Breaking News
light_mode

Wabup Melkianus Nilai Kearifan Lokal Mampu Cegah Konflik Sosial

  • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya menggalakkan penguatan nilai-nilai kearifan lokal di wilayah tersebut. Sebab, dengan kearifan lokal mampu mencegah konflik sosial di tengah keberagaman budaya dan adat istiadat.

“Penguatan nilai-nilai kearifan lokal mengandung filosofi bangsa Indonesia tentang pentingnya perdamaian, menjaga keharmonisan, kerukunan, dan lain sebagainya,” ujar Wakil Bupati Sintang, Melkianus ketika membuka kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Organisasi Kemasyarakatan di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (15/11/2022) lalu.

Kegiatan yang mengusung tema “Antisipasi Konflik Sosial Melalui Pendekatan Kearifan Lokal” itu, diharapkan mampu meredam dan mengantisipasi konflik di tengah masyarakat.

“Komunikasi maupun penyebaran informasi yang berharga tentang pentingnya menghargai nilai-nilai kearifan lokal dapat mencegah terjadinya konflik sosial, sehingga berdampak positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa serta pembangunan di Kabupaten Sintang,” kata Wabup Melkianus.

Salah satu penyebab terjadinya konflik sosial di lingkungan masyarakat, menurut Wabup Melkianus, karena mulai meredupnya budaya kearifan lokal masyarakat.

“Untuk itu, melalui penguatan kearifan lokal mampu mencegah konflik sosial,” ulas Wabup Melkianus.

Wabup Melkianus berpendapat, salah satu budaya kearifan lokal yang mulai ditinggalkan, yakni budaya bergotong-royong. Padahal, budaya gotong royong tersebut dapat memperkuat kebersamaan masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik sosial.

“Budaya kita adalah bergotong-royong. Tapi kini sudah mulai meredup. Padahal, budaya tersebut merupakan perekat kebersamaan dan kekompakan yang bisa mencegah terjadinya konflik sosial di lingkungan masyarakat,” pungkas Wabup Melkianus. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau Panjang, Danrem dan Prajurit TNI 121/Abw Sholat Minta Hujan

    Kemarau Panjang, Danrem dan Prajurit TNI 121/Abw Sholat Minta Hujan

    • calendar_month Sen, 27 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Prajurit Korem 121/Abw menggelar shalat Istisqa’ di Lapangan Apel Makorem 121/Abw,  Senin (27/8/18). Tujuanya untuk  meminta kepada Allah SWT agar turun hujan. “Kalimantan Barat (Kalbar) sedang mengalami musim kemarau panjang. Makanya, sholat Istisqa’ ini kita lakukan. Agar turun hujan,” kata Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Ismawan. Menurut Danrem, Provinsi Kalbar saat ini tengah […]

  • Kesadaran Masyarakat Pontianak Terapkan Prokes Meningkat

    Kesadaran Masyarakat Pontianak Terapkan Prokes Meningkat

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut perkembangan kasus pandemi Covid-19 di Kota Pontianak mengalami penurunan serta cenderung landai. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil screening tes swab dan kondisi rumah sakit yang ada di Kota Pontianak. Kasus yang landai ini disebabkan ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang kian meningkat. “Ditambah pembatasan-pembatasan yang dilakukan […]

  • Pembangunan Gedung IPDN Mempawah Telan Rp30,9 Miliar

    Pembangunan Gedung IPDN Mempawah Telan Rp30,9 Miliar

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi jajaran Kepala SKPD menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Kick Off meeting serta penandatangan kontrak kerja pelaksanaan pembangunan gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Kalimantan Barat tahun 2019, Rabu (7/8/2019) di ruang rapat VVIF IPDN Kampus Jatinangor Bandung. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mempawah, […]

  • Jaga Solidaritas Puak Melayu

    Jaga Solidaritas Puak Melayu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peradaban Melayu harus tetap ada di Kabupaten Sintang. Olehkarenanya, setiap orang Melayu di Bumi Senentang ini wajib bersama-sama menjaga adat, budaya dan warisan leluhurnya. “Adat dan Budaya Melayu wajib dikembangkan disesuaikan dengan perkembangan kekinian,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM), di Istana […]

  • Desa ODF, Langkah Konkret Sintang Tekan Angka “Stunting”

    Desa ODF, Langkah Konkret Sintang Tekan Angka “Stunting”

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Stunting masih menjadi tantangan pemerintah karena target angka prevalansi stunting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni 14 persen di tahun 2024. Guna menekan angka stunting pada tiap provinsi hingga daerah, pemerintah melalukan berbagai langkah konkret. Tak terkecuali di Kabupaten Sintang. Dimana, Pemerintah Kabupaten Sintang hingga saat ini terus berkomitmen dan bertekad […]

  • Klenteng di Purun Kecil Terbakar

    Klenteng di Purun Kecil Terbakar

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Musibah kebakaran mengejutkan masyarakat Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah. Kelenteng Sam San Ket Bong terbakar, Selasa (13/4/2021) pukul 00.00 WIB. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kepala Desa Sungai Purun Kecil, Zainol Bahri membenarkan terjadinya musibah kebakaran tersebut. Dia mengaku pertama kali mendapatkan informasi itu dari salah […]

expand_less