Breaking News
light_mode

Senen Maryono Nilai Kebijakan Tanpa PHK PPPK sebagai Langkah Bijak

  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Sintang yang tidak melakukan pemecatan terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meskipun dihadapkan pada tekanan regulasi dari pemerintah pusat terkait pembatasan belanja pegawai.

Menurut Senen Maryono, keputusan tersebut merupakan langkah bijak dan berpihak pada stabilitas sosial serta keberlangsungan pelayanan publik di daerah.

Senen Maryono menilai, di tengah tuntutan penyesuaian anggaran sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD), pemerintah daerah tetap menunjukkan komitmen untuk melindungi tenaga kerja yang selama ini telah berkontribusi dalam roda pemerintahan.

“Keputusan untuk tidak melakukan pemecatan PPPK adalah langkah yang sangat tepat. Kita tidak bisa hanya melihat dari sisi angka dan regulasi semata, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Senen Maryono.

Diketahui, dalam UU HKPD, pemerintah daerah diwajibkan untuk membatasi belanja pegawai maksimal sebesar 30 persen dari total anggaran daerah paling lambat pada 1 Januari 2027. Sementara itu, kondisi saat ini menunjukkan bahwa belanja pegawai di Kabupaten Sintang masih berada di kisaran 37 persen, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis untuk menyesuaikan komposisi anggaran tersebut.

Walau demikian, Pemkab Sintang memilih tidak menjadikan pemecatan PPPK sebagai solusi instan dalam menekan belanja pegawai. Kebijakan ini dinilainya sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada tenaga honorer yang telah diangkat menjadi PPPK dan memiliki peran penting dalam pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.

Senen Maryono menegaskan, penyesuaian terhadap ketentuan UU HKPD seharusnya dilakukan melalui pendekatan yang lebih komprehensif dan bertahap, bukan dengan langkah drastis yang berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

“Masih banyak opsi yang bisa ditempuh, seperti efisiensi belanja non-prioritas, optimalisasi pendapatan daerah, hingga penataan ulang kebutuhan pegawai secara bertahap. Jangan sampai solusi yang diambil justru menimbulkan masalah baru,” kata politisi Partai PAN mengingatkan.

Lebih lanjut, Senen Maryono juga mendorong agar pemerintah daerah segera menyusun strategi jangka menengah yang terukur guna menurunkan persentase belanja pegawai secara bertahap hingga mencapai batas yang ditetapkan. Hal ini penting agar kepatuhan terhadap regulasi tetap terjaga tanpa mengorbankan kesejahteraan pegawai.

Selain itu, Senen Maryono juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat agar implementasi kebijakan dapat disesuaikan dengan kondisi riil di daerah, terutama bagi daerah seperti Sintang yang masih membutuhkan banyak tenaga pelayanan publik.

“Kita berharap ada ruang fleksibilitas atau kebijakan transisi dari pemerintah pusat, sehingga daerah tidak dipaksa mengambil langkah yang berdampak besar terhadap masyarakat,” kata Senen Maryono.

Di akhir pernyataannya, Senen Maryono menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal kebijakan anggaran daerah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas, sekaligus memastikan bahwa penyesuaian terhadap regulasi nasional dilakukan secara bijaksana dan berkeadilan.

“Kami di DPRD tentu akan mendukung langkah-langkah pemerintah daerah yang mengedepankan kepentingan rakyat. Prinsipnya, kebijakan harus humanis, rasional, dan tetap sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” pungkas Senen Maryono. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Ada <i>“Kong Kali Kong”<i> Dalam Perizinan

    Jangan Ada “Kong Kali Kong” Dalam Perizinan

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Provinsi Kalbar yang diketuai oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar untuk dapat bekerja secara profesional. “Saya harap, hentikanlah, kalau ada hal-hal menyimpang seperti anggaran maupun penyimpangan perizinan. Kong kali kong dalam bentuk apapun harus dihentikan,” tegas […]

  • Bupati Erlina Hadiri Final Gubernur Cup Vol. 1

    Bupati Erlina Hadiri Final Gubernur Cup Vol. 1

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puncak Basketball Gubernur Cup Vol. 1 2026 berlangsung meriah di Lim Tau Huat Hall, Sabtu malam (11/4/2026), dengan menghadirkan pertandingan final sengit antar tim terbaik se-Kalimantan Barat. Dalam laga penentuan, Benua Akcaya Warriors sukses keluar sebagai juara kategori KU 18–23, disusul SMA Santu Petrus yang menjuarai tingkat SMA/SMK, serta Klub Jambore sebagai kampiun […]

  • 508 Anggota BPD Mempawah Resmi Dikukuhkan

    508 Anggota BPD Mempawah Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 508 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Mempawah resmi dikukuhkan oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina di Mempawah Convention Center, Jumat (21/3/2025). Pengukuhan ini menandai perpanjangan masa jabatan BPD selama dua tahun, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang mengubah aturan sebelumnya. Bupati Erlina menegaskan bahwa perpanjangan masa jabatan ini bukan sekadar […]

  • Berikut 11 Poin Himbauan Dinkes Sintang Terkait Covid-19

    Berikut 11 Poin Himbauan Dinkes Sintang Terkait Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Kesehatan tampak serius menangani penyebaran virus Corona atau Covid-19. Hari ini, Rabu (25/3/2020), Dinas Kesehatan mengeluarkan 11 poin himbauan yang harus diperhatikan dan dijalankan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang. 11 poin himbauan Covid-19 adalah sebagai berikut: Masyarakat Kabupaten Sintang dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta lebih […]

  • Keren! Pemkot Pontianak Luncurkan Aplikasi e-Ponti

    Keren! Pemkot Pontianak Luncurkan Aplikasi e-Ponti

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama sektor pajak daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meluncurkan aplikasi pajak daerah Elektronik Pajak Online Terintegrasi (e-Ponti). Aplikasi berbasis website ini bisa diakses dengan alamat http://eponti.pontianakkota.go.id. Sebelum memasuki laman utama, Wajib Pajak (WP) terlebih dahulu mendaftarkan akunnya menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) dengan mengisi […]

  • 97 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Edi: Pejabat Harus Turun Lapangan!

    97 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Edi: Pejabat Harus Turun Lapangan!

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 97 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dilantik Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Selasa (2/4/2019). 97 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik tersebut terdiri dari pejabat eselon III sebanyak 35 orang dan eselon IV 62 orang. Edi berharap pelantikan ini akan memberikan motivasi […]

expand_less