Breaking News
light_mode

Wow, Pusat Sudah Kucurkan Rp410,2 M untuk Bandara Tebelian

  • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) telah berkomitmen penuh untuk progres pembangunan Bandar Udara (Bandara) Tebelian Kabupaten Sintang. Buktinya, sekitar Rp410,2 Miliar yang telah dikucurkan.

“Sejak mulai kontruksi 2011 hingga saat ini, sudah Rp410,2 Miliar yang sudah kita realisasikan. Dan ini memang komitmen Pusat dalam hal ini Kemenhub,” kata Direktur Bandara, Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub RI, Bintang Hidayat, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (1/5).

Menurutnya, keberadaan Bandara Tebelian  memang sangat dibutuhkan. “Karena dapat  melayani lima kabupaten wilayah timur Kalbar yang menggantungkan konektifitas udara,” ujar Bintang.

Agar pesawat Boeing 737 seri 500 dapat mendarat di Bandara Tebelian, kata Bintang, pihaknya berkomitmen sampai 2019 panjang landasan pacu (runway) sudah memasuki posisi 2.000 Meter dengan lebar 45 Meter. Sehingga apa yang menjadi harapan bersama dapat terwujud.

“Paling tidak itu dulu yang kita capai. Rute tidak hanya Jakarta, tetapi bissa juga langsung ke DIY, Semarang, Juanda, Balikpapan , Sumatera, dan Batam,” ungkap Bintang.

Mengenai apakah Bandara Tebelian Sinta gbisa menjadi Bandara Internasional, Bintang pun mengaku belum bisa memastikannya. Sebab untuk menjadi Bandara Internasional ada persyaratan khususnya.

“(Supadio) Pontianak sudah internasional. Apakah kita akan membuka lagi satu pintu internasional. Kami harus bicara dengan Imigrasi, Karantina, dan Menteri Pertahanan. Juga harus bicara walaupun itu regional ke Kuching atau Bali,” ujar Bintang.

Syaratnya, kata Bintang, pertukaran antar rutenya. Misalnya, berapa kuota yang dilayani. “Jika memang masih ada, itu bisa. Tetapi tetap harus bicara dengan pihak-pihak terkait,” ucapnya.

Bintang khawatir, jika dibukanya akses internasional, Narkoba menjadi tumbuh subur di Kabupaten Sintang. Sebab tidak menutup kemungkinan, barang haram tesebut masuk dari luar.

“Ya kita tetap berharap jangan sampai Narkoba menjadi tambah subur di Sintang. Makanya secara pertahanan dan keamanan mesti dikomunikasikan dengan pihak terkait dalam upaya membuka jalur internasional,” tutup Bintang. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Mancing di Sungai Kapuas Sintang, Jackpot 10 Juta

    Lomba Mancing di Sungai Kapuas Sintang, Jackpot 10 Juta

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syarief Yasser Arafat mengikuti rapat Panitia Kelam Tourism Festival Tahun 2023 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (18/10/2023). Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syarief Yasser Arafat menjelaskan bahwa untuk lomba memancing akan dilakukan di Sungai Kapuas dan lomba memancing ini merupakan permintaan Bupati Sintang yang secara […]

  • PAW Anggota DPRD Mempawah, Bupati Erlina Harap Eksekutif-Legislatif Tetap Kompak dan Bersinergi

    PAW Anggota DPRD Mempawah, Bupati Erlina Harap Eksekutif-Legislatif Tetap Kompak dan Bersinergi

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Mempawah Masa Jabatan 2019- 2024 di gedung DPRD Kabupaten Mempawah, Rabu (24/5/2023). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan pergantian antar waktu anggota DPRD merupakan momen yang sangat penting dalam kehidupan politik daerah. “Melalui momen ini kita […]

  • Larang Warga Melintas di Kawasan Zona Merah Covid-19, Satgas Nilai Kebijakan yang Tepat!
    OPD

    Larang Warga Melintas di Kawasan Zona Merah Covid-19, Satgas Nilai Kebijakan yang Tepat!

    • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Sintang dilarang melintas di kawasan rumah susun (Rusun) RSUD Ade M Djoen Sintang. Hal itu dilakukan guna menghindari kawasan zona merah Covid-19 di kabupaten itu. Seperti diketahui bersama, bahwa rusun RSUD Ade M Djoen merupakan kawasan karantina pasien positif Covid-19. Karena itu, masyarakat dilarang melintas seputar […]

  • PETI Semestinya Dilegalisasi

    PETI Semestinya Dilegalisasi

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Secara hukum, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak dapat dibenarkan. Namun dipandang perlu mendapatkan ruang untuk dilegalkan. Lantaran akitivas ini menyangkut mata pencaharian masyarakat. “Pemerintah Daerah, termasuk DPRD, idealnya juga memberikan ruang bagi PETI, untuk mendapatkan legalisasi,” kata Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/4). Payung hukum untuk […]

  • Pesan Wako ke CPNS Lulusan PKN STAN: Adaptasi dan Jalankan Tugas dengan Baik

    Pesan Wako ke CPNS Lulusan PKN STAN: Adaptasi dan Jalankan Tugas dengan Baik

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2022 lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menerima secara simbolis SK pengangkatan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (1/3/2023). Sejumlah 17 orang lulusan PKN STAN itu bertugas pada jenjang diploma tiga untuk […]

  • Jelang Idul Adha, DPRD Minta Wabah PMK jadi Perhatian Serius

    Jelang Idul Adha, DPRD Minta Wabah PMK jadi Perhatian Serius

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari meminta pemerintah melalui dinas terkait agar memastikan kondisi hewan ternak sapi bebas dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) jelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, lantaran, Sintang ada tiga hewan ternak sapi yang dicurigai (suspek) terinfeksi penyakit […]

expand_less