Breaking News
light_mode

Senen Maryono Ajak Generasi Muda Perkuat Pemahaman Nilai Agama untuk Bentuk Karakter

  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan memahami nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup dalam membentuk karakter yang kuat dan berintegritas di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurut Senen Maryono, pemahaman agama tidak hanya sebatas ritual ibadah semata, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bersikap, bertutur kata, hingga mengambil keputusan. 

 Senen Maryono menilai, nilai-nilai agama memiliki peran renting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga degradasi moral.

 “Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. Jika mereka dibekali dengan pemahaman agama yang baik, maka mereka akan memiliki arah hidup yang jelas, serta mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia,” ujar Senen Maryono.

 Senen Maryono menambahkan, di era digital saat ini, arus informasi yang begitu cepat dan terbuka menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Tanpa filter yang kuat, mereka berpotensi terpapar berbagai konten negatif yang dapat merusak pola pikir dan perilaku.

Karena itu, Senen Maryono mendorong peran aktif orang tua, lembaga pendidikan, serta tokoh agama untuk bersama-sama memberikan pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan agama harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama, kemudian diperkuat melalui sekolah dan lingkungan sosial.

 “Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting. Kita tidak bisa menyerahkan tanggung jawab ini hanya kepada satu pihak saja. Semua harus berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter,” tegas Senen Maryono.

 Lebih lanjut, Senen Maryono juga mengapresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan generasi muda, seperti pengajian, retret, dan kegiatan sosial berbasis keagamaan. Kegiatan tersebut dinilai mampu menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral sekaligus mempererat kebersamaan.

 Senen berharap, dengan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya nilai agama, akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan emosional yang seimbang.

 “Ke depan, kita ingin melihat generasi muda Sintang yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkas Senen Maryono. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Restorasi Rumah Tua Bersejarah

    Restorasi Rumah Tua Bersejarah

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keberadaan rumah-rumah tua di tepian Sungai Kapuas menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Melihat rumah tua yang masih berdiri hingga kini seolah membawa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berupaya melestarikan adat istiadat dan budaya termasuk arsitektur rumah tua. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, keberadaan […]

  • Resmikan Gereja Katolik Santo Petrus Stasi Sangking, Wabup: Manfaatkan Sebaik-baiknya

    Resmikan Gereja Katolik Santo Petrus Stasi Sangking, Wabup: Manfaatkan Sebaik-baiknya

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri dan meresmikan Gereja Katolik Santo Petrus Stasi Sangking, Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang, Senin (10/7/2023). Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti bersama Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus. Wabup Pagi mengucapkan terimakasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana pembangunan Gereja Katolik Santo […]

  • Tiadakan Jam Besuk, Rutan Mempawah Siapkan Layanan Online

    Tiadakan Jam Besuk, Rutan Mempawah Siapkan Layanan Online

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19 di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Mempawah, sistem besuk tatap muka langsung ditiadakan, menggantikan hal itu Rutan menyiapkan layanan sistem online atau video call. Hal itu disampaikan Kepala Rutan Kelas II B Mempawah, Hidayah, Kamis (2/4/2020). Menurutnya, kebijakan tersebut sudah dilakukan sejak 19 Maret […]

  • Lembaga Keagamaan Minimalisir Dampak Negatif

    Lembaga Keagamaan Minimalisir Dampak Negatif

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pontianak sebagai sebuah kota yang heterogen dengan masyarakat multikultural, bermacam-macam budaya, suku, bahasa dan agama, menjadi sangat unik dengan keberagamannya. Namun demikian, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai dengan keunikan dan keberagaman itu bisa membawa dampak positif maupun negatif. “Bidang keagamaan sangatlah sensitif. Oleh sebab itu, melalui lembaga-lembaga keagamaan yang ada di […]

  • Puluhan Hektar Lahan di Mempawah Terbakar Akibat Karhutla

    Puluhan Hektar Lahan di Mempawah Terbakar Akibat Karhutla

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, SH, MH mengaku telah mendapatkan laporan maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah. Sudah puluhan hektare lahan terbakar. Bahkan, bangunan pesantren di Dusun Tekam nyaris terbakar akibat karhutla. “Dari laporan yang masuk, karhutla di sejumlah titik sudah mulai menjalar ke sekitar pemukiman masyarakat. Misalnya karhutla di Dusun […]

  • PETI Semestinya Dilegalisasi

    PETI Semestinya Dilegalisasi

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Secara hukum, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak dapat dibenarkan. Namun dipandang perlu mendapatkan ruang untuk dilegalkan. Lantaran akitivas ini menyangkut mata pencaharian masyarakat. “Pemerintah Daerah, termasuk DPRD, idealnya juga memberikan ruang bagi PETI, untuk mendapatkan legalisasi,” kata Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/4). Payung hukum untuk […]

expand_less