Breaking News
light_mode

Waduh, Masih Ada “Diskriminasi” di Dunia Pendidikan

  • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kendati banyak kemajuan di berbagai sektor pembangunan, masih terdapat beberapa aspek pelayanan hak dasar masyarakat yang mesti ditingkatkan. Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan.

Untuk bidang pendidikan, menurut Ketua Komisi C DPRD Kalbar, Harimaturida, masih terdapat “diskriminasi”. Masih banyak sekolah–baik negeri maupun swasta–di daerah pinggiran yang belum mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

“Ini yang memicu masih adanya ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan tingginya angka pengangguran, dengan kesempatan kerja yang diberikan perusahaan,” kata Herimaturida, Selasa (8/5).

Kurangnya perhatian pemerintah, jelas Herimaturida, menyebabkan para peserta didik tidak siap terjun ke dunia usaha. Padahal, anak-anak itu juga mesti dididik untuk berwiraswasta dan membuka lapangan pekerjaan. Bukan melulu dididik harus jadi pegawai setelah lulus.

Sementara untuk bidang kesehatan, ungkap Herimaturida, masih banyak warga yang mengeluhkan lemahnya pelayanan.

“Pelayanan kesehatan dinilai kurang bersabat dengan warga kurang mampu,” katanya.

Memang pelayanan kesehatan sudah mengalami perubahan dengan dibukan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) 24 Jam, dan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun belum semua masyarakat dapat menikmatinya.

Sedangkan di bidang ketenagakerjaan, lanjut Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, masih banyak perusahaan di Kabupaten Sintang yang belum membayar karyawannya dengan upah yang layak atau sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK).

“Ini belum termasuk masalah karyawan yang di-PHK dan belum menerima hak-haknya,” kata Herimaturida.

Permasalahan di sektor pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan ini, Herimaturida dapat dari keluhan dan aspirasi yang disampaikan warga terhadapnya. Semuanya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bersama.

“Perlu terus diperjuangkan, agar hak dasar masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan lain-lain itu bisa terus ditingkatkan,” tegas Herimaturida. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Dukung Penerapan Sistem Merit

    Pemkot Dukung Penerapan Sistem Merit

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selalu mendukung semaksimal mungkin penerapan sistem Merit. Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar. Adil dan wajar berarti tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal […]

  • Edi Minta OPD Percepat Pelayanan

    Edi Minta OPD Percepat Pelayanan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meneken Perjanjian Kinerja Tahun 2023. Hal ini sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja. Wali […]

  • Program RIF Bangun Budaya Inovasi

    Program RIF Bangun Budaya Inovasi

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah berlangsung setahun lebih sejak April 2018 hingga Juni 2019, Program Responsive Innovation Fund (RIF) tahap satu di Kawasan Perdesaan Agropolitan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya resmi ditutup di Gardenia Resort Kubu Raya, Rabu (3/7/2019). Penutupan yang dirangkaikan kegiatan temu bisnis dan promosi produk kawasan dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam. […]

  • Penyaluran PKH Sementara Ditunda, Dinsos Sintang Fokus Pendataan DTSEN
    OPD

    Penyaluran PKH Sementara Ditunda, Dinsos Sintang Fokus Pendataan DTSEN

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang mengatakan bahwa penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk sementara waktu dihentikan atau dipending. Kebijakan ini diambil seiring dengan proses pendataan ulang yang tengah dilakukan, sebagai bagian dari implementasi program baru pemerintah pusat bernama Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kepala Dinas Sosial Sintang, Ulidal Muhtar, mengatakan […]

  • Norsan Ingin Ada Sekretariat Ormas Islam di Rumah Budaya Melayu dan Masjid Al-Falah

    Norsan Ingin Ada Sekretariat Ormas Islam di Rumah Budaya Melayu dan Masjid Al-Falah

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rumah Budaya Melayu dan Masjid Al-Falah Mempawah bakal dipercantik, begitu juga dengan fasilitas dan sarana prasarananya. Pasalnya, Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan berencana adanya bangunan sekretariat bagi Ormas-ormas Islam di Kabupaten Mempawah. “Posisinya saya hadapkan dengan Masjid Agung Al-Falah, karena Melayu dan Islam itu tidak dapat dipisahkan. Nah, kedepannya saya harap antara […]

  • Menarik dan Baru, 11 Kegiatan Ini Bakal Semarakkan Harjad Kota Sintang

    Menarik dan Baru, 11 Kegiatan Ini Bakal Semarakkan Harjad Kota Sintang

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tepat tanggal 10 Mei 2019 mendatang adalah hari istimewa bagi masyarakat Sintang. Pasalnya Sintang memasuki usainya yang ke-657. Berbagai acara digelar untuk semarakkan peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Sintang. Ada 11 kegiatan yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Sintang. 11 kegiatan itupun, adalah: Lomba Sampan Bidar se-Kalbar pada Sabtu/Minggu, 27-28 April 2019 Lomba Gerak Jalan […]

expand_less