Breaking News
light_mode

Sinergi dan Kolaborasi Mampu Atasi Infrastruktur Jalan Ketungau Sintang

  • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mendorong agar Pemerintah Provinsi Kalbar bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat (Pempus) agar memperhatikan infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya di jalur ketungau, meliputi Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hulu.

Hal inipun diungkapkan Kartimia Mawarni ketika ditemui sejumlah awak media di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senin (1/8/2022).

Menurut Srikandi DPRD Sintang ini, titik terparahnya di ruas jalan Semubuk – Sintang. Dimana, ruas jalan ini merupakan kewenangan dan tanggungjawab Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Persoalan infrastruktur jalan dan jembatan ini sudah kita sampaikan pada pemerintah provinsi, agar jalan di jalur ketungau ini diperhatikan lah karena kondisinya benar-benar memprihatinkan sekali,” ungkap Kartimia Mawarni.

Legislator DPRD Sintang ini juga, meminta kepada pemerintah provinsi agar melakukan komunikasi intens dengan pemerintah pusat, sehingga persoalan infrastruktur jalan khususnya di jalur ketungau ini diperhatikan.

Sebab, Kartimia Mawarni menilai infrastruktur jalan dan jembatan erat kaitannya dalam menunjang peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

Karenanya, Kartimia Mawarni berharap persoalan infrastruktur jalan di kabupaten yang berjuluk “Bumi Senentang” ini mesti diperhatikan oleh para pemangku kebijakan, agar masyarakat bisa menikmati pembangunan yang dilakukan pemerintah, baik itu tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Muaranya kita harapkan ada peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita, khususnya di jalur ketungau ini,” ucap Kartimia Mawarni.

Selain itu, politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, menyarankan pemerintah daerah memberdayakan Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ).

“Jadi, kita minta ruas jalan jalur ketungau ini ditangani sementara lah dulu, kan bisa dengan UPJJ kabupaten maupun provinsi, tentunya ini mesti berkolaborasi terutama dalam menangani soal infrastruktur di kabupaten ini,” pungkas Kartimia Mawarni, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Mempawah Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

    Lagi, Mempawah Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah kembali mengumumkan perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19. Kali ini ada 2 kasus baru. Kedua kasus itupun merupkan pasangan suami isteri yang tinggal di Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian mengatakan adanya dua orang yang bekerja di salah satu […]

  • Waduh, Rumah Makan Masih Banyak Gunakan Gas Bersubsidi

    Waduh, Rumah Makan Masih Banyak Gunakan Gas Bersubsidi

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 44 tabung gas elpiji kemasan 3 kilogram ditemukan dan digunakan oleh 9 rumah makan di Kota Sintang. Temuan itupun setelah dilakukannya sidak ke sejumlah rumah makan yang dilakukan oleh tim gabungan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Pertamina, Kamis (2/5/2019). […]

  • Pembangunan Jembatan Dedai Butuh Rp45 M

    Pembangunan Jembatan Dedai Butuh Rp45 M

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan Jembatan Dedai, Kabupaten Sintang sudah masuk tahap perencanaan pada tahun ini. Dengan panjang sekitar 300 Meter, setidaknya membutuhkan alokasi anggaran Rp45 Miliar. “Kita masih menunggu anggarannya. Tetapi yang jelas, Jembatan Dedai merupakan skala prioritas perencanaan kita,” kata Seketaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, kemarin. Perencanaan pada 2018, tetapi Mursalin belum […]

  • Kunjungan Teknis Bank Dunia, Bahas Solusi Genangan

    Kunjungan Teknis Bank Dunia, Bahas Solusi Genangan

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap bantuan teknis dari Bank Dunia berupa Program Ketangguhan Kota terhadap banjir menjadi solusi dalam menangani masalah genangan yang terjadi di Kota Pontianak. “Kami berharap desain dari konsultan yang ditunjuk oleh Bank Dunia ini bisa menjadi salah satu solusi dalam jangka pendek untuk mengatasi masalah penanganan parit-parit […]

  • Sintang Komitmen Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrim
    OPD

    Sintang Komitmen Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrim

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang Melkianus membuka pelaksanaan konsultasi publik penyusunan rencana aksi percepatan penghapuasan kemiskinan ekstrim Kabupaten Sintang tahun 2023-2026 di Aula Bappeda Kabupaten Sintang, Selasa (7/11/2024). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang tersebut dihadiri Kepala OPD, Camat, perwakilan instansi vertikal, dan Non Government Organization. Wakil Bupati Sintang menyampaikan bahwa […]

  • Dorong Percepatan Pembangunan Smelter di Sungai Kunyit

    Dorong Percepatan Pembangunan Smelter di Sungai Kunyit

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi VII DPR-RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik pembangunan pabrik smelter di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah, Kamis (17/6/2021). Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII mendorong PT BAI merealisasikan pembangunan tepat waktu hingga dapat beroperasional pada 2023 mendatang. Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi VII, Sugeng Suparwoto beserta rombongannya seperti Maman Abdurahman, […]

expand_less