Safari Fajar jadi Ruang Aspirasi, Bupati Erlina Ajak Anak Muda Mempawah Dialog Langsung dengan Pejabat
- calendar_month Jum, 5 Jun 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Rutinitas Safari Fajar di Kabupaten Mempawah kini berkembang menjadi lebih dari kegiatan ibadah dan silaturahmi. Bupati Mempawah, Erlina, menjadikannya sebagai ruang dialog terbuka yang mempertemukan masyarakat dengan para pengambil kebijakan tanpa sekat formalitas.
Dalam kegiatan Safari Fajar di Ponpes Darul Qur’an, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Jumat (5/6/2026), Bupati Erlina secara khusus mengajak generasi muda untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai wadah menyampaikan gagasan, kritik, dan aspirasi secara langsung kepada jajaran pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran para pejabat eselon dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam setiap Safari Fajar membuka peluang bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk berdiskusi langsung mengenai berbagai persoalan pembangunan.
“Safari Fajar ini adalah momen meruntuhkan sekat. Setelah salat subuh dan tausiyah, kita duduk lesehan bersama berdialog, tidak ada jarak. Oleh karena itu, saya mengajak anak-anak muda Mempawah yang kaya gagasan dan kritis, mari bangun lebih awal dan bergabung,” ujar Bupati Erlina.
Bupati Erlina menegaskan, kritik dan masukan yang konstruktif dapat langsung didengar dan ditindaklanjuti oleh pejabat terkait tanpa harus melalui prosedur birokrasi yang panjang.
“Ayo sampaikan langsung uneg-uneg dan ide brilian adik-adik di sini. Karena banyak pejabat eselon dan kepala OPD yang hadir, aspirasi maupun kritik yang membangun bisa langsung didengar, didiskusikan, dan direspons saat itu juga oleh pejabat yang dituju,” tegas Bupati Erlina.
Selain menjadi sarana komunikasi publik, Safari Fajar juga diisi dengan tradisi infaq sukarela dari para jamaah untuk membantu kemakmuran masjid yang menjadi lokasi kegiatan.
Bupati Erlina menilai program tersebut berhasil memadukan nilai spiritual, kepedulian sosial, serta penguatan hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.
“Tradisi baik yang digagas oleh Bapak Ria Norsan dan sekarang dikoordinir oleh Bapak Syahril ini harus terus kita rawat. Ini adalah warisan kebaikan yang multifungsi; masjidnya makmur karena infaq jamaah, ukhuwahnya erat, dan komunikasi pembangunan daerah berjalan lancar tanpa batas protokoler,” kata Bupati Erlina.
Melalui Safari Fajar, Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak hanya memperkuat syiar keagamaan, tetapi juga membangun kanal komunikasi yang lebih terbuka, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara cepat dan langsung kepada para pemangku kebijakan. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar