Breaking News
light_mode

Coret yang Tak Layak, 40 Ribu Penerima Disisir Ulang

  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan perang terhadap data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak tepat sasaran. Dari total sekitar 40 ribu keluarga penerima manfaat, seluruh data akan divalidasi ulang untuk memastikan bantuan hanya diterima warga yang benar-benar memenuhi syarat.

“Saya tidak mau yang menerima PKH ini banyak keluarga Kepala Desa dan tidak memenuhi syarat. Keluarga saya sekalipun, kalau tidak memenuhi syarat, jangan dimasukkan,” tegas Sekda Kartiyus saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja SDM PKH Kabupaten Sintang di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Rabu (18/2/2026).

Rapat yang digelar Dinas Sosial Kabupaten
Sintang itu dihadiri pendamping sosial PKH, asisten pendamping, pekerja sosial supervisor, administrator pangkalan data, koordinator PKH, serta jajaran Dinsos.

Dalam forum tersebut, Sekda Kartiyus menekankan bahwa kualitas data menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran.

Menurutnya, tugas pengumpulan dan validasi data PKH sangat berat karena akan menentukan nasib ribuan keluarga miskin. Dinas Sosial Sintang pun telah mendapat dukungan Tim Kementerian Sosial RI untuk memperbaiki basis data penerima.

“Kalau data kita bagus, maka orang miskin akan mendapatkan bantuan dari pemerintah dan pasti tepat sasaran,” ujar Sekda Kartiyus.

Sekda Kartiyus juga mengingatkan agar bantuan sosial tidak menjadi ketergantungan jangka panjang. Ia berharap angka kemiskinan terus ditekan sehingga jumlah penerima PKH semakin berkurang.

“Jangan sampai menerima bantuan seumur hidup,” kata Sekda Kartiyus.

Selain itu, Sekda Kartiyus mendorong pemanfaatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai penggerak ekonomi desa. Warga diminta menanam sayur agar dapur MBG membeli hasil produksi lokal sehingga perputaran ekonomi terjadi di kampung.

Sekda Kartiyus juga meminta bank penyalur PKH aktif berkoordinasi, mengingat tidak semua kecamatan memiliki layanan perbankan yang memadai. Kepada 53 PPPK dari Kementerian Sosial yang bertugas di Sintang, ia berpesan agar bekerja maksimal demi keberlanjutan status mereka.

Dengan validasi menyeluruh, Pemkab Sintang berharap bantuan sosial benar-benar menyasar warga miskin yang berhak, sekaligus mendorong pengurangan angka kemiskinan secara bertahap. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama Beri Energi Pemerintah Daerah

    Ulama Beri Energi Pemerintah Daerah

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Muda Mahendrawan bersama Wakil Bupati Sujiwo menyambut kehadiran ulama muda asal Tarim, Hadramaut, Yaman, Habib Muhammad bin Abdullah Al Aydrus, di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (18/9/2019). Kedatangan Habib Muhammad untuk menghadiri kegiatan Silaturahmi Ulama dan Umara Kalimantan Barat yang digelar di aula kantor bupati. “Alhamdulillah kedatangan Habib Muhammad bin Abdullah al […]

  • Wabup Pagi Sampaikan Penjelasan Bupati Terkait Dua Raperda

    Wabup Pagi Sampaikan Penjelasan Bupati Terkait Dua Raperda

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Rapat Paripurna mengenai Penjelasan Bupati Mempawah mengenai dua Raperda, yakni pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 dan Raperda pajak daerah dan retribusi daerah di Gedung DPRD Kabupaten Mempawah, Senin (3/7/2023). Wabup Pagi menyampaikan bahwa Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Mempawah ini dilampiri dengan Laporan Keuangan Pemerintah […]

  • Lomba Cipta Menu Berbasis Sumber Daya Lokal

    Lomba Cipta Menu Berbasis Sumber Daya Lokal

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2019. Lomba B2SA dibuka langsung Bupati Muda Mahendrawan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (18/6/2019). Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya, Elfizar Edrus, […]

  • Tingkatkan Kesejahteraan Daerah yang Berkelanjutan

    Tingkatkan Kesejahteraan Daerah yang Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menghadiri kegiatan Program Economic Leadership For Regional Government Leader (REL) Angkatan VII Tahun 2022 di Ruang Chandra Gedung Kebon Sirih Lantai 6 BI Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) itupun bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas […]

  • Kubu Raya Target Juara Umum Pesparawi Kalbar IX

    Kubu Raya Target Juara Umum Pesparawi Kalbar IX

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua LPPD Kabupaten Kubu Raya, Martius Beltra, menuturkan Pesparawi kali ini merupakan yang keempat kalinya diikuti kontingen Kubu Raya sejak terbentuknya Kabupaten Kubu Raya. “Sejak berdirinya Kubu Raya, kita sudah mengikuti tiga kali event yang diselenggarakan oleh LPPD Provinsi. Yang pertama di Kapuas Hulu tahun 2010. Walaupun ketika itu baru pertama kali, namun […]

  • Tak Ingin Jadi Zombie, BNN Imbau Masyarakat Stop Konsumsi Pil PCC

    Tak Ingin Jadi Zombie, BNN Imbau Masyarakat Stop Konsumsi Pil PCC

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tidak ingin berprilaku seperti zombie dan orang gila?. Makanya stop konsumsi Pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC). Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang, Agus Akhmadin mengatakan Pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) belum masuk dalam kategori narkotika. Tetapi masuk kategori obat keras. “Jika disalahgunakan, dampakanya dapat mengalami gangguan kesadaran atau koma, depresi nafas, sistem […]

expand_less