Breaking News
light_mode

Semangat ‘45 di Usia 45 Tahun

  • calendar_month Sen, 13 Nov 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar – Masih mengenakan pakaian dinas, Bupati Sintang, dr H Jarot Winarno MMEdPh menghentakkan betnya untuk servis perdana Turnamen Tenis Meja Bupati Sintang Open 2017.

Di usianya yang sudah kepala lima ini, hantaran bolanya masih cukup tajam. Penampilan Jarot yang melakukan pukulan perdana ketika membuka turnamen ini ternyata belum berbanding lurus dengan peserta lomba yang usianya hanya terpaut lima tahun darinya.

Turnamen ini diikuti setidaknya 29 orang yang sudah berusia 45 tahun. Tidak muda lagi. Tetapi para veteran atlet ini memiliki Semangat ’45, tidak mau kalah bergeloranya dengan darah-darah muda dalam berolahraga. Jarot menikmati betul semangat dan permainan para veteran atlet tenis meja tersebut.

“Inilah revolusi mental. Cara terbaik menyukseskannya melalui kegiatan olahraga,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam olahraga, seseorang diajarkan untuk menghargai kekalahan dan tidak berlebihan saat menang.

 Baca: Target Pendapatan Sintang Rp1,8 Triliun

“Kalah tidak berisiko apa-apa, kemudian kita belajar menerima kekalahan, ya kan. Kalau menang pun, kita tidak mengolok-ngolok yang kalah, ya kan,” ucap Jarot.

Selain pemahaman tersebut, olahraga tentunya untuk membuat tubuh menjadi sehat. Kemudian bisa juga menjadi ajang bersilaturrahmi, serta bersenang-senang sambil berprestasi.

“Gedung Indoor Tenis Meja Sintang ini merupakan satu-satunya in door tenis meja di Kalbar. Kegiatan ini juga diikuti seorang petenis meja asal Jepang. Ini akan menjadi salah satu venue untuk pertandingan Perprov Kalbar 2018,” ucap Jarot.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Bupati Open 2017, Warsidi mengatakan, turnamen ini sebagai tolok ukur pembinaan tenis meja di Kabupaten Sintang. Selain itu, tambah dia, juga untuk memasyarakatkan olahraga tenis meja di Kalbar.

“Kita ingin menambah frekuensi kejuaraan tenis meja di Kalbar. Lantaran selama ini dirasa masih sangat minim,” kata Warsidi.

Turnamen ini, kata Warsidi juga untuk silaturrahmi antarsesama atlet tenis meja di Kalbar. “Turnamen ini terdiri atas beberapa kategori, yakni tunggal (umum dan veteran khusus 45 tahun ke atas) 96 orang, serta 29 pasang regu. Mereka dari seluruh kabupaten/kota di Kalbar,” tutupnya. (Dex)

 

Baca Juga :

Tak Terima DAU Sintang Dipotong, Jarot Surati Kemenkeu

Waduh…Paripurna RAPBD TA 2018 Tak Kuorum

Segera Perbaiki Jalan Candika

Prioritaskan Penanganan DBD

Herimaturida: Jangan Bedakan Pasien Kaya dan Miskin

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Penyebab Harga Sembako Melonjak

      Penyebab Harga Sembako Melonjak

      • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Sintang berpendapat harga sembilan bahan pokok (sembako) bakal melonjak menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Billy Welsan mengatakan harga sembako berpotensi naik karena biaya logistik makin mahal akibat kenaikan harga BBM subsidi. “Khususnya bahan-bahan pokok ini kan masalahnya […]

    • Puasa Momentum Ujian Kesabaran di Tengah Pandemi

      Puasa Momentum Ujian Kesabaran di Tengah Pandemi

      • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Puasa Ramadan menjadi momentum menguji kesabaran umat Islam dalam menghadapi pandemi Covid-19. Betapa tidak, hampir semua aspek kehidupan terdampak akibat pandemi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan bahwa ketaatan beribadah menjadi bagian dari nilai kesabaran manusia. Selain itu, kesabaran juga tidak terlepas dari bagaimana menghadapi musibah dari Tuhan seperti halnya pandemi Covid-19. […]

    • 2020, Rumah Sakit Tipe D Siap Dibangun

      2020, Rumah Sakit Tipe D Siap Dibangun

      • calendar_month Kam, 2 Jan 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, tahun 2020 Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan tetap fokus pada sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan khusus pada capacity building untuk pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2020 juga akan dilakukan pembangunan rumah sakit di wilayah Pontianak Utara. “Rumah sakit tersebut dengan tipe D akan sama dengan rumah sakit […]

    • Carut Marut Batas Wilayah Pontianak dan Kubu Raya, Gubernur: Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

      Carut Marut Batas Wilayah Pontianak dan Kubu Raya, Gubernur: Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

      • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Carut marut batas wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya mendapat titik terang. Pasalnya, Gubernur Kalbar Sutarmidji akan mengajukan usulan batas wilayah keduanya ke Kemendagri RI untuk dijadikan Permendagri. “Tujuan penetapan batas wilayah ini tak lain demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur Kalbar, Sutarmidji ketika memimpin rapat yang dihadiri Wali Kota Pontianak dan Bupati […]

    • Kompak, Jarot-Askiman Kumpulkan Seluruh Pejabat Sintang

      Kompak, Jarot-Askiman Kumpulkan Seluruh Pejabat Sintang

      • calendar_month Sen, 15 Jan 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kompak. Bupati Sintang, Jarot Winarno beserta wakilnya, Askiman, mengumpulkan seluruh jajarannya di Pendopo. Mulai dari Kepala Dinas, Badan, Kantor, termasuk pula Kabag, Kasubbag, Kasi hingga staf teknis. Hal yang tidak biasa ini dilakukan ini, berlangsung Senin (15/01/2018) sekitar pukul 09.00. Setelah disimak secara seksama, ternyata pertemuan “besar” ini untuk mendengarkan Laporan Evaluasi dan […]

    • Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka
      OPD

      Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka

      • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar mengingatkan agar sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat. “Misalnya, saat siswa akan masuk ke lingkungan sekolah, wajib diukur suhu tubuhnya, kalau suhu tubuh normal tetapi siswa dalam keadaan batuk dan pilek, wajib di suruh pulang. Dan kantin, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan olahraga ditiadakan. Jadi sekolah […]

    expand_less