Wacana Kenaikan BBM 1 April, Kusnadi Minta Masyarakat Tidak Panik
- calendar_month Sel, 31 Mar 2026
- comment 0 komentar

Kusnadi, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang disebut-sebut akan berlaku mulai 1 April.
Kusnadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat terkait kebijakan tersebut.
Kusnadi menyampaikan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat masih sebatas isu dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Olehkarenanya, Kusnadi meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum jelas sumbernya, apalagi sampai memicu kepanikan seperti aksi pembelian BBM secara berlebihan.
“Kalau memang ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat, tentu akan disampaikan secara terbuka kepada publik. Sampai hari ini, kita belum menerima informasi resmi terkait kenaikan BBM bersubsidi tersebut,” ujar Kisnadi.
Menurut Kusnadi, sikap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi sangat penting agar tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.
Kusnadi juga meminta pemerintah daerah untuk turut aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat apabila memang ada perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat. Hal ini dinilai penting guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.
Selain itu, Kusnadi berharap agar pemerintah pusat mempertimbangkan secara matang setiap kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk BBM bersubsidi. Pasalnya, kebijakan tersebut memiliki dampak langsung terhadap daya beli masyarakat dan biaya hidup sehari-hari.
“Kita berharap jika memang ada rencana kenaikan, pemerintah pusat bisa mengkaji secara komprehensif dan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini,” pungkas Kusnadi. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar