Breaking News
light_mode

PPKM Level 4 di Pontianak Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021

  • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Pusat kembali memperpanjang PPKM Level 4 hingga tanggal 9 Agustus 2021. Kota Pontianak merupakan satu diantara 25 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa-Bali yang ditetapkan penerapan PPKM Level 4. Hal tersebut  tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 28 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, sebagaimana yang tertuang dalam Inmendagri Nomor 28 Tahun 2021, PPKM Level 4 di luar wilayah Jawa-Bali, termasuk Kota Pontianak, kembali diperpanjang mulai tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021. Menurutnya, perpanjangan PPKM Level 4 ini tidak banyak perubahan dari sebelumnya.

“Pontianak masih ditetapkan dalam PPKM Level 4 karena dilihat dari tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) yang dinilai tinggi, kemudian tingkat ketertularan dan kematian. Meskipun secara umum kasus Covid-19 di Kota Pontianak sudah melandai dan menurun,” ujarnya, Selasa (3/8/2021).

Aturan-aturan yang diberlakukan dalam PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 ini masih sama dengan aturan sebelumnya. Diantaranya relaksasi bagi pengunjung warung kopi maupun rumah makan untuk makan dan minum di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Diantaranya dengan pembatasan kapasitas maksimal 25 persen dan diharapkan tidak berlama-lama,” ungkap Edi.

Sementara untuk mall masih tutup terkecuali toko-toko yang menjual obat-obatan, makanan dan kebutuhan pokok yang berada di dalam mall. Namun untuk penyekatan jalan juga sudah ditiadakan. Kendati demikian, pencegahan agar tidak terjadi kerumunan tetap dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak.

“Kita berharap masyarakat ikut mendukung dalam penerapan PPKM Level 4 ini karena tanpa dukungan masyarakat, akan sulit untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Edi mengajak keterlibatan para pelaku usaha untuk bekerjasama dan kooperatif dalam menjaga kondisi selama PPKM Level 4 diberlakukan dengan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

“Kita izinkan makan dan minum di tempat tetapi kita berharap ada kerjasama pelaku usaha untuk melaksanakan peraturan yang berlaku selama PPKM Level 4 ini,” imbaunya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Sampah Plastik

    Kurangi Sampah Plastik

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penggunaan sampah plastik memang masih menjadi persoalan di berbagai negara termasuk Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, limbah plastik di Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun. Terlebih sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan ratusan tahun untuk bisa terurai. Akibatnya, lingkungan air, tanah dan udara menjadi sasarannya dan selanjutnya […]

  • Hentikan Program Rutinitas Tanpa Dampak, EVRAN 2026 Fokus Lima Sektor Strategis

    Hentikan Program Rutinitas Tanpa Dampak, EVRAN 2026 Fokus Lima Sektor Strategis

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan tidak boleh ada lagi program pemerintah yang hanya bersifat rutinitas tanpa hasil terukur. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Sabtu (28/2/2026). Menurut Wabup […]

  • PKR, Jeffray: Kita Tunggu Janji Gubernur Menghadap Presiden

    PKR, Jeffray: Kita Tunggu Janji Gubernur Menghadap Presiden

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rencana Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengajak lima bupati dan lima Ketua DPRD wilayah timur Kalbar untuk menghadap Presiden Jokowi terkait pemekaran Provinsi Kapuas Raya, belum terealisasi. Terungkapnya ihwal tersebut, setelah sejumlah awak media mengkonfirmasi perihal tersebut kepada Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, baru-baru ini. Di mana Jeffray mengaku belum menerima undangan tersebut. “Belum ada […]

  • Wow, Polres Sintang Cegat 890 Pelanggar Aturan Lalu Lintas

    Wow, Polres Sintang Cegat 890 Pelanggar Aturan Lalu Lintas

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak dimulainya Operasi Keselamatan Kapuas 5 Maret 2018, jajaran Satlantas Polres Sintang menemukan 918 pelanggaran aturan lalu lintas, 132 pengendara ditilang dan 786 pengendara ditegur. “Ini total jumlah tilang dan teguran terhadap pengendara yang tidak melengkapi surat, spion, helm, dan rambu-rambu,” kata Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Anton Satriadi, Kamis (22/3) Berikut perinciannya […]

  • Bupati Erlina Ikuti Rapat Pokja APKASI, UU Cipta Kerja Menuai Kritik dan Saran

    Bupati Erlina Ikuti Rapat Pokja APKASI, UU Cipta Kerja Menuai Kritik dan Saran

    • calendar_month Jum, 18 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengikuti Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), di Tanggerang, Banten, 18-19 Desember 2020. Keikutsertaan Erlina, karena Mempawah dipilih sebagai anggota Pokja APKASI terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan Rancangan Peraturan Presiden (Rperpres) sebagai Peraturan Pelaksanaan UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tampak hadir, Bupati […]

  • Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

    Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal di Kota Pontianak menandatangani komitmen percepatan penurunan stunting yang diimplementasikan Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian di Hotel Harris, Jalan Gajah Mada, Rabu (10/7/2024). Penandatanganan itu kemudian dilanjutkan dengan agenda Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Kota Pontianak Tahun 2024 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan […]

expand_less