Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kemampuan dan Kebiasaan Hidup Sehat

  • calendar_month Rab, 25 Okt 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya dan menghadapi puncak bonus demograsi 2045, perlu peningkatan kemampuan dan kebiasaan hidup sehat anak usia sekolah. Salah satunya melalui Lomba Sekolah Sehat (LSS).

“LSS ini menyentuh dua komponen visi pembangunan Pemkab Sintang, yaitu mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat dan cerdas,” kata Abdul Syufriadi, Asisten Pemerintahan, Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Sintang, ketika membuka rangkaian Penilaian LSS Tingkat Kalbar, di TK Kemala Bhayangkari 8 Jalan Ade Irma Suryani Sintang, Selasa (24/10).

Syufriadi menjelaskan, program sekolah sehat ini dapat menurunkan angka kesakitan anak sekolah, meningkatkan kesehatan peserta didik, baik fi sik, mental maupun sosial, juga untuk melaksanakan prinsip-prinsip hidup sehat di sekolah.

“Saya meminta sekolah-sekolah yang menjadi locus lomba, agar mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga dapat dinilai baik oleh Tim Penilai dari provinsi,” ujar Syufriadi.

Di tempat yang sama, Kepala TK Bhayangkari 8 Sintang, Utin Rini Agustini menyampaikan beberapa prestasi dan kebiasan hidup sehat yang dilakukan di sekolah yang dipimpinnya.

“Setiap minggu ada senam dan jalan santai bersama. Bahkan setiap minggu kita mengusahakan makan puding sehat untuk memenuhi serat bagi anak-anak,” kata Rini.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai LSS Tingkat Kalbar, Elisa Simanjuntak menjelaskan, program pembangunan di bidang kesehatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program ini diwujudnyatakan pada kegiatan Usaha Kegiatan Sekolah (UKS). Kegiatan terpadu ini sangat berperan dalam proses pembentukan pola hidup sehat dari anak usia dini yang dapat diajarkan dari tingkat TK.

“Sekolah juga dapat memberikan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan,” kata Elisa.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar melaksanakan LSS ini untuk mengapresiasi kegiatan pengembangan dan pembinaan UKS pada semua jenjang pendidikan. Selain sebagai ajang untuk meraih prestasi, juga menjadi sarana memotivasi untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan UKS di setiap sekolah.

“Pembinaan kegiatan UKS ini sebagai upaya strategis untuk mensinergikan antara kegiatan pendidikan perilaku, penanaman nilai kesehatan, kesadaran penataan lingkungan yang sehat,” jelas Elisa. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Usulkan Empat Raperda ke DPRD

    Pemkot Usulkan Empat Raperda ke DPRD

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengusulkan empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Pontianak. Keempat raperda tersebut di antaranya tentang Kepariwisataan, Tambahan Setoran Modal Pemkot Pontianak kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Kalbar), Rencana Pembangunan Industri Kota Pontianak Tahun 2019-2039 dan Rukun Tetangga dan Rukun Warga. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan […]

  • UPT Loka Penyuluhan Kelautan dan Perikanan Diharapkan Mampu Tingkatkan Produksi Ikan

    UPT Loka Penyuluhan Kelautan dan Perikanan Diharapkan Mampu Tingkatkan Produksi Ikan

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi perwakilan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) di ruang kerjanya, Senin (29/4/2024). Pertemuan tersebut berkenaan dengan rencana BPPSDMKP yang akan membentuk Loka Penyuluhan Kelautan dan Perikanan di wilayah Kabupaten Mempawah, tepatnya di Kecamatan Anjongan. Pembentukan UPT yang dimaksud untuk mempertajam peran […]

  • Sekda Kartiyus Akui Pecat Oknum Guru dan Dokter Malas

    Sekda Kartiyus Akui Pecat Oknum Guru dan Dokter Malas

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus menyebut bahwa belum lama ini pemerintah daerah telah memecat dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Kedua pegawai tersebut, berprofesi sebagai tenaga pengajar atau guru dan seorang dokter. Keduanya dipecat, lantaran malas atau tidak pernah masuk kerja selama bertugas. “Kemarin kami sudah memecat […]

  • Mempawah Gelar Rakor FLLAJ untuk Tekan Angka Kecelakaan

    Mempawah Gelar Rakor FLLAJ untuk Tekan Angka Kecelakaan

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Mempawah Tahun 2023 di Balai Rupatama Mapolres Mempawah, Rabu (18/1/2023). Rakor FLLAJ tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, H Ismail juga dihadiri Wakapolres Mempawah, Kompol Rully Robinson Polii, […]

  • Stop Panic Buying BBM, Stok Masih Aman!

    Stop Panic Buying BBM, Stok Masih Aman!

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di tengah kekhawatiran yang mulai merambat di masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab mengingatkan warga agar tidak terjebak dalam kepanikan yang justru berpotensi memperparah situasi, terutama dengan melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Pesan ini disampaikan menyusul munculnya antrean di sejumlah SPBU […]

  • Evaluasi Relasi Pemilu 2019, Partispasi Pemilih Capai 86 Persen

    Evaluasi Relasi Pemilu 2019, Partispasi Pemilih Capai 86 Persen

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 55 Relawan Demokrasi (Relasi) KPU Sintang resmi dibubarkan, Rabu (15/5/2019). Pembubaran tersebut seiring dengan berakhirnya kontentasi Pemilu 2019. Ketua KPU Sintang, Hazizah mengatakan bahwa KPU Sintang melakukan evaluasi ini terkait dengan masa berakhirnya relawan demokrasi. “Kalau dilihat dar SK, masa berakhirnya relawan demokrasi ini pada 16 April lalu. Karena kita disibukan banyak […]

expand_less