Breaking News
light_mode

Desa ODF, Langkah Konkret Sintang Tekan Angka “Stunting”

  • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Stunting masih menjadi tantangan pemerintah karena target angka prevalansi stunting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni 14 persen di tahun 2024.

Guna menekan angka stunting pada tiap provinsi hingga daerah, pemerintah melalukan berbagai langkah konkret. Tak terkecuali di Kabupaten Sintang.

Dimana, Pemerintah Kabupaten Sintang hingga saat ini terus berkomitmen dan bertekad menekan angka stunting. Berbagai langkah pun telah diambil, agar masalah stunting dapat diatasi dan ditekan.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah setempat mensiasasitinya dengan gencar melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait dengan dampak dan penyebab stunting. Selain itu, pemerintah juga mendorong agar tiap desa dapat mendeklarasikan diri sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Upaya tersebut dinilai dapat membantu menekan angka prevalansi stunting di daerah ini.

Perihal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah ketika menghadiri dan membuka kegiatan Pelaksanaan Pelayanan Langsung Perekaman KTP Elektronik dan Pelayanan Kartu Keluarga di Desa Emparu Baru, Kecamatan Dedai, Rabu (8/3/2023).

“Saya juga mendorong agar tiap desa bisa melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan guna menekan angka stunting di Kabupaten Sintang,” pinta Sekda Yosepha.

Persoalan stunting, kata Sekda Yosepha, tak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun menjadi tanggungjawab bersama. Olehkarenanya, dia menyarankan agar semua pihak yang terlibat dalam percepan penurunan angka stunting dapat saling bersinergi, termasuk masyarakat juga.

“Stunting menjadi tanggungjawab kita bersama. Makanya, saya harap berbagai langkah dan upaya kita dalam menekan angka stunting ini dapat dilakukan secara bersama-sama, sehingga apa yang menjadi tujuan kita ini dapat terwujud,” pungkas Sekda Yosepha. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam 10 Ribu Pohon Hutan Adat

    Tanam 10 Ribu Pohon Hutan Adat

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjaga kelestarian alam dan lingkungan masyarakat, Ikatan Pemuda Dayak Kabupaten Mempawah (IPDKM) melaksanakan gerakan penghijauan hutan adat, Selasa (29/6/2021) di Desa Anjungan Dalam. Melalui kegiatan itu, Bupati beserta Muspida secara simbolis melakukan penanaman 10 ribu pohon. Selain Bupati Erlina, acara gerakan penghijauan hutan adat turut dihadiri oleh Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, S.Ik, […]

  • ICMI Harus Mampu Berkolaborasi dengan Semua Pihak

    ICMI Harus Mampu Berkolaborasi dengan Semua Pihak

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny berharap ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Kabupaten Sintang ke depan dapat memberikan kontribusi lebih signifikan bagi masyarakat dengan bekerja lebih efektif. “Pertama-tama kami mengapresiasi Musda yang dilaksanakan ICMI hari ini ya. Kedua ICMI memiliki peran penting dalam membantu pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sintang,” […]

  • DPRD Harap Program MBG Menjangkau Wilayah 3T di Sintang

    DPRD Harap Program MBG Menjangkau Wilayah 3T di Sintang

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Sintang. Politisi Partai PAN menegaskan, pemerataan program tersebut sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Menurut Senen Maryono, hingga saat ini masih terdapat […]

  • Desa Mandiri Harus Perhatikan SDM yang Profesional

    Desa Mandiri Harus Perhatikan SDM yang Profesional

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar menggelontorkan 20 persen APBD, tidak mudah mewujudkan Desa Mandiri. Banyak persiapan yang harus dikejar. Terutama Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola dana tersebut. “Harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari tenaga profesional yang ‘Concern’ menjadikan desa benar-benar berdiri di kaki sendiri,” kata Anggota DPRD Sintang, Kusnadi, Kamis (9/5/2019). Apabila dana pemerintah […]

  • Pemerintahan Berbasis Digitalisasi

    Pemerintahan Berbasis Digitalisasi

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina berharap agar pengurus KORPRI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah mampu membuat terobosan baru di era digitalisasi saat ini. Ihwal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT KORPRI ke-50, dan HUT PGRI ke-76 Tahun 2021, Selasa (30/11/2021) di halaman Kantor Bupati Mempawah. “Saya harap seluruh pengurus KORPRI […]

  • Lomba PHBS, Desa Terap Harumkan Nama Mempawah

    Lomba PHBS, Desa Terap Harumkan Nama Mempawah

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah kembali menoreh prestasinya, kali ini datang dari Desa Terap, Kecamatan Toho. Dimana desa itu telah ditetapkan sebagai pemenang lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kategori kabupaten, tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020. Ditetapkannya Desa Terap itupun berdasarkan SK Gubernur Kalbar nomor: 880/KESRA/2020 tentang pemenang lomba penilaian kesatuan gerak pemebrdayaan dan […]

expand_less