LensaKalbar – Pasar merupakan salah satu muara pertemuan produsen, penjual dan pembeli dalam dunia perdagangan. Olehkarenanya, kebersihan menjadi hal utama untuk mendorong daya beli masyarakat. Kotornya pasar membuat pembeli tidak nyaman.
“Tolong pasar-pasar kita yang ada di Sintang dijaga kebersihannya,” ujar anggota DPRD Sintang, Hamzah Sopian, Senin (22/4/2019).
Menurut Hamzah, tantangan terberat setelah dibangunnya sebuah pasar adalah perawatan. Dari pengalaman, banyak pasar setelah dibangun menjadi kotor dan tidak terawat.
“Begitu baru, semuanya kinclong. Sudah jalan beberapa bulan, makin hari sedikit-sedikit kotor. Problemnya bukan kotornya, di mana-mana juga ada kotor. Yang jadi problem itu adalah kita tidak boleh menganggap kotor itu normal. Kalau kita anggap kotor itu normal, kita akan diamkan, tidak dibersihkan,” tuturnya.
Untuk itu, Hamzah ingin pasar tradisional di Sintang bersih, nyaman, dan tidak berbau. “Jangan kita datang ke pasar tradisional justru terasa kumuh, becek, tidak terawat, apalagi di tempat-tempat yang ada airnya,” ujarnya.
Olehkarenanya, Hamzah berharap para pedagang, pengelola, dan pembeli bersama-sama merawat pasar yang ada. “Pasar adalah jantungnya perdagangan. Apalagi, lokasi berada di tengah perkotaan, dan pasar yang ada ini adalah pasar kita semua. Tentu ini harus mendapat perhatian semua lini,” pungkasnya. (Dex)