bundung Laut untuk dibangun kantor desa pengganti,” ujarnya.

(Baca: Oktober RI 1 Kembali ke Bumi Galaherang)

Dia memastikan, masyarakat Sungai Bundung Laut telah menyetujui pembangunan PI Kijing dan siap direlokasi. Begitu pula dengan pembebasan lahan, proses ganti rugi atas lahan milik akan menguntungkan masyarakat.

“Kita juga turut mensosialisasikan kepada masyarakat terkait ganti rugi,” pungkasnya. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bupati dan Ketua DPRD Mempawah Panen Raya Beras Merah dan Beras Hitam di Sadaniang

      Bupati dan Ketua DPRD Mempawah Panen Raya Beras Merah dan Beras Hitam di Sadaniang

      • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Ketua DPRD Mempawah, H Ria Mulyadi melakukan Panen Raya Padi Beras Hitam dan Merah di Demplot Amawang, Kecamatan Sadaniang, Selasa (3/3/2020). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Erlina menyatakan bahwa Kecamatan Sadaniang termasuk kawasan perdesaan prioritas nasional (KPPN). Sebab Sadaniang dinilai memiliki potensi besar di bidang pertanian. Buktinya, lanjut Bupati […]

    • Jarot – Yosepha Galakkan <i>“Jumat Bersih”</i>

      Jarot – Yosepha Galakkan “Jumat Bersih”

      • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Sekertaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah menggelar kegiatan ‘Jumat Bersih’ di Taman Bungur Sintang, Jumat (27/9/2019). ‘Jumat Bersih’ merupakan suatu terobosan dan kreasinya Sekda Sintang guna mewujudkan Sintang bersih tanpa sampah. “Kebersihan adalah salah satu bagian dari pada iman. Karena itu, saya bangga dengan anak-anak komunitas cinta lingkungan […]

    • Pj Bupati Ismail Salurkan 22.785 Kg Beras untuk Korban Banjir

      Pj Bupati Ismail Salurkan 22.785 Kg Beras untuk Korban Banjir

      • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan sebanyak 22.785 kilogram beras bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Mempawah Hilir. Bantuan diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail di Kantor Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (4/2/2025) sore. Adapun distribusi Bantuan Beras, sebagai berikut; Kelurahan Terusan: 15.750 kg Kelurahan Tengah: 2.630 kg Desa Penibung: 3.865 kg Desa […]

    • Jaga Sungai, Pemkab Sintang Bentuk Tim Forum DAS 2025-2029

      Jaga Sungai, Pemkab Sintang Bentuk Tim Forum DAS 2025-2029

      • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang mengambil langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS), dengan membentuk Tim Forum Daerah Aliran Sungai Kabupaten Sintang Periode 2025-2029. Pembentukan forum ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Audiovisual Bappeda Sintang, Kamis (30/10/2025). Rapat dipimpin oleh Merlia Sari, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda […]

    • Sudah Langka, Harganya Juga Bikin Susah

      Sudah Langka, Harganya Juga Bikin Susah

      • calendar_month Rab, 5 Des 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Harga elpiji 3 kg di Kabupaten Sintang terus merangkak naik. Saat ini, harga sudah mencapai Rp30 ribu per tabung di wilayah perkotaan. Sedangkan di pelosok kampung (pedalaman), sudah mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per tabung. Selain harganya naik drastis, masyarakat yang membutuhkan, masih sering kebingungan karena barangnya menjadi langka. Dedi satu di […]

    • Segera Selesaikan Masalah Tapal Batas Sintang-Sekadau

      Segera Selesaikan Masalah Tapal Batas Sintang-Sekadau

      • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Supaya masyarakat mendapatkan kepastian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang hendaknya segera menyelesaikan persoalan tapal batas antara Kabupaten Sintang dengan Sekadau, tepatnya di Desa Sunsong. “Kami terus mendorong hal ini supaya segera diselesaikan. Karena ini merupakan salah satu persyaratan agar pemekaran wilayah bisa segera diwujudkan,” kata Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni, kemarin. Politisi Partai […]

    expand_less