Breaking News
light_mode

PKR, Jeffray: Kita Tunggu Janji Gubernur Menghadap Presiden

  • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Rencana Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengajak lima bupati dan lima Ketua DPRD wilayah timur Kalbar untuk menghadap Presiden Jokowi terkait pemekaran Provinsi Kapuas Raya, belum terealisasi.

Terungkapnya ihwal tersebut, setelah sejumlah awak media mengkonfirmasi perihal tersebut kepada Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, baru-baru ini. Di mana Jeffray mengaku belum menerima undangan tersebut.

“Belum ada undangannya,” ucap Jeffray, baru-baru ini.

Hanya saja, Jeffray mengaku tetap menunggu undangan Gubernur Kalbar tersebut. Sebab soal Kapuas Raya merupakan harapan dan dambaan masyarakat bagian timur Kalbar selama ini.

“Yang jelas kita tetap menunggu ungdangan Gubernur itu. Kapuas Raya merupakan kebutuhan masyarakat timur Kalbar yang harus terealiasi,” ujarnya.

Setakat ini, ungkap Jeffray, surat persetujuan pihaknya terkait pemekaran Provinsi Kapuas Raya ini sudah disampaikannya. Tinggal tindak lanjutnya lagi dari Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Untuk selanjutnya tergantung pada Pemprov Kalbar, bagaimana menindaklanjuti ke Pemerintah Pusat (Pempus). Karena Pempuslah  yang memiliki kebijakan terkiat pemekaran Provinsi Kapuas Raya ini,” jelasnya.

Hanya saya, Jeffray berharap, ke depan undangan untuk menghadap Presiden Jokowi dapat segera terwujud. “Mudahan saja ke depan kita dapat undangan itu, agar pembahasan terkait pemekaran ini dapat segera terwujud,” pungkasnya.

Apabila PKR terealisasi, kata Jefrray,  maka diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Jika pemekaran provinsi terwujud, maka sistem pemerintahan akan merata dan pembangunan dapat dirasakan di seluruh kawasan hingga pedalaman Kalbar,” katanya.

Diakuinya, memang tidak mudah mewujudkan pemekaran provinsi. Tetapi dengan koordinasi pemerintah serta pihak terkait yang intens, PKR pasti terwujud.

Dia juga mengajak semua stakeholder terkait untuk bersama-sama mendorong proses pemekaran  Provinsi Kapuas Raya.

“Seluruh pemimpin dan stakeholder yang ada di Kalbar. Mulai kabupaten yang mau memekarkan diri, pemerintah, legislatif serta DPR maupun pemerintah pusat mesti duduk bersama bagaimana Kalbar yang luas ini segera kita mekarkan,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang, di Kabupaten Sintang diperkirakan diikuti oleh 11 orang Kepala Desa (Kades) aktif. “Ada 11 Kades yang ikut Pileg 2019,” kata Komisioner KPU Sintang, Sutami, Minggu (12/8). Menurut Sutami, secara aturan para Kepala Desa (Kades) diperbolehkan untuk mengikuti proses dan tahapan Pileg 2019. Tetapi, para kades harus mematuhi […]

  • Takut Dirazia Satpol PP, Pemuda Kabur Tinggalkan Kekasihnya

    Takut Dirazia Satpol PP, Pemuda Kabur Tinggalkan Kekasihnya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Sintang melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, terjaring tiga pasangan muda-mudi didapati berduaan di dalam rumah kost, Sabtu (15/12/2018) malam. Pantauan dilapangan, sekitar pukul 23.16 WIB petugas Satpol PP Sintang menyisir tempat hiburan malam (THM) di Jalan Hutan Wisata. Kemudian dilanjutkan ke gedung Serba Guna […]

  • Amanat Kurikulum 2013, Pramuka Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

    Amanat Kurikulum 2013, Pramuka Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Agustinus Aci mengimbau agar kegiatan pramuka bisa menjadi ekstrakurikuler (ekskul) wajib yang harus diikuti seluruh peserta didik di sekolah. Baik pelajar di tingkat SD, SMP maupun jenjang pendidikan SMA. Imbauan itu mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Yang diperkuat dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81A Tahun […]

  • Kunker ke Mempawah, KADIN Kalbar Kenalkan Potensi Peluang Investasi

    Kunker ke Mempawah, KADIN Kalbar Kenalkan Potensi Peluang Investasi

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalbar, Santyoso Tio dan sejunlah investor berkunjung ke Kabupaten Mempawah, Rabu (22/7/2020). Kedatangannya pun disambut Bupati Mempawah, Hj Erlina dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang kerjannya. Ketua KADIN Provinsi Kalbar, Santyoso Tio mengatakan bahwa kunjungan kerja (Kunker) ke Pemkab Mempawah adalah upaya meningkatkan […]

  • Pj Bupati Ismail Terima Audiensi Permabudhi

    Pj Bupati Ismail Terima Audiensi Permabudhi

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi Pengurus Cabang Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Kabupaten Mempawah di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2024). Audiensi ini dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan kepada Pj Bupati terkait permohohonan kehadiran sekaligus melakukan pelantikan PC Permabudhi Kabupaten Mempawah masa bhakti 2024-2028. Pj Bupati Mempawah, Ismail menyambut baik dan mengapresiasi akan […]

  • Pentingnya Pembinaan Usia Dini pada Sepakbola

    Pentingnya Pembinaan Usia Dini pada Sepakbola

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menegaskan bahwa pembinaan usia dini menjadi faktor kunci dalam meraih prestasi di dunia sepakbola. “Tentunyamelalui pembinaan ini, tim-tim sepakbola dapat lebih mudah mendapatkan pemain yang diinginkan, membuka peluang untuk peningkatan prestasi olahraga sepakbola di Kabupaten Sintang,” kata Florensius Ronny. Kata Florensius Ronny, pembinaan […]

expand_less